MajmusSunda News, Kamis (27/08/2026) – Artikel Berjudul “Phenomena Paradoksal dalam Tampilan Perilaku serta Gangguan Personality di Era Jahiliyah Modern” ini ditulis Oleh : Ernawan S Koesoemaatmadja/Pensiunan Guru Toge. Penulis merupakan Pinisepuh Pamangku Sunda/ Majelis Musyawarah Sunda, di dunia Industri (Textile,Bank, Perkebunan) pernah menjadi GM.Finance, GM.HRD, dan Direktur HRD di Rumah Sakit. Di dunia Pendidikan pernah menjadi Wakil Rektor bid.Kemahasiswaan &Alumni, Wakil Rektor bid.Sumberdaya dan Legal.
Hampir setiap saat, dalam berita, dalam simpang siurnya media sosial, ketika dipertunjukkan oleh orang orang yang Pidato berapi api, sumpah serapah yang berkonotasi binatang, dilanjutkan dengan pembagian Zakgeld alias uang saku bagi mereka yang bersedia menjadi Abid, dengan datang berbondong bondong dan memberikan tepukan tangan yang bersifat palsu, termasuk yang dipengaruhi oleh penyimpangan Psikologis dan fikiran serta perasaan mereka, dilatar belakangi oleh masalah sosial ekonomi, keluarga, lingkungan dan Bangsa yang sedang bergulat mengatasi kemiskinan , globalisasi, tekanan politik, sehingga terkena deraan Culture Schock, yang berpengaruh pada penampilan diri, dalam Persaingan Pupujieun yang terbuka.

Kesehatan mental para Penampil tersebut, perlu dipelihara oleh mereka yang *Pupujieun* itu, dengan meningkatkan kapasitas Psikologis untuk menjaga keseimbangan mental *( Homeostatis )* dalam menghadapi tekanan Sosial dan *Peer* , agar mereka dapat membuat pilihan yang lebih *Masuk diakal* serta *Sehat* in Conscious mind, ketimbang Pidato atau orasi berbusa busa, yang penuh kebohongan dan mimpi mimpi, walaupun masyarakat tertipu dan terbuai.
Perasaan dan emosi adalah produk dari fikiran yang manusia ciptakan, sebagai respons terhadap setiap situasi dan kejadian yang dialami. Ketidak nyamanan adalah disharmoni otak dengan fikiran yang sering membelenggu, sampai akhirnya menjadi gangguan yang membuat manusia tidak berfungsi secara individu dan sosial, dan menjadi *Over wat anders*, tetapi tidak masuk kategori To apeiron to ateipov.
Hal hal terkait yang fokus pada modifikasi fikiran, karena pengambilan keputusan yang tidak mampu memberikan Solusi *pada Gaya Hidup* dan *Hubungan Sosial*. Hal ini berdampak pada Perilaku di lingkungan Keluarga, Tempat kerja, Sekolah Lingkungan, dan dampaknya sangat mengganggu keseimbangan Psikologis, terutama Integrasi Kepribadian *( Personality Integration )*, diantaranya :
a. Terdapat koordinasi antara fikiran perasaan dan tindakan.
b. bila individu tsb bebas dari Inner conflict, yang mengganggu, maupun dari alat2 pertahanan diri yang rigid.
c. Individu tersebut tidak mempunyai Integrasi personal yang baik.
d. bila Individu dapat menyesuaikan diri, secara Adequat terhadap lingkungannya, ditinjau dari kematangan dan pertumbuhan pribadi, dimana tingkah laku seseorang harus *Sesuai* dengan tingkat umurnya.
Semua hal diatas, ditinjau dari segi Biologis, Psikologis, atau Sociologis, merupakan tingkah laku yang *Mal ajusted*, sehingga banyak yang tampil dalam sindiran *Bedegul Wadul – Bosongot Bohong.* Kelainan Kepribadian dan Attitude tersebut, meliputi beberapa hal, diantaranya : Kelainan Kepribadian yang disebabkan oleh *Situasi*. Individu tersebut, mengalami kelainan yang disebabkan situasi masa lampau ( Psychoneurose dan tak dapat menyesuaikan diri, *Selalu ingin tampil berbeda* ), dengan tanda tanda *Waham Kebesaran*, menunjukkan Kekuasaan yang dipegangnya atau Otoritas yang digenggamnya.
Itu sebetulnya ada suatu Anxiety ( Ketakutan dan Kecemasan ) takut *kehilangan Popularitas*, yang secara otomatis , akan dikendalikan oleh suatu Defence Mechanism. Yang agak parah, kalau bersifat Psychopath, yakni kelainan karakter bukan kelainan personality, pada Psychopaths, individu tersebut tidak dapat sama sekali mengambil manfaat dari pengalamannya.
*=====00000=====*
***
Judul: Phenomena Paradoksal dalam Tampilan Perilaku serta Gangguan Personality di Era Jahiliyah Modern
Penulis: Ernawan S Koesoemaatmadja
Editor: Raka Alvaro Triputra












