MajumusSunda News-Kabupaten Tasikmalaya, Ahad, (27/9/2026)-Ketua Umum Pusat Forum Musyawarah Ulama Pesantren (Formula Tren), Prof Dr KH Maruf Amin resmi melantik 34 Pengurus Formula Tren Tasikmalaya Raya di Pondok Pesantren Khoerul Falah Jompong, Desa Mertajaya, Kecamatan Bojongasih, Kabupaten Tasikmalaya, Ahad, (27/9/2024)
Tiba di lokasi Mantan Wakil Presiden (Wapres) ke 13 ini langsung disambut Ketua Umum Formula Tren, Tasikmalaya Raya, Drs KH Holis Nazmudin M.Si langsung menyelendangkan sorban berwarna hijau kepada KH Maruf Amin, didampingi Anggota DPR RI Fraksi PKB, H.Oleh Soleh SH, Pengurus Formula Tren Pusat Drs H.H Wahid M.Si, Muspida Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran, Kasepuhan Makam Karamah Syekh H Abdul Muhyi Pamijahan, KH Endang Ajidin, Ketua Dewan Pertimbangan Formula, KH Endang Said, para Ulama dan tokoh Kabupaten Tasikmalaya, tokoh masyarakat dan pemuda serta undangan lainnya
Ketua Umum Formula KH Maruf Amin hadir di lokasi, disambut ratusan warga dan para santri yang ada di wilayah Tasikmalaya (Tasela) sekitar pukul 15.30 WIB (setelah salat ashar)

KH Maruf Amin menegaskan kini umat sedang mengalami ketimpangan informasi (diinsformasi) terutama dengan kehadiran media sosial (medsos). Umat kata KH Maruf Amin, kini sedang mengalami kebingungan, umat kini sedang diarahkan dengan pembelokan dan penyimpangan informasi yang samar (distrus)
Hal itu disampaikannya usai resmi melantik kepengurusan Formula Tren Tasikmalaya Raya KH Ma’ruf Amin mengingatkan seluruh ulama yang ada di Tasikmalaya Raya (Kota/Kabupaten Tasikmalayadan Kabupaten Pangandaran) agar bersatu dan bermitra dengan Pemerintah Republik Indonesia untuk kemajuan umat atau bangsa
“Sekarang ini banyak umat sedang mengalami pembelokan dan penyimpangan informasi yang tidak jelas, sehingga umat mengalami kebingungan, terutama setelah hadirnya medsos, kebenaran dan kesalahan itu kini menjadi samar,” katanya di depan para peserta dan undangan.
Makanya tugas para ulama imbuh KH Ma’ruf kini semakin berat, dan ini tugas utama para ulama yang harus dihadap, ulama jangan diami. Bagaimana agar umat tetap mengikuti jalan Allah (manhaj lillah) agar umat tetap berada dijalan Allah.
“Ulama sekarang harus bersatu dan jangan diam, terus berupaya agar umat tetap mengikuti manhaj lillah atau jalan Allah,” tegas KH Ma’ruf yang juga pelopor dan pendiri Formula Tren.
Salah satu Dewan Pertimbangan DPC Formula Tren Kabupaten Tasikmalaya KH Endang Ajidin menyambut baik berdirinya Formula Tren di Tasikmalaya Raya. Tentu saja hal yang sangat positif untuk kdukung dan didorong untuk kemaslahatan dan kemanfaatna umat, “Berdirinya Formula Tren di Tasikmalaya Raya menjadi intiah para ulama utuk membawa kemanfaatan dan kemaslahatan umat,” harapnya yang juga sesepu Makan Karamah Syek H Abdul Muhyi Pamihan
Di tempat yang sama Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang Formula Tren Tasikmalaya Raya Drs KH Holis Nazmudin M.Si mengatakan rasa syukurnya telah hadir KH Ma’ruf Amin di Pondok Pesantren Khoerul Falah Jompong.
Ia menuturkan dengan kehadiran Abah demikian menyebut KH Ma’ruf Amin. Terus saja ini merupakan sejarah bagi warga dan pondok Pesantren yang berada di Kabupaten Tasikmalaya, khususnya Tasikmalaya selatan (Tasela).
“Terima kasih Abah telah hadir di Pontren Khoerul Falah, mudah-mudah ke depan Formula Tren menjadi pendorong dan penyemangat para ulama yang ada di Kabuten Tasikmalaya berjuang agar umat tetap mengikuti manhaj lillah dan siap bekerja sama deng menjadi mitra dengan Pemerintah,” kata Holis di depan tamu undangan.

Holis menambahkan terbentuknya kepengurusan Formula Tren di Tasikmalaya Raya mempunya visi terbentuknya wadah perjuangan da’wah, ukhuwah, dan muamalah untuk kemaslahatan umat dengan motto, berjuang maslahat mewujudkan misi umat, aksi bersinergi membangun Negeri
“Kehadiran Formula Tren Tasikmalaya Raya memiliki tanggungjawab memberikan kontribusi kepada masyarakat Wilayah Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, satu langkah awal menciptakan Ukhuwah, Tasik bersatu yang diikat dengan kata “Tasikmalaya Raya”, ini adalah bahagian dari ihtiar ,solusi untuk mengurai dan mengeksekusi masalah umat ; lembaga pesantren,dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya ) yang selama ini bagaikan anak ayam kehilangan induknya, berjuang sendiri-sendiri tanpa arah yang jelas dan rawan merontokan marwah lembaga pesantren,” kata Holis

Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan Formula Tren Tasikmalaya Raya Herliman menuturkan Pelantikan Pengurus Dewan Pengurus Cabang(DPC), Ahad, 27 September 2027 adalah langkah memperkuat legai-formal organisasi dalam menjalankan program kerjanya.
Pelantikan kata Herliman disaksikan 250 undangan dari pihak Kementerian Agama, Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, Pemda Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikamalaya dan Pemda Kabupaten Pangandaran, Anggota DPR RI Farksi PKB, Pemerintahan Tingkat Kecamatan, Pemerintahan Desa se-Wilayah Kecamatan Bantarkalong Keagamaaan Kabupaten an KOta Tasikmalaya, Para Kepala KUA dan Pimpinan lembaga pontren, memberikan kesejukan dan nuansa kebersamaan .
“Hadir pula dalam kesempatan itu perwakilan pengurus DPC Formula Tren dari Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Cirebon, Alhamdulillah acara berjalan lancar,” kata Herliman usai acara












