MajmusSunda News – Bandung, Jumat (17/07/2026) – Paguyuban BANDUNGARIUNG menegaskan komitmennya dalam menjawab tantangan era digital dengan menggelar pertemuan rutin mingguan bertema “KENALAN SAMA AI YUK! Belajar & Mencoba Menggunakan AI dengan Optimal” di Ruang Azalea 3, Lantai P1, D’Botanica Mall (BTC), Kota Bandung, pada Rabu, 15 Juli 2026. Inisiatif ini bertujuan membekali sekitar 100 anggotanya dengan pemahaman esensial tentang kecerdasan buatan (AI).
Ketua Paguyuban BANDUNGARIUNG, Martin B. Chandra, menjelaskan bahwa tema ini dipilih karena realitas penggunaan AI yang kini tidak bisa lagi dihindari dalam kehidupan sehari-hari maupun profesional. “Untuk itulah Paguyuban BANDUNGARIUNG menginisiasi anggota paguyuban untuk lebih mengenal AI,” kata Martin, menekankan pentingnya organisasi berperan aktif dalam peningkatan literasi digital anggotanya.

Martin juga menggarisbawahi bahwa acara ini dirancang untuk semua tingkat pemahaman, mulai dari pemula yang baru mengenal AI hingga yang sudah mahir. Platform ini diharapkan menjadi wadah bagi anggota untuk saling belajar dan berbagi pengalaman serta memupuk ekosistem pembelajaran yang kolaboratif dan inklusif.
Sesi edukasi dipimpin oleh narasumber Abdus yang tidak hanya menjelaskan teori di balik AI, tetapi juga memandu peserta untuk mempraktikkan secara langsung penggunaan berbagai jenis AI, seperti ChatGPT, Gemini, dan NotebookLM. Pendekatan praktis ini bertujuan agar pemahaman tentang AI tidak hanya sebatas konsep, melainkan dapat diaplikasikan secara nyata dalam berbagai kebutuhan.

Abdus menambahkan bahwa AI telah membuktikan manfaatnya di berbagai sektor, mulai dari promosi usaha bagi para pengusaha hingga mendukung aktivitas di perguruan tinggi, dengan kemampuannya meningkatkan efektivitas dan kecepatan kerja. Acara ini menjadi langkah strategis Paguyuban BANDUNGARIUNG dalam mempersiapkan anggotanya menghadapi masa depan yang semakin didominasi oleh teknologi AI.
Judul: Paguyuban BANDUNGARIUNG gencarkan literasi AI, jawab tantangan digitalisasi masa kini
Penulis: Asep Zaenal Mustofa
Editor: Parkah












