Semarak Idul Fitri 2026 di Masjid Al Amanah Komplek Griya Bandung Indah (GBI)

Ahli neraka dan ahli surga setiap orang, sudah ditetapkan Allah SWT di Lauhul Mahfudz

idul fitri
Ustadz Asep Firmansyah, Imam dan khotib shalat Idul Fitri 1447 Hijriah dan H. Wawa Wahyudin, SE.Ak Ketua DKM Al Amanah, Sabtu (21/3/2026) di halaman Masjid Al Amanah Griya Bandung Indah (Foto: Asep Ruslan)

MAJMUSSUNDA.ID, BOJONGSOANG KAB. BANDUNG – Ratusan umat Muslim di Komplek Griya Bandung Indah (GBI), Desa Buahbatu, Kec. Bojongsoang, Kab. Bandung, memadati halaman Masjid Al Amanah yang berada di Jalan Batu Alam VI Blok F5 RT.07/RW.07 sejak pagi untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026).

Pantauan MajmusSunda News sejak pukul 06.00 WIB, jamaah Masjid Al Amanah Griya Bandung Indah mulai berdatangan bersama keluarga dengan mengenakan pakaian terbaiknya.

Suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan tampak menyelimuti pelaksanaan sholat Idul Fitri tahun ini. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib adalah Ustadz Asep Firmansyah.

idul fitri
Ustadz Asep Firmansyah saat khutbah shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) di halaman Masjid Al Amanah Griya Bandung Indah (Foto: Asep Ruslan)

“Allahu Akbar, Allahu Akbar Walillahilham. Berkat kudrat dan iradat Allah SWT, bahwa dipagi ini Allah SWT masih memberikan kemampuan, kesehatan, kesempatan dan melimpahkan kenikmatan yang luar biasa yaitu nikman iman dan islam. Betapa banyak orang yang mengharapkan bisa bertemu dengan hari ini, betapa banyak orang yang mencita-citakan supaya dapat melaksanakan kenikmatan yang seperti kita rasakan. Namun ternyata qoda dan qodar Allah yaitu kematian, telah kena kepada salah satu saudara kita atau keluarga kita. Maka sudah selayakmya dan sepantasnya kita bersyukur kepada Allah SWT,” kata Ustadz Asep, saat memulai tausyiahnya.

“Dalam rangkaian syariat akhir shaum Ramadhan yang termaktub dalam QS Al Baqarah ayat 183 dan 185, Dimana penutup ayat tersebeu menyatakan “wa litukmilul-‘iddata wa litukabbirullâha ‘alâ mâ hadâkum wa la‘allakum tasykurûn” yang artinya Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur,” ujar Ustadz Asep.

idul fitri
Jamaah Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) di halaman Masjid Al Amanah Griya Bandung Indah (Foto: Asep Ruslan)

Menurut Ustadz Asep, bahwa yang dimaksud mencukupkan bilangannya itu adalah, shaum pada bulan Ramadhan itu wajib hukunnya dilaksanakan selama satu bulan yaitu berjumlah 30 hari atau 29 hari.

“Tapi akan berbeda ceritanya kalau shaum dilaksanakan 28 hari atau 31 hari. Itu tidak termasuk dalam wa litukmilul-‘iddata,” tandasnya.

Namun yang menjadi Istimewa Imam As Sakdi menafsirkan ungkapan ‘wa litukmilul-‘iddata’ bukan sekedar menyempurnakan kaifiat pelaksanaan shaum itu dilaksanakan selama satu bulan. Beliau mengungkapkan bahwa ‘wa litukmilul-‘iddata’ itu ada tiga hal.

“Satu sudah mendapatkan petunjuk dari Allah, kedua sudah diberikan kemudahan oleh Allah dan ketiga sudah ada arahan atau bimbingan dari Allah,” ujar Ustadz Asep.

idul fitri
Jamaah Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) di halaman Masjid Al Amanah Griya Bandung Indah (Foto: Asep Ruslan)

Selanjutnya Ustad Asep mengatakan siapakah pribadi yang bertakwa itu, ini digambarkan dalam QS Al Imran ayat 133, 134 dan 135.

“Dibuka dengan ungkapan, wa sâri‘û ilâ maghfiratim mir rabbikum wa jannatin ‘ardluhas-samâwâtu wal-ardlu u‘iddat lil-muttaqîn. Artinya, Bersegeralah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga (yang) luasnya (seperti) langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,” ucapnya.

Adapun gambaran orang bertakwa kata Ustad Asep, alladzîna yunfiqûna fis-sarrâ’i wadl-dlarrâ’i wal-kâdhimînal-ghaidha wal-‘âfîna ‘anin-nâs, wallâhu yuḫibbul-muḫsinîn. Artinya, (yaitu) orang-orang yang selalu berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang mengendalikan kemurkaannya, dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.

idul fitri
Jamaah Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) di halaman Masjid Al Amanah Griya Bandung Indah (Foto: Asep Ruslan)

Ada seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW, dengan bentuk pertanyaan.

“Wahai Rasulullah, apakah sudah diketahui dan sudah ditetapkan kelompok ahli neraka dan kelompok dari ahli surga?,” ujar sahabat.

“Kemudian Rasulullah SAW menjawab. Naam, bahwa ketetapan siapa yang merupakan ahli neraka dan ahli surg aitu sudah ditetapkan di Lauhul Mahfudz bagi setiap pribadi masing-masing,” ujar Rasulullah SAW.

Kemudian sahabat itu melanjutkan lagi pertanyaannya.

“Jika demikian untuk apa kami beramal? Sekiranya surga dan neraka ternyata untuk setiap orang sudah ada ketentuan,” ucapnya.

idul fitri
Ustadz Suhendra, Ustadz Asep Firmansyah, Ustadz Itrat dan H. Asep Ruslan usai shalat Idul Fitri di halaman Masjid Al Amanah Griya Bandung Indah (Foto: Asep Ruslan)

Kemudian Rasulullah SAW menjawab, bahwa setiap orang itu akan bertindak sesuai dengan tujuan penciptaannya, atau setiap orang itu bertindak sesuai denga apa yang dimudahkan baginya.

“Penjelasan hadis yang disampaikan Rasulullah SAW tersebut adalah,  bagi seorang hamba tetap harus bersikap rendah hati dalambersikap dan bertindak. Karena bahwa sesungguhnya bagi seseorang yang telah ditetapkan sebagai penghuni surga, akan dimudahkan untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang akan membawanya ke Surga. Demikian juga sebaliknya bagi orang yang sudah ditetapkan sebagai penghuni neraka akan diberikan kemudahan yang akan membawanya masuk ke neraka,” ungkap Ustadz Asep.

Diakhir khotbah, Ustad Asep, mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan ketakwaan dengan melaksanakan puasa enam hari di bulan Syawal. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh (HR. Muslim).

idul fitri
Jamaah Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) di halaman Masjid Al Amanah Griya Bandung Indah (Foto: Asep Ruslan)

“Apabila seseorang melaksanakan puasa sunah enam hari di bulan Syawal dan sebelumnya telah berpuasa wajib sebulan penuh di bulan Ramadhan, maka dia seperti melaksanakan puasa setahun penuh,” pungkas Ustadz Asep Firmansyah menutup tausyiahnya.

Selanjutnya Ketua DKM Al Amanah H. Wawa Wahyudin, SE.Ak mengatakan, dalam rangka memaksimalkan ibadah Ramadhan 1447 Hijriah yang penuh Rahmat, Berkah dan Maghfirah. DKM Al Amanah Griya Bandung Indah, telah selesai melaksanakan 11 program dan kegiatan sebulan penuh di bulan Ramadhan.

“Perlu diketahui DKM Al Amanah telah melaksanakan 11 program kegiatan dalam rangka amaliah Ramadhan sampai pelaksanaan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah. Alhamdulillah semuanya telah berjalan dengan lancar sesuai dengan target yang direncanakan,” ungkap H. Wawa.

idul fitri
H. Wawa Wahyudin (tengah) dan Pengurus DKM Al Amanah, Sabtu (21/3/2026) sehabis melaksanakan shalat idul fitri di halaman Masjid Al Amanah Griya Bandung Indah (Foto: Asep Ruslan)

Kata H. Wawa, alhamdulillah tadi kita sudah melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Masjid Al Amanah sesuai dengan tujuannya yaitu memohon dihapuskannya seluruh dosa-dosa kita.

“Insya Allah pada saat ini kita saling memaafkan dan segala sesuatunya khususnya dengan sesama manusia yang saling berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari. Dan memohon ampunan kepada Allah SWT sebagai pelengkap dan penyempurna dari ibadah shaum kita. Dan tadi malam kita sudah menyalurkan Zakat Fitrah titipan dari semua jamaah Masjid Al Amanah Griya Bandung Indah,” ujarnya.

idul fitri
11 program dan kegiatan DKM Al Amanah Griya Bandung Indah di bulan Ramadhan 1447 Hijriah (Foto: Asep Ruslan)

Sesuai dengan program kegiatan reguler dan tahunan DKM Al Amanah, kata H. Wawa, kita juga akan menyambut satu hari raya lagi yaitu Hari Raya Idul Qurban 1447 Hijriah.

“Untuk itu kita memohon kepada Allah SWT, semoga selalu diberikan kesehatan, kemurahan rezeki dan segala sesuatunya yang baik dalam perlindungan Allah SWT,” tuturnya.

Akhirnya Pengurus DKM Al Amanah dan Pengurus Majelis Taklim Masjid Al Amanah Griya Bandung Indah mengucapkan.

“Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, kullu ‘am wa antum bikhair. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kami dan kalian, semoga Allah SWT menerima puasa kami dan kalian dan semoga setiap tahun kita semua senantiasa dalam kebaikan”.

idul fitri
Ketua Majelis Taklim H. Een Wawa Wahyudin (tengah) dan Pengurus Majelis Taklim Masjid Al Amanah Griya Bandung Indah (Foto: Asep Ruslan)

Sementara itu salah satu warga yang ikut shalat Idul Fitri 1447 Hijriah yaitu Istiqomah (29th) yang biasa disapa Isti, didampingi ayahnya H. Asep Ruslan, menyampaikan kesannya terkait isi khutbah yang disampaikan oleh Ustadz Asep Firmansyah.

“Dari penyampaian khutbah tadi, semoga kita bisa menjaga semangat Ramadan di luar bulan suci Ramadhan. Dan ini adalah tantangan terbesar untuk menjadi hamba yang Rabbani. Kuncinya adalah konsistensi atau istiqomah dalam mempertahankan kebiasaan baik yang telah dibangun selama sebulan penuh di bulan Ramadhan,” kata Isti.

idul fitri
Ulya, Nabila, Istiqomah dan H. Asep Ruslan jamaah Masjid Al Amanah Griya Bandung Indah (Foto: Asep Ruslan)

Menurut Isti, tadi Pak Ustadz Asep telah menjelaskan bahwa, siapa yang merupakan ahli neraka dan ahli surga, itu sudah ditetapkan Allah SWT di Lauhul Mahfudz bagi setiap pribadi masing-masing

“Tetaplah berbuat baik dan beramal shalih walaupun takdir Allah SWT sudah ditetapkan. Semua pengharapan akan surga, kita buktikan dengan amal-amal shalih yang kita kerjakan. Jangan pernah merasa bosan mengerjakan amal shalih. Hayu Gaskeun, karena kita tidak pernah tahu, amal baik mana atau amal shalih mana yang akan mengantarkan kita masuk surga Allah SWT,” tuturnya.

Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Masjid Al Amanah Griya Bandung Indah berlangsung dengan khidmat dan lancar, dilanjutkan acara musyafahah, saling berjabatan tangan dan saling bermaaf-maafan diantara jamaah Masjid Al Amanah.

Kegiatan ini menjadi momentum saling mempererat kebersamaan dan saling guyub diantara warga Komplek Griya Bandung Indah, khususnya dilingkungan RW.07 dan sekitarnya.

***

Judul: Semarak Idul Fitri 2026 di Masjid Al Amanah Komplek Griya Bandung Indah (GBI)
Jurnalis: Asep Ruslan
Editor: Asep Ruslan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *