Laksamana (Purn) Ade Supandi Pinisepuh Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Bersama Kepala Staf Kepresidenan RI Hadiri Silaturahmi dan Milangkala ke-7 Yayasan Baraya Maung Parahyangan

Yayasan Baraya Maung Parahyangan
Nampak Pupuhu Majelis Musyawarah Sunda yang juga mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI (Purn) Dr. Ade Supandi, S.E., M.A.P., sedang akrab berbincang dengan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dudung Abdurrachman, S.E., M.M., M.H., mantan Kepala Staf Angkatan Darat yang saat ini menjadi Kepala Staf Kepresidenan RI (Foto: Asep AZM).

MajmusSunda NewsBandung, Selasa (25/08/2026) – Yayasan Baraya Maung Parahyangan (BMP) mengadakan Silaturahmi dan Milangkala ke-7, bertempat di Gedung Graha Pussenif Bandung.

Hadir pada acara tersebut Jenderal TNI (Purn) Prof. Dudung Abdurrachman, S.E., M.M., M.H., Kepala Staf Kepresidenan RI, Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI (Purn) Dr. Ade Supandi, S.E., M.A.P., Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., Komandan Pussenif Letjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., Letjen TNI (Purn) Dr. Tatang Sulaeman, S.Sos., M.Si., Ketua Dewan Pembina Yayasan Baraya Maung Parahyangan, dan senior sesepuh Baraya Maung Parahyaranga, sebanyak kurang lebih 150 orang undangan hadir.

Yayasan Baraya Maung Parahyangan
Brigjen (Purn) Asep Syarifudin, S.Hub.Int., saat memberikan sambutan selaku Ketua Yayasan Baraya Maung Parahyangan (Foto: Asep AZM).

Acara ini diawali dengan do’a, yang langsung dipimpin oleh Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., merupakan kebanggaan bagi seluruh tamu dan undangan yang hadir. Karena Pangdam III Siliwangi dikenal sebagai Pangdam Ustadz.

Yayasan Baraya Maung Parahyangan
Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., memimpin do’a untuk kelancaran acara (Foto: Asep AZM).

Beberapa sambutan disampaikan, kesempatan pertama Letjen Iwan Setiawan menyampaikan sambutan selaku Tuan Rumah. “Atas nama pribadi, atas nama Dan Pussenif, kami ucapkan terima kasih kepada Ketua Yayasan Baraya Maung Parahyangan, yang memberikan kepercayaan kepada kami untuk menjadi Tuan Rumah acara Silaturahmi dan Milangkala ka-7,” ujar Letjen Iwan Setiawan.

Yayasan Baraya Maung Parahyangan
Letjen TNI (Purn) Dr. Tatang Sulaeman, S.Sos., M.Si., saat memberikan sambutan selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Baraya Maung Parahyangan (Foto: Asep AZM).

“Kami sampaikan kepada hadirin sekalian bahwa saat ini Pussenif sudah berubah, silakan berkeliling dan berkunjung ke ruang kantor kami,” ujar Letjen Iwan Setiawan.

Selanjutnya Brigjen (Purn) Asep Syarifudin, S.Hub.Int., selaku Ketua Yayasan Baraya Maung Parahyangan menyampaikan bahwa acara ini dihadiri oleh Angkatan 1974 sampai dengan 1997. “Kita hadir di sini dalam rangka Milangkala ke-7. Adapun maksud dan tujuan milangkala ini, 1) Atas arahan Ketua Dewan Pembina agar tetap jaga, agar tetap konsisten untuk menyadarkan kita, bahwa kita ini adalah masuk dalam paguyuban. Tahun 2019 terbentuknya Paguyuban, hadir 300 orang hadir dan semua berperan. Untuk semakin tertanam, cinta dan kebanggaan terhadap paguyuban. 2) Jika ada kekurangan mohon dimaafkan jika masih banyak kekurangan; 3) Terima kasih yang sebesar-besarnya terutama Dan Pussenif dan Pangdam III Siliwangi yang memfasilitasi acara hari ini. Saya semakin yakin dan optimis semakin lama paguyuban ini, semakin akan menumbuhkan kontribusi positif minimal untuk diri kita, keluarga kita juga anak cucu kita; dan 4) selamat melaksanakan milangkala paguyuban Baraya Maung Parahyangan,” ujar Brigjen Asep Syarifudin.

Yayasan Baraya Maung Parahyangan
Komandan Pussenif Letjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., memberikan sambutan selaku tuan rumah Silaturahmi dan Milangkala ke-7 Baraya Maung Parahyangan (Foto: Asep AZM).

Letjen TNI (Purn) Dr. Tatang Sulaeman, S.Sos., M.Si., Ketua Dewan Pembina Yayasan Baraya Maung Parahyangan, menyampaikan bahwa 2019 diikrarkan di SESKOAD, Tahun 2022 sudah sah dan legal menjadi Yayasan, dan sejak Tahun 2022 sudah melaksanakan beberapa kali kegiatan Silaturahmi. Sebetulnya Baraya Maung Parahyangan (BMP) ada 2 misi, yang pertama adalah Silaturahmi, misi yang kedua adalah pengabdian. “Sebelum 2019, banyak menghasilkan Jenderal, tapi kurang peduli, maka tercetus yang menjadi dasar terwujudnya Silaturahmi ini. Makna Silaturahmi mengutip Hadits yang disampaikan Mayjen TNI Kosasih; 1) tara nyusahkeun nu lain; 2) Syukur nulung jeung ngabantu; 3) someah,” ujar Letjen Tatang Sulaeman.

Yayasan Baraya Maung Parahyangan
Jenderal TNI (Purn) Prof. Dudung Abdurrachman, S.E., M.M., M.H., Kepala Staf Kepresidenan RI, memberikan sambutan pada acara ini (Foto: Asep AZM).

Jenderal TNI (Purn) Prof. Dudung Abdurrachman, S.E., M.M., M.H., Kepala Staf Kepresidenan RI, menyampaikan ucapan terima kasih atas undangannya. “Kaitannya dengan Baraya Maung Parahyangan, saya selalu memonitor termasuk Majelis Musyawarah Sunda. Kemarin sempat saya diundang, hanya saya saat itu tidak bisa hadir pada saat itu,” ujar Jenderal Dudung.

Yayasan Baraya Maung Parahyangan
Pinisepuh Majelis Musyawarah Sunda yang juga mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI (Purn) Dr. Ade Supandi, S.E., M.A.P., saat memberikan sambutan dan menyampaikan secara terinci terkait pendirian Majelis Musyawarah Sunda (MMS) (Foto: Asep AZM).

“Baraya Maung Parahyangan itu jangan-jangan kumpul-kumpul hungkul, naon kahareup teh kudu naon, buat Tim Kecil. Harus ada kegiatan yang bermanfaat terutama untuk pensiunan. Insya Allah. Itulah yang perlu saya sampaikan,” ujar Jenderal Dudung.

Yayasan Baraya Maung Parahyangan
Prosesi pemotongan dan penyerahan tumpeng kepada tuan rumah, Ketua, dan Pembina BMP oleh Pinisepuh Majelis Musyawarah Sunda yang juga mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI (Purn) Dr. Ade Supandi, S.E., M.A.P., dan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dudung Abdurrachman, S.E., M.M., M.H. (Foto: Asep AZM).

Laksamana TNI (Purn) Dr. Ade Supandi, S.E., menyampaikan terkait Majelis Musyawarah Sunda (MMS) sebagaimana terlebih dahulu disampaikan oleh Brigjen (Purn) Asep Syarifudin dan Jenderal (Purn) Dudung Abdurahman. MMS pada Tahun 2023 akhir, berdiri di Gedung Sate, MMS ini yang kita bangun sebagai Majelis Musyawarah Sunda, siapa pun boleh bicara di situ. Kita tidak berafiliasi dengan Politik, tetapi bagaimana meluruskan jalan yang bengkok, yang kedua jangan sampai terjadi hambatan aspirasi masyarakat, jangan sampai terjadi pembangunan wilayah yang tidak terarah dan tidak didasari dengan keinginan masyarakat. “Jadi MMS menaungi kebutuhan-kebutuhan aspirasi, membangun Karakter dan menata lingkungan Jawa Barat, Parahyangan Tatar Sunda, agar sesuai dengan marwah derajat dan sebagainya. Orang Sunda tidak boleh kecil hati. Ulah keok memeh dipacok..” ujar Laksamana Ade.

Foto bersama setelah pemberian bingkisan untuk 40 orang anak yatim piatu yang ada di sekitar Pussenif (Foto: Asep AZM).

Acara Silaturahmi dan Milangkala ke-7, dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng dan diakhiri dengan pemberian bingkisan untuk anak yatim yang ada di sekitar Pussenif, dan sebanyak 40 orang anak-anak berkesempatan diberikan bingkisan yang diserahkan langsung oleh Laksamana Ade dan Jenderal Dudung juga para tamu lainnya secara bergilir.

Foto bersama seluruh undangan Silaturahmi dan Milangkala ke-7 Paguyuban Baraya Maung Parahyangan (BMP) (Foto: Panitia).

Judul: Laksamana (Purn) Ade Supandi Pinisepuh Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Bersama Kepala Staf Kepresidenan RI Hadiri Silaturahmi dan Milangkala ke-7 Yayasan Baraya Maung Parahyangan
Penulis: Asep Zaenal Mustofa
Editor: Parkah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *