MajmusSunda News, Rabu (19/08/2026) – Artikel Berjudul “Sumberdaya Manusia – Sumberdaya Penentu Keberhasilan Organisasi Termasuk Dewan Kemakmuran Masjid/DKM” ini ditulis Oleh : Ernawan S Koesoemaatmadja/Pensiunan Guru Toge. Penulis merupakan Pinisepuh Pamangku Sunda/ Majelis Musyawarah Sunda, di dunia Industri (Textile,Bank, Perkebunan) pernah menjadi GM.Finance, GM.HRD, dan Direktur HRD di Rumah Sakit. Di dunia Pendidikan pernah menjadi Wakil Rektor bid.Kemahasiswaan &Alumni, Wakil Rektor bid.Sumberdaya dan Legal.
Istilah Sumberdaya Manusia (SDM), sekarang sudah lebih berkembang menjadi SUMBERDAYA INSANI ( SDI ), merupakan peng Indonesiasn Istilah Human Recourses, sekarang lebih dikenal dengan Human Capital, dalam Organisasi apapun , para Pakar menyebut 3 ( tiga )Resources yang dapat didaya gunakan , diantaranya:
Human Resources : yaitu Sumberdaya berbentuk Insani, yang dimilikinya.
Financial Resources : yaitu Dana dalam bentuk yang Dimilikinya.
Information Resources : yaitu berupa berbagai Informasi yang Mungkin dimiliki suatu Organisasi, itu yang diperlukan untuk membuat Keputusan Strategis ataupun Taktis.
Beberapa waktu lalu, saat Penulis dan teman teman diberi kepercayaan dan Amanah oleh Pemerintah, untuk menjadi Traineer / Instruktur. Program Pelatihan PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGELOLAAN/ MANAJEMEN MASJID
Training tersebut diamanahkan untuk Seluruh DKM *Se Indonesia* , tiap Provinsi harus mengirimkan 2 ( dua ) Orang Pengurus, yang diundang tiap Provinsi Sejumlah 100 ( seratus ) orang.
*Materi Dalam Training tersebut, adalah sbb*:
1.*Peran dan Fungsi Masjid.*
2.Perencanaan Kegiatan Organisasi Masjid.
3.*Pengorganisasian Masjid.*
4.Sistem Informasi Masjid.
5.*Pengawasan Mutu Kegiatan & Pelayanan Prima.*
6.Pengelolaan Ummat dan Kehumasan Masjid.
7.*Akuntansi dan Laporan Keuangan*.
8.Perawatan dan Pemeliharaan Masjid.
9.*Perencanaan Usaha & Kewirausahaan.*
10.Pemberdayaan Ummat.
*Kekuatan Ekonomi Islam/ Ekonomi Subuh.*
*Kalau saja* secara Nasional, fungsi DKM/ DEWAN KEMAKMURAN MASJID, berjalan secara terpadu, akan *Mampu menghilangkan/ meminimalisir* Kemiskinan Ummat ISLAM, Masyarakat terlantar, Anak Anak putus Sekolah, Orang Tua Jompo terlantar, Masyarakat Kelaparan dll. Pengurus harus dipilih *Manusia yang Amanah*, karena bakal mampu menegakkan *Keterbukaan/ Transparansi dan Kejujuran*, seperti menjalankan 3 ( Tiga ) ketentuan yang diperintahkan *ALLOOH.SWT.* TUHAN SEMESTA ALAM :
*1.Amanah*, dalam tanggung jawab kepada ALLOOH.SWT.
Firman ALLOOH.SWT. : “Manusia diciptakan bukan untuk bermain, bukan untuk diam, tapi untuk *Ibadah PadaKU.*
Ini amanah Manusia pada ALLOOH.SWT. nanti di Akhirat bakal ditagih secara utuh.
*2.Amanah*, yang berkaitan dengan *Sesama Manusia*.
Dalam *Al.Qur.an* tiap orang itu adalah Pemimpin, dimana tiap Pemimpin akan diminta Tanggung jawabnya.
*Anehnya*, sekarang ini banyak orang saling rebutan, saling sikut, saling fitnah, Injak kepala orang lain, Rebutan Jabatan, padahal *Ummat/ Manusia yang tidak berkemampuan* untuk menjalankan Amanah tersebut, akan mendapatkan *Siksaan*, di Dunia apalagi nanti di Akhirat.
*3.Amanah, tanggung jawab pada diri sendiri.*
Seorang Muslim, dilarang menganiaya dirinya sendiri, seperti : Hidup Foya Foya, Sombong, Riya, Hubbuddunya, tekebur, Kumaki dsb.
*Aplikasi* dari Training Manajemen Masjid tersebut, selama 5 ( lima ) hari, *Secara Umum*, membimbing Para Pengurus DKM itu, terkait bahwa Pengembangan Sumberdaya Manusia/ Insani, ditujukan untuk mewujudkan Manusia yang berbudi luhur, Tangguh, Cerdas, Terampil, Mandiri *( Qiyamuhu bi Nafsihi )* dan memiliki rasa kesetiakawanan, bekerja keras dan Inovatif, disiplin. *Sedangkan Falsafah Secara KHUSUS*, Pengurus DKM di bimbing sbg Ummat/ Manusia yang Beriman dan Bertaqwa kepada ALLOOH.SWT. berbudi pekerti luhur, berkepribadian, tangguh, bertanggung jawab, mandiri, cerdas, Sehat jasmani – Rokhani, Cinta Tanah air, kesetiakawanan sosial.
Gabungan ilmu dan materi tersebut, diharapkan berjalan Pelan tetapi Pasti, bahwa Pengurus DKM dikemudian hari akan mampu menghilangkan Fenomena , bahwa Ummat Islam maupun Masyarakat adalah *Budak Uang*, hedonis, konsumeris, materialis (*Time Is Money Not Time Is Life*), kurang percaya diri, takut gagal, takut kalah, tidak tahu diri, tidak hormat waktu ( Budaya Jam Karet ), Munafiq, malas berfikir serta Tradisional Oriented.
Dalam menghadapi era Globalisasi, penataan Organisasi Mutlak dilakukan, karena terjadi pergeseran yang jelas, dari *Financial Capital* kearah *Human Capital*, dimana Individu Individu Pengurus, adalah titik sentral keberhasilan. *Pengorganisasian Masjid* yang merupakan *Internal Integration* ditampilkan pada Penataan Organisasi berupa *Human Ware* ( Cipta, Rasa, Karsa ), *Infoware* ( Data, Aturan ), *Technoware* ( Peralatan ), *Organware* ( System, Prosedure, Struktur ). Sedangkan yang terkait dengan *External Adaptation* merupakan peran serta Fungsi Masjid , yang diharapkan mampu menjadi pusat Manajemen, dan Strategi Perubahan ( Strategi Informational, Strategi Fasilitatif, Strategy Attitudinal ), yang bergulir dalam dinamika Budaya ( Nilai nilai, ), Strategi, Struktur, System, Keahlian, Gaya dan Staffing.
*External Adapatation* akan sangat berpengaruh, dalam perubahan Perilaku dan Personality Pengurus maupun masyarakat, dalam mengemban Amanah ALLOOH.SWT. serta CiptaanNYA. hanya mampu difahami obyek *Signifiednya* oleh mereka yang memiliki ketajaman Fikir dan hati.
Sedangkan *Internal Integration* merupakan terobosan dan Inovasi keterbukaan , yang mempengaruhi Fungsi Organisasi DKM dalam mencapai tujuan, baik yang berupa Pelayanan (Service ), Kemanfaatan, Kelangsungan usaha, maupun Kepuasan Jammaah, dan Masyarakat sekitar, pada keterbukaan arus Komunikasi, yang menghasilkan Sinergysme optimal tanpa kekhawatiran melanggar Amanah.
*Ini akan berperan besar*, pada kemampuan SDM atau SDI , dalam mengenali perasaan kita sendiri dan perasaan orang lain, kemampuan memotivasi diri, dan kemampuan *mengelola* emosi dengan baik pada diri sendiri, serta dalam hubungannya dengan orang lain.
Sebagaimana Firman ALLOOH.SWT. : “Sesungguhnya ALLOOH.SWT. menyuruh kamu berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan ALLOOH.SWT. melarang dari Perbuatan keji, Kemungkaran, dan Permusuhan. Dia memberi Pengajaran kepada kita, agar kita mampu mengambil Pengajaran”.*( An.Nahl.: 90 ).*
=====00000=====
*Penulis* adalah : Traineer/ Instruktur Pelatihan Manajemen Masjid Indonesia, Pembina Ikatan Guru ( IGI ) Jawa Barat, Wakil Sekretaris ICMI ( Ikatan Cendikiawan Muslim Se.Indonesia) Jawa Barat, dan Presidium Pinisepuh MMS ( Majelis Musyawarah Sunda ).
***
Judul: Sumberdaya Manusia – Sumberdaya Penentu Keberhasilan Organisasi Termasuk Dewan Kemakmuran Masjid/DKM
Penulis: Ernawan S Koesoemaatmadja
Editor: Raka Alvaro Triputra












