MAJMUSSUNDA NEWS, Jakarta, Kamis (16/07/2026) – ADINKES Training Center menyelenggarakan rapat persiapan penyusunan Training Need Assesmenet (TNA), pada Kamis (16/07/2026) yang diselenggarakan secara daring. Kegiatan ini dikoordinassikan langsung dari Kantor ADINKES Traning Center, ITS Tower Lantai 9, Unit 15 Nifarro Park, Jln. Raya Pasar Minggu Kab 18, Kalibata, Jakarta Selatan.
Penyusunan TNA ini merupakan tindak lanjut hasil Rapat Kerja ADINKES Training Center pada 3 Juli 2026 lalu yang membahas Evaluasi Semester I Tahun 2026 dan rencana kegiatan Semester II Tahun 2026. Juga Rencana Kerja Tahunan Tahun 2027 yang dilaksanakan di Hotel Rooms Inc d’Botanica Bandung, Jln. DR. Djunjunan Dalam No.143-149, Kota Bandung yang menghadirkan Narasumber Dedeh Sya’adah, M.Kes. – seorang pakar dibidang penyusunan TNA.
Pada kesempatan tersebut Dedeh Sya’adah, M.Kes., menyampaikan bahwa dalam menyusun Training Need Assesmenet berpedoman kepada Keputusan Dirjen. Nakes No. HK.02.02/I/ 1170/2022 Tentang Pedoman Training Need Assessment Bagi Pengelola Sumber Daya Manusia Kesehatan.

Dedeh menyampaikan ada enam Tujuan Training Need Assesment, yakni 1) Memastikan – pelatihan merupakan solusi atas suatu masalah; 2) Memastikan bahwa peserta pelatihan – individu yang tepat; 3) emastikan bahwa pengetahuan dan ketrampilan yang diajarkan sesuai dengan tuntutan solusi atas suatu masalah; 4) Mengidentifikasi jenis dan metode yang sesuai; 5) Memastikan alasan penyelenggaraan adalah kurangnya pengetahuan, ketrampilan dan sikap-sikap kerja dan Memastikan keuntungan dan kerugian penyelenggaraan pelatihan.
Menurut Dedeh, ADINKES Training Center sebagai lembaga pelatihan terakreditasi paripurna (d/h A) maka ADINKES Training Center diitunjuk untuk berperan dalam membuat TNA.

“Penting sekali ADINKES Training Center berperan dalam menyusun TNA, apalagi di sini berkumpul para ahli dibidang pelatihan yang sebelum telah berpengalaman bekerja di BBPK/Bapelkes Kemenkes RI,” Ujar Dedeh.
Akhir dari dari rapat ini disepakati untuk membuat TNA dengan sasaran Kepala Dinas. Berkaitan dengan hal tersebut maka diperlukan pemaketan kompetensi dengan menggunakan kamus kompetensi Kemenkes yang terdiri dari 131 jenis kompetensi, lalu dipilih delapan kompetensi saja, terlebih membuat instrumen dengan tahapan tujuh tahapan.
Tahapan pertama mengacu kepada hasil pemaketan kompetensI (Adop Level 4 Atau 5). Tahapan kedua: dilakukan uji coba. Tahapan ketiga: finalisasi instrumen. Tahapan keempat: pengumpulan data (1,5 bulan). Tahapan kelima: analisis mengukur gap. Tahapan keenam: rekomendasi. Tahapan ketujuh membuat laporan.

TNA ini diperkirakan akan selesai akhir Desember 2026, diikuti dengan penyusunan kurikulum dan modul. Diperkirakan ADINKES Training Center dapat melakukan pelatihan pada awal April 2027.
Tim TNA ADINKES telah ditetapkan beradasarkan kesepakatan peserta rapat, yakni dr. Achmad Subagio T., MARS (Manajer Pengembangan Kurikulum ADINKES Training Center) selaku Ketua didampingi oleh dua Wakil Ketua, yakni Dr. Cecep Yudiana, SKM, M.Kes. (Koord. Widyaiswara A ADINKES Training Center) dan dr. Tri Nugroho, MQIH (Widyaiswara ADINKES Training Center), serta Sekretaris adalah Rasa Harbakti, SKM, M.Kes. (Widyaiswara ADINKES Training Center).
Seluruh Anggota Widyaiswara ADINKES Training Center menjadi anggota Tim TNA dan didampingi dari Manajemen ADINKES Training Center untuk penguatan IT TNA, yakni Sheila Ridawaty, S.Kep. Ners, MKM selaku Wakil Direktur ADINKES Training Center, serta Maghfir Ibnu Cholis, Ners, Muh. Qadri D. Iqram, Ahmad Gandi Kusuma, S.Kom., dan Rizky Muhammad Haikal Mustofa, S.Tr.Kes.
***
Judul: Adinkes Training Center Gelar Rapat Persiapan Penyusunan Training Need Assesment
Jurnalis: Asep Zaenal Mustofa (AZM)
Editor: Jumari Haryadi












