MajmusSunda News – Jatinangor, Sabtu (01/08/2026) – Universitas Padjadjaran semakin memantapkan visinya untuk menjadi kampus unggul, inklusif, dan berdampak setelah mendapatkan penghargaan UNS-KND Inclusion Metric 2026. Penghargaan diberikan pada acara Malam Anugerah Insan Berprestasi Universitas Sebelas Maret (UNS) di Auditorium GPH Haryo Mataram Kampus UNS Surakarta, Selasa (28/7).
Pemberian penghargaan yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-50 Universitas Sebelas Maret (UNS) ini diberikan kepada perguruan tinggi yang berhasil memperoleh akreditasi dengan peringkat “Baik” dalam pengukuran tingkat inklusivitas perguruan tinggi melalui instrumen Inclusion Metric. Pengukuran ini dilaksanakan oleh UNS bekerja sama dengan Komisi Nasional Disabilitas (KND).
Dalam sambutannya, Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., mengatakan kegiatan akreditasi metrik inklusi ini merupakan upaya memperkuat komitmen untuk mewujudkan perguruan tinggi yang inklusif serta ramah disabilitas.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi pemantik bagi semakin banyak perguruan tinggi di Indonesia untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi yang semakin inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga kampus,” jelas Prof. Hartono.
Penghargaan untuk Unpad diterima oleh Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, Ph.D., mewakili Rektor Unpad yang berhalangan hadir. Menurut Dandi, akreditasi yang diterima Unpad harus dilihat sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan inklusif secara menyeluruh dan merata, karena inklusivitas bukan hanya masalah pelayanan bagi penyandang disabilitas.
“Inklusivitas di perguruan tinggi adalah jaminan untuk dapat membuka akses pelayanan pendidikan secara setara dan berkeadilan bagi semua orang. Salah satunya adalah peningkatan pelayanan bagi penyandang disabilitas sebagai sebuah langkah konkret yang baik,” ujar Dandi.
Dalam kegiatan akreditasi yang dilakukan untuk pertama kalinya pada tahun 2026 ini, terdapat 11 perguruan tinggi negeri dan swasta yang mendapatkan penghargaan dari total 19 perguruan tinggi di Indonesia yang berpartisipasi. Selain Unpad dan UNS, penghargaan juga diberikan kepada Universitas Negeri Padang, Universitas Hamzanwadi, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Lampung, Universitas Telkom, Universitas PGRI Argopuro Jember, Universitas Diponegoro, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Universitas Islam Bandung.
Berkaitan dengan peringkat “Baik” yang diterima Unpad dalam akreditasi ini, Dandi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Unit Layanan Disabilitas (ULD) Unpad yang telah berupaya keras mewujudkan pelayanan prima bagi sivitas penyandang disabilitas selama ini. Namun, peringkat tersebut bukanlah prestasi yang menjadi tujuan akhir.
“Hasil akreditasi tahun ini menandakan bahwa upaya membangun inklusivitas di kampus sejauh ini sudah berada di jalan yang benar. Namun, kita harus selalu ingat bahwa penilaian ini hanyalah awal dari perjalanan panjang. Masih banyak yang harus ditingkatkan,” pungkasnya.
Narahubung:
Media Relations
Kantor Komunikasi Publik
Universitas Padjadjaran
Email: humas@unpad.ac.id
Judul: Mantapkan Visi Inklusif dan Berdampak, Unpad Raih Penghargaan UNS-KND Inclusion Metric 2026
Jurnalis: Rls/Asep GP
Editor: Parkah












