Giat Baduy Lestari – Menjaga Lingkungan dalam Kebersamaan

Oleh : Ernawan S Koesoemaatmadja (Guru Toge)

MajmusSunda News, Senin (26/10/2026) – Artikel berjudul “Giat Baduy Lestari – Menjaga Lingkungan dalam Kebersamaan” ini ditulis oleh: Ernawan S Koesoemaatmadja/Pensiunan Guru Toge. Penulis merupakan Pinisepuh Pamangku Sunda/Majelis Musyawarah Sunda, di dunia Industri (Textile, Bank, Perkebunan) pernah menjadi GM. Finance, GM. HRD, dan Direktur HRD di Rumah Sakit. Di dunia Pendidikan pernah menjadi Wakil Rektor bid. Kemahasiswaan & Alumni, Wakil Rektor bid. Sumberdaya dan Legal.

Bertempat di Rumah Adat Jaro Pamarentah, Kampung Kadu Ketug Babakan Jaro, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, pada hari Minggu, 25 Oktober 2026, Perkumpulan Urang Banten (PUB), dalam rangka Milad ke-8, diprakarsai oleh Komjend. Pol. Purn. Drs. H. Taufiqurahman Ruky, Presidium Pinisepuh MMS (MAJELIS MUSYAWARAH SUNDA) selaku Ketua Perkumpulan Urang Banten, mengadakan dinamika kegiatan dengan Thema GIAT BADUY LESTARI, yakni membagikan ratusan ribu benih pohon tanaman keras pada masyarakat yang membutuhkan, terutama di wewengkon masyarakat adat Baduy. 75 ribu pohon sudah dibagikan, sisanya menyusul. Hari Minggu, 25 Oktober 2026, adalah puncaknya kegiatan, di mana hari-hari sebelumnya sudah ada kegiatan di beberapa wewengkon Baduy.

Kegiatan super positif tersebut menunjukkan kepedulian Organisasi Kawargian Sunda Banten terhadap terjaganya Lingkungan Hidup, yang dimulai dari lingkungan masyarakat adat Baduy yang harus terjaga dengan utuh dan terpadu.

Di mana kondisi manusia sekarang ini terlampau hidup dalam Alam Streamline dan keuntungan hidup sesaat, yang penuh dengan benih-benih keributan serta persengketaan, sehingga Tidak ada waktu baginya untuk menjaga kelestarian Alam. Yang penting eksploitasi produksi isi hutan dan keuntungan semata, penebangan dan pembakaran Hutan secara sewenang-wenang.

Oleh karena itu, masih adanya orang-orang yang perduli terhadap Lingkungan Hidup, seperti PERKUMPULAN URANG BANTEN, harus disambut dengan gembira dan terima kasih pula, perlambang perubahan berpikir dan bertindak, untuk kembali menyempurnakan kehidupan Manusia.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pejabat Pemerintah Daerah Banten, di antaranya Gubernur Banten dan Nyonya, Ketua DPRD, Bupati Lebak, Anggota DPD RI, Ka. Kejaksaan, Korem, Lingkungan Hidup, BBWS, Prof. Dr. Ir. Anton (mantan Menteri), pegiat dan pencinta Lingkungan Hidup, pencinta Alam, para Puun dan para Jaro, masyarakat wewengkon Baduy, dll. Dari MMS (MAJELIS MUSYAWARAH SUNDA) hadir di antaranya: Ernawan S Koesoemaatmadja (Presidium Pinisepuh), dari Dewan Pakar dan Dewan Kerja adalah Andrie Kantaprawira, Asep Chaerulloh, Rieta, Nina, Ny. Andrie, dan Etty Koerniasih.

Kegiatan di atas merupakan bagaimana eratnya hubungan masyarakat terkait dengan Pemerintah Daerah serta Organisasi Kawargian, menunjukkan kuatnya Nilai Budaya dan Norma Sosial dalam kehidupan bermasyarakat, berBangsa dan berNegara, menjadikan masyarakat yang Interaktif – Partisipatif, yang meraih sikap terhadap Otoritas (Attitude Toward Authority) pola sikap deference, serta gaya kepemimpinan (Styles of Leadership), maupun pola yang Demokratis partisipatif, perilaku interaktif yang saling percaya akan niat baik masing-masing merupakan bentuk Kemandirian dalam Kebersamaan.

Dinamika seperti itu, lingkungan organisasi yang dapat menampung dan mengembangkan inisiatif serta kreativitas pengurus, maupun Organisasi yang peka terhadap perkembangan Sosial, dan berorientasi pada kegiatan nyata, biarpun hanya Sasieureun Sabeunyeureun, selaras harapan untuk SUNDA JAYA MAKALANGAN, ngawujudkeun: Sunda punjul dina ngolah tetekon Nagara, Punjul dina Widang ngokolakeun Ekonomi Rahayat, Punjul dina Widang uger-uger Budaya, Luhung dina widang Atikan, sarta Sunda punjul dina ngokolakeun Lingkungan Hirup.

***

Judul: Giat Baduy Lestari – Menjaga Lingkungan dalam Kebersamaan
Penulis: Ernawan S Koesoemaatmadja
Editor: Raka Alvaro Triputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *