Tata Nilai Utama (Core Values) & Kerangka Kerja MMS (Majelis Musyawarah Sunda)

Oleh: Yudha Heryawan Asnawi

MajmusSunda News, Selasa (11/08/2026) – Artikel Berjudul “Tata Nilai Utama (Core Values) & Kerangka Kerja MMS (Majelis Musyawarah Sunda)” ini ditulis Oleh : Ernawan S Koesoemaatmadja/Pensiunan Guru Toge. Penulis merupakan Pinisepuh Pamangku Sunda/ Majelis Musyawarah Sunda, di dunia Industri (Textile,Bank, Perkebunan) pernah menjadi GM.Finance, GM.HRD, dan Direktur HRD di Rumah Sakit. Di dunia Pendidikan pernah menjadi Wakil Rektor bid.Kemahasiswaan &Alumni, Wakil Rektor bid.Sumberdaya dan Legal.

Negara maupun Pemerintahan, selama ini Sasat Usikna oleh masyarakatnya sendiri, tidak terlalu banyak oleh kreativitas dan Singernya para pemimpin, dinamika kreativitas yang terbanyak , didorong oleh pelbagai nafas kehidupan organisasi atau komunitas seperti Paguyuban, Kawargian, termasuk MAJELIS MUSYAWARAH SUNDA ( M M S ) yang gemilang. Oleh karenanya Organisasi Majelis Musyawarah Sunda ( MMS ) seperti ini, harus kompak , guyub, Singer tur Wanter, biar bermanfaat untuk Masyarakat Ki Sunda, Bangsa dan Negara.

Kompendium Strategis MMS menjadi landasan arah gerak organisasi dalam mewujudkan Sunda Mulia, Nusantara Jaya. – (Sumber: Ernawan S Koesoemaatmadja)

Majelis Musyawarah Sunda ( MMS ) Kompendium Strategisnya, sudah dipolakan oleh Dewan Gawe dan team *( Padma Muda )*, dari mulai : Jati diri & Kedudukan, Deklarasi Padjadjaran, Visi-Missi – Suluk, lalakon, Papagon, Tri Tangtu, Sembilan Sektor Panata Pikir, Filosofi kerja, lima tantangan strategis, lima pilar & 20 Pakalangan, Program Nexus Sarakan, Peta jalan 5 tahap, Dua Horizon capaian, Ritme dan Taxonomi kegiatan, Rambu Ekonomi & Portofolio DAS, Pendanaan dan Kemandirian, Tata Kelola & Akuntabilitas, Jalur Konstribusi & Kemitraan.

Kalau saja *Kompendium Strategis* ini, di bahas secara terpadu antara *Presidium Pinisepuh, Dewan Pakar dan Dewan Gawe*, alangkah bernilainya, karena secara keseluruhan berlandaskan kepada prinsip Manajemen Organisasi , diantaranya : Organisasi yang fokus kepada Masyarakat *( Ki Sunda )*, Leadership, Keterlibatan setiap Komponen dan Masyarakat, Pendekatan proses, Pendekatan fakta untuk kegiatan, Pendekatan Sistem, Peningkatan terus menerus, Hubungan yang baik dengan Masyarakat, Bangsa dan Negara.

Untuk langkah langkah dinamis Organisasi MMS, dalam pola diatas, sudah cukup memenuhi Kualitas, terkait : Kebijakan Organisasi dan Sasaran Organisasi.*( Organization Policy & Organizations Objectives )*, Pedoman Organisasi.*( Organizations Manual )*, Prosedur Organisasi .*( Organization Procedure )*, Petunjuk Kerja Organisasi. *( Work / Job Instruction )*, Spesifikasi dll, Rencana Organisasi ( Organizations Plan ).
Kesemuanya bisa digunakan untuk Panduan, dalam melakukan dinamika kegiatan untuk Dewan Pakar, Dewan Gawe, setelah koordinasi dan Konsultasi dengan Presidium Pinisepuh, supaya *Teu Pacorok Kokod/ Overlapping*, serta kesebahasaan dalam semua struktur Organisasi ( *Pinisepuh – Dewan Pakar – Dewan Gawe*). yang bertujuan kepada meyakinkan Masyarakat Ki Sunda, Bangsa dan Negara.

*Integritas* diatas, akan menjadi Komitmen bagi semuanya :
.Terhadap Missi MMS sebagai Organisasi Besar dan Terpadu.
.Terhadap Visi MMS sebagai Organisasi Besar dan Terpadu.
.*Panggilan Sejarah – Sense of History.*

Pertanyaannya, bagaimana setelah Milangkala kedua MMS , apa yang mau dilakukan, agar MAJELIS MUSYAWARAH SUNDA ( MMS ), betul betul meraih harapan Masyarakat menjadi *GUNUNG PANANGGEUHAN SUNDA*. agar mampu mrmbuat *Komitmen*, untuk menjadi Champion bagi perubahan, serta meyakinkan Organisasi sejenis untuk menjadi *Mitra Champion*., seperti hal : memusatkan diri pada kepentingan Ki Sunda, dan masyarakat Indonesia.

Menghargai sesama Individu dalam komunikasi, menghargai perbedaan , karena merupakan kekuatan bersama, berjibaku menjadi yang terbaik dalam segala aktivitas kita, serta menghargai kreativitad dan mereka yang selalu mengatakan *Bisa*. Apabila Masyarakat Sunda ataupun masyarakat umum *( Mukimin bukan Pituin )*, kita anggap sebagai “Pelanggan” dalam Dinamikanya. MMS Akan meramu 3 ( tiga ) jenis “Pelanggan”, yakni : Pelanggan Akhir, Pelanggan antara, pelanggan langsung. Untuk memahami pelanggan tersebut yang kita kelola, maka Semuanya ( Pinisepuh, Dewan Pakar, Dewan Gawe ) harus mampu memahami hal terkait :
. Siapa pelanggan kita.?
. Apa karakter mereka.?
. Apa persyaratan mereka ?
. Persyaratan apa yang belum terpenuhi.?
. Apa persyaratan dimasa mendatang ?.
Untuk itulah kita harus mampu, berkomunikasi, berfikir dan merasakan sebagai mereka, dengan tindakan berkarya nyata.

=====00000=====

***

Judul: Tata Nilai Utama (Core Values) & Kerangka Kerja MMS (Majelis Musyawarah Sunda)
Penulis: Ernawan S Koesoemaatmadja
Editor: Raka Alvaro Triputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *