Karakteristik Merebut Kesempatan Kerja, Dalam Menghadapi Gelora Dunia Usaha

Oleh : Ernawan S Koesoemaatmadja (Guru Toge)

MajmusSunda News, Senin (25/5/2026) – Artikel Berjudul “Karakteristik Merebut Kesempatan Kerja, Dalam Menghadapi Gelora Dunia Usaha” ini ditulis Oleh : Ernawan S Koesoemaatmadja/ Pensiunan Guru Toge. Penulis merupakan Pinisepuh Pamangku Sunda/ Majelis Musyawarah Sunda, di dunia Industri (Textile,Bank, Perkebunan) pernah menjadi GM.Finance, GM.HRD, dan Direktur HRD di Rumah Sakit. Di dunia Pendidikan pernah menjadi Wakil Rektor bid.Kemahasiswaan &Alumni, Wakil Rektor bid.Sumberdaya dan Legal.

Mengapa orang harus bekerja, karena bekerja itu therapi, juga adalah tugas sebagai manusia, butuh penghasilan, butuh pengakuan (status sosial ), butuh sosialisasi. Perlu kompetensi mendobrak gelapnya dunia kerja, banyak pemula ( fresh graduate, apalagi lulusan SMA-SMK) yang benar benar tidak tahu, apa dan bagaimana dunia kerja yang harus diterobos dan dimasuki , banyak yang terlempar saat kirim surat lamaran, tersingkir dan gugur pada masa percobaan, bukan karena mereka tidak mampu bekerja atau tidak berpotensi, tetapi karena ketidaktahuannya harus melakukan apa serta bagaimana didalam pekerjaannya, apalagi tidak faham bahwa Bekerja adalah Berkarya serta Bercipta, dimana lingkup kerja sangatlah beragan, setiap keragaman adalah sama terhormatnya, harus dihilangkan persepsi bahwa yang namanya bekerja adalah kerja dibelakang meja dan Kantor belaka.

Ernawan S Koesoemaatmadja/ Pensiunan Guru Toge – (Sumber: Koleksi Pribadi)

Orang harus faham Kesiapan memasuki Dunia Kerja, dimana Pendidikan Formal adalah sebagai tanggung jawab , bahwa ybs akan bekerja lebih baik dari mereka yang pendidikannya relatif lebih rendah. Dimana Seharusnya pendidikan di Sekolah Menengah terlebih Pendidikan Tinggi, Harus membekali lulusannya dengan kemampuan Nalar dan berfikir semakin baik.

Banyak juga yang tidak memahami terkait Kepekaan dan Keperdulian, dimana Hobby adalah asset berharga, tampaknya sepele, pribadi, tetapi beberapa pengamatan dan hasil riset, menunjukkan orang yang memiliki hobby dan melaksanakannya dengan Perceka atau Binekas, ternyata ada kecenderungan untuk bekerja dan berkarya dengan lebih Singer.

Bagaimana Cara melamar efektif, dibutuhkan Persiapan, Kesehatan dan Penampilan, tampaknya sederhana , tetapi secara umum Perusahaan Perusahaan biasanya tidak menyukai calon yang Kuyu dan Loyo, calon yang berpenampilan Sehat, segar dan cerah/bugar, memiliki kans untuk diterima lebih besar dari pelamar dengan kondisi fisik yang buruk.

Memang tidak ada kiat khusus dalam berpakaian, akan tetapi cara kita berpakaian menunjukkan Personality/ Kepribadian kita secara keseluruhan. Dalam Surat lamaran , harus diperhatikan terkait seyogyanya kita harus menampilkan sisi terbaik kita, untuk lamaran awal cukup ajuan lamaran yang baik ditulis tangan, sekarang banyak juga yang di tik di Computer, lampirkan copy ijazah, SKCK , Kesehatan Dokter, bukti bukti asli baru diperlihatkan sesudah menjadi kandidat karyawan.

Juga jangan lupa, nama dan alamat lengkap Perusahaan, nama dan alamat lengkap Pelamar, kode dan nama jabatan yang dilamar, kelengkapan yang dimintal, foto, daftar lampiran. Tetapi harus diingat, menulis Surat Lamaran Kerja, jangan seperti menulis Surat Cinta atau Puisi Derita, yang memelas dan penuh iba, tidak perlu panjang lebar tetapi jelas jati diri, tujuan pelamar untuk jabatan apa dan bagaimana menghubungi.pelamar.

Surat lamaran kalau dilengkapi Curicullum Vitae akan lebih baik, jangan memakai formulir stensilan atau cetakan yang dijual Massal , juga jangan mempergunakan form buatan sendiri, kemudian dicopy dan tinggal mengisi dengan pulpen. Tim rekrutmen atau assesment yang mempelajari Master Table, biasanya akan lebih tertarik pada pelamar yang tampil Plus dan punya Kebedaan, diantaranya tampilan Surat lamaran, Pendidikan tambahan/Sertificate Kompetensi, Penguasaan Bahasa Asing, punya jaringan ke Imigrasi, Kedutaan asing dll.

Kecuali ada Pelamar dengan pengalaman luas, dan memang dicari Pasar, sebaiknya tidak perlu mencantumkan persyaratan gaji, dan kondisi kerja yang dikehendaki, take it or leave it. Seterusnya Seleksi, kalau anda dipanggil untuk ikut seleksi, pertama dan penting untuk diperhatikan Jangan melakukan kesalahan bodoh, seperti : terlambat datang karena tidak tahu lokasi, terus fisik menurun karena dari luar kota dll. ( apalagi semalam bergadang dulu ).

Yang paling bernilai adalah Kenali diri sendiri, tiap orang punya kelebihan dan kekurangan, jangan malu menerima kritik. Juga Pengalaman Kerja tidak selalu diperoleh melalui kerja formal, pengalaman aktif di Senat, BEM, Tarka, dsb, atau menjadi penjaga stand pameran adalah juga pengalaman kerja yang berharga.
Untuk itu, Sumberdaya Insani harus memiliki kompetensi, semua harus mengetahui, hampir setiap orang yang berada dalam organisasi setuju, bahwa SDI atau atau pegawai yang kompeten merupakan salah satu kunci kesuksesan didalam Bisnis, karena manusia sebagai Individu sebenarnya adalah mahluk UNGGULAN, dengan potensi luar biasa yang berada dalam dirinya, antara lain Kompetensi yang meliputi :

1.Personal Credibility( keahlian pribadi ).
2.Human Resources Mastery ( Kemampuan kelola SDM/SDI )
3.Business Mastery ( kemampuan penguasaan system Bisnis ).
4.Charge Msstery ( kemampuan kelola Perubahan ).

Kemampuan kemampuan itu, dibutuhkan oleh Organisasi Bisnis,. Untuk bisa mengantisipasi Turbulensi . Dalam kondisi bisnis seperti sekarang ini, dibutuhkan daya adaptasi yang kuat, karena kita bukan menghadapi Lama Estaba Serena yang tenang, tetapi menghadapi Tsunami yang menggelora, maka perlu siap mental dan fisik.  Dengan demikian Sumberdaya Insani, atau Orang, dapat memenuhi diri dengan dinamika Multy Skills, antara lain :

a.Keyakinan adanya perasaan mampu mengerjakan itu ( Confidence feeling able to fo it ).
b.Motivasi, keinginan untuk melakukan sesuatu.( Motivation, wanting to do it ).
c. Dorongan -usaha keinginan untuk bekerja keras. ( Effort- being willing to work hard ).
d.Responsibility – doing what.s right ( tanggung jawab – kemampuan mengerjakan sesuatu dengan Motekar).
e. Inisiatif- idea, ucapan yang direalisasikan dengan tindakan.( Initiative -moving into action ).
f.Perseverance- completing what you start( ketabahan – kesempurnaan kapan untuk memulai ).
g. Kepedulian, perhatian terhadap orang lain.( Caring- showing concern for others ).
h. Team work -working with others.( kerjasama team dengan orang lain ).
i.Fikiran positif, dgn menggunakan keputusan positif / baik .( Common sense using good judgement.).
j.Problem solving , putting what you know and what you can do into action.( Pemecahan masalah – merealisasikan apa yang kita ketahui menjadi suatu tindakan.)

***

Judul: Karakteristik Merebut Kesempatan Kerja, Dalam Menghadapi Gelora Dunia Usaha
Penulis: Ernawan S Koesoemaatmadja
Editor: Raka Alvaro Triputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *