Akhirnya Prabowo Hadir ke Penas 2026

Oleh: Ir. Entang Sastraatmadja

MajmusSunda News, Kolom OPINI, Jawa Barat, Kamis (25/06/2026) – Artikel dalam Kolom OPINI berjudul “Akhirnya Prabowo Hadir ke Penas 2026 ini ditulis oleh: Ir. Entang Sastraatmadja, Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat dan Anggota Forum Dewan Pakar Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, Majelis Musyawarah Sunda (MMS).

Akhirnya Presiden Prabowo hadir di Penas 2026. Petani dan nelayan pun tampak senang. Dalam pencerahannya, Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan kedekatannya dengan kalangan petani dan nelayan, yang selama ini kerap menjadi sorotan publik. Menurut Prabowo, hubungannya dengan para petani dan nelayan berakar dari sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia.

Ir. Entang Sastraatmadja, penulis – (Sumber: tabloidsinartani.com)

“Selain kehormatan, ini juga kebanggaan saya karena sudah cukup lama saya berjuang bersama para petani dan nelayan, dan orang bertanya ada apa Prabowo Subianto selalu bersama petani dan nelayan”. Begitulah ucap Prabowo dalam sambutannya di acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII, Gorontalo.

Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan ke XVII yang digelar di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo tahun 2026 ini, pada hakekatnya merupakan wadah pertemuan bagi petani, nelayan, penyuluh, dan akademisi untuk berbagi inovasi dan teknologi.

Fokus utama yang diangkat dalam Penas sekarang meliputi pertama, hilirisasi pertanian dengan titik tekan pada peningkatan nilai tambah hasil panen dan produk usaha tani. Dan kedua, terkait dengan digitalisasi rantai pasok melalui pemetaan ketersediaan komoditas antar daerah secara digital untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Sebagai “hajatan” kaum tani dan nelayan, Penas kali ini merupakan pertemuan yang ke XVII. Peserta yang datang dari berbagai daerah di republik ini, tentu sangat berharap agar Penas 2026 mampu membuahkan hasil yang terbaik bagi perjalanan pembangunan pertanian dan kenelayanan nasional. Peserta ingin agar Penas 2026 pun dapat melahirkan beragam terobosan cerdas.

Sebetulnya banyak hal yang ingin dibahas dalam Penas kali ini. Penyelenggara Penas telah menetapkan Isu utama PENAS 2026 adalah “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Program Swasembada Pangan guna Mewujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045” 2220 Isu ini menuik kepada 3 hal besar yaitu transformasi teknologi melalui gelar teknologi, inovasi agrikultur, aquaculture, agroforestry yang telah dijadikan agenda utama materi Penas. Tujuannya mendorong petani/nelayan menggunakan alat, benih unggul, digitalisasi supaya produktivitas naik.

Kemudian, percepatan pencapaian wasembada pangan. PENAS XVII 2026 digelar 20-25 Juni 2026 di Gorontalo buat dukung program pemerintah. Anggaran ketahanan pangan RAPBN 2026 juga gede: Rp 164,4 triliun buat optimasi lahan, cetak sawah, penyediaan alat & teknologi

Selanjutnya, Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045. Semua kegiatan, dari Temu Petani ASEAN, Temu Sukses Petani & Penyuluh, Pasar Lelang, sampai Gebyar UMKM, diarahkan ke visi jangka panjang itu.

PENAS ini panggung 3 tahunan. KTNA yang berperan mengumpulkan 100.000 dan insan pertanian, nelayan, kehutanan buat tukar-menukar info, kemitraan, promosi hasil dan inovasi. Walau dalam Penas sering bergeser peran menjadi “Kongres” alias “ngawangkong teu beres-beres”, namun banyak juga manfaat yang dipetiknya.

Bagi Pemerintahan Presiden Prabowo bersama rengrengannya Kabinet Merah Putih, Penas 2026 benar-benar memiliki arti khusus. Bukan saja pencapaian swasembada pangan sangat ditentukan oleh kiprah kaum tani dan nelayan, tapi Penas ini pun merupakan ajang untuk membangun “network thinking” yang sama diantara para pengambil kebijakan dengan kaum tani dan nelayan.
Itu sebabnya, sekalipun saat Pembukaan Penas 2026, Presiden Prabowo tidak dapat hadir untuk membukanya, namun beberapa hari kemudian, Presiden Prabowo menyempatkan hadir untuk bersilatirahmi dengan kaum tani dan nelayan yang datang dari seluruh Indonesia itu.

Kehadiran Presiden Prabowo di ajang Penas 2026, sungguh membuat kaum tani dan nelayan sangat bahagia. Bagi Presiden Prsbowo, bertemu dengan petani dan nelayan, bukanlah hal yang baru. Selama dua periode menjadi Ketua Umum HKTI, Presiden Prabowo memsng terekam cukup getol melakukan inkognito ke berbagai pelosok tanah air.

Selain itu, boleh jadi kunjungannya ke Penas 2026 merupakan nostalgia dirinya bersilatirahmi dengan kaum tani dan nelayan. Presiden Prabowo tentu ingin mendengar langsung apa yang sekarang menjadi keluhan dan aspirasi petani. Begitupun dengan seabreg persoalan kepetanian dan kenelayanan lain yang hingga kini belum dapat terjawab dengan tuntas.

Kehadiran Presiden Presiden Prabowo di Penas 2026, biasanya memiliki beberapa hikmah/makna di baliknya. Paling tidak, ada lima hikmah yang dapat dipetiknya, yaitu :

Pertama, apresiasi ke petani & nelayan. Kehadiran Presiden merupakan bentuk penghargaan negara ke pelaku pangan. Pesannya: “Kerja kalian penting buat ketahanan pangan Indonesia”. Ini jelas menaikan semangat dan rasa dihargai ke kaum tani dan nelayan.

Kedua, sinyal prioritas kebijakan Kalau Presiden turun langsung, artinya sektor pertanian/perikanan jadi prioritas. Biasanya dibarengi pengumuman pupuk subsidi, bantuan alsintan, harga gabah, atau program hilirisasi. Jadi petani/nelayan dapat kepastian.

Ketiga, jembatan langsung keluh-kesah. Di PENAS Presiden sering dialog terbuka. Hikmahnya: keluhan soal pupuk langka, banjir, harga jual, bisa langsung sampai ke pusat tanpa bertele-tele birokrasi.

Keempat, motivasi generasi muda. PENAS juga ajang menujukkan pertanian itu keren dan menjanjikan. Kalau Presiden hadir, anak muda jadi lihat bahwa bertani/nelayan merupakan profesi terhormat, bukan “pekerjaan terakhir”. Itu penting buat regenerasi.

Kelima, satukan barisan. PENAS kumpul petani dan nelayan dari 38 provinsi. Kehadiran Presiden membuat petani dan nelayan se-Indonesia merasa satu tujuan untuk mewujudkan swasembada pangan dan kesejahteraan petani/nelayan.

Semoga ada manfaatnya. (PENULIS, ANGGOTA DEWAN PAKAR DPN HKTI).

***

Judul: Akhirnya Prabowo Hadir ke Penas 2026
Penulis: Ir. Entang Sastraatmadja
Editor: Raka Alvaro Triputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *