MajmusSunda News, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (28/07/2025) – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Sunda, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) di Dusun Cibolang, Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung dalam program BENDE RANCAGE.
Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai dari Selasa hingga Sabtu, 22–27 Juli 2025 dengan melibatkan warga setempat dan berfokus pada bidang pendidikan, budaya, sosial, agama, dan kesehatan.

Pada pembukaan program tersebut, Kaprodi Pendidikan Bahasa Sunda, Prof. Dr. Hj. Nunuy Nurjanah, M.Pd., mengantar dan membuka kegiatan di lokasi. Pada kesempatan tersebut hadir pula Sekprodi Dr. Hernawan, M.Pd., Dosen Kemahasiswaan, Ade Sutisna, S.Pd., M.Pd., dan para dosen, di antaranya Dr. Dian Hendrayana, M.Pd., dan Zulfikar Alamsyah, S.Pd., M.Hum.

Bende Rancage, dipimpin oleh Agus Rahmat Hidayat selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Sunda. Kegiatan ini mengangkat semangat para pemuda yang berbakti pada tanah airnya “Babakti Kumarana, Rempug Jukung Sasamana” sebagai tema utama. Koordinasi kegiatan dikelola secara terstruktur oleh panitia yang terdiri dari mahasiswa aktif Prodi Prodi Basa Sunda yang terhimpun dalam Himpunan Pendidikan Bahasa Sunda atau HIMA PENSATRADA.
“PPM ini adalah bentuk nyata peran mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat, diharapkan kegiatan ini membawa manfaat konkret, selain mahasiswa juga belajar dari kehidupan masyarakat desa,” ujar M. Aditya Ilyasa, Koordinator Panitia Pengarah.
Pupuhu Calagara, Nufaisa dibantu oleh sie Kesekretariatan Desti Hirmayanti dan Humas Sanggita Puspa Gumiwang sibuk mengordinasi kegiatan yang terangkai dalam berbagai bidang kegiatan dilaksanakan selama PPM. Kegiatan terbagi dalam beberapa divisi program kerja:
Pendidikan dan Literasi, Koordinator: Moh. Rizqi Taufiqurrohman, memimpin kegiatan Ngajar Barudak: Mengajar anak-anak setempat membaca, menulis, dan berhitung. Pohon Literasi: Pendirian sudut baca kreatif dengan buku-buku edukatif dan dongeng Sunda.

Seni dan Budaya, Koordinator: Silvi Vina Apriani, memimpin kegiatan Mapag Mahasiswa dan Peuting Panineungan: Gelaran seni budaya seperti rampak sekar, tari tradisional, dan sajak Sunda. Inventarisasi Budaya: Pendataan kekayaan budaya lokal. Pengajaran Seni & Budaya: Pelatihan karawitan, angklung, dan tari tradisional untuk anak-anak.
Kesehatan,Koordinator: Firly Arrum Ningtias, memimpin kegiatan Penyuluhan Pola Makan Sehat dan Sosialisasi Pencegahan Stunting, bekerja sama dengan bidan desa.



Kawanojaan (Keterampilan), Koordinator: Rizna Fauzyah, memimpin kegiatan Workshop Pouch Hias dan Membuat Minuman Sehat Semon (Sereh Lemon) yang diminati ibu-ibu rumah tangga.
Olahraga, Koordinator: Muhammad Fadhil Al Mubarok, memimpin kegiatan Turnamen Méngbal, Voli, dan Lomba-lombaOlahragaan yang membangun keakraban antar warga.



Sosial Masyarakat, Koordinator: Kaisha Kinanti Wiradiputramemimpin kegiatan Hiji Bibit Salaksa Mangpaat: Penanaman bibit tanaman dan Membuat Plang Jalan: Pemasangan papan penunjuk jalan kampung.

Kerohanian, Koordinator: Fahma Lutfi Mabruroh, memimpin kegiatan Ngajar Ngaos (mengaji), Masclong (masjid kinclong) dan Pangaosan sebagai bentuk penguatan spiritualitas warga.
Konsumsi & Dana Usaha, Koordinator: Silki Farhi Nursadali memimpin kegiatan Menyediakan konsumsi dan mengelola dana usaha selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan Tambahan (Saluareun Proker). Selain kegiatan utama, para mahasiswa juga aktif mengikuti kegiatan warga, seperti ronda malam, kerja bakti, dan senam bersama, yang menumbuhkan solidaritas dan keakraban antara mahasiswa dan masyarakat.
Penutupan dan Apresiasi
Kegiatan ditutup dengan “Peuting Panineungan” dipimpin oleh Dosen Kemahasiswaan Ade Sutisna, S.Pd., M.Pd. Tampak juga Prof. Dr. Retty Isnendes, S.Pd., M.Hum, hadir mendampingi dan memberikan apresiasi pada mahasiswa, terutama perangkat himpunan dan peserta kegiatan. Malam itu, 153 mahasiswa yang tersebar di 4 RW, berkumbul bersama warga setelah kurang lebih satu minggu mengabdikan diri pada masyarakat.
Peuting Panineungan yang dilaksanakan pada Sabtu malam Minggu itu, menghadirkan pertunjukan seni wayang golek yang dibawakan oleh Dalang Candra Nugraha, alumnus Prodi Pendidikan Bahasa Sunda. Terlihat pada panggung wayang-wayang ngabaris dengan rapi.

Semua perhatian tertuju pada panggung sebagai pusat kegiatan artistik yang digawangi Kordinator Logistik dan Dekorasi Rian Aryawan. Adapun acara penutupan Bende Rancage, dikordinatori oleh Sie Acara Windiana Nurhalisa.
Perwakilan dari pemerintahan desa menyampaikan apresiasi atas kontribusi para mahasiswa. Mereka di antaranya memberikan pangbagea: Kapolsek Pangalengan, yakni Kompol Edi Pramana, di samping perwakilan desa dan perwakilan kecamatan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilakukan karena benar-benar membawa manfaat nyata,” ujar perwakilan Desa Cibolang.



Pada malam itu juga, Kepala Dusun Cibolang menyumbangkan 14 liter susu murni untuk panitia dan tamu undangan yang diakomodir oleh tim logistik. Putri Ya Sefa Fadillah selaku koordinator Publikasi, Dokumentasi, dan Desain mengabadikan momen-momen penting kegiatan ini sebagai dokumentasi dan publikasi untuk mendukung keberlanjutan kegiatan serupa di masa depan.
Kegiatan PPM ini membuktikan bahwa mahasiswa bukan hanya agen perubahan di dalam kampus, tapi juga penggerak pemberdayaan masyarakat di luar kampus melalui pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian sosial.
***
Judul: BENDE RANCAGE: Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Sunda Gelar Pengabdian Masyarakat di Dusun Cibolang, Pangalengan, Kabupaten Bandung
Kontributor: Chye Retty Isnendes
Editor: Jumari Haryadi












