Unpad Skills Hub & Migrant Center Buka Akses Peluang Kerja ke 100 Negara

Unpad Skills
Direktur Jenderal Pemberdayaan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Dr. M. Fachri, didampingi Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita saat meninjau pelaksanaan Pelatihan Unpad Skills Hub & Migrant Center di Kampus Unpad Dipati Ukur, Bandung, Jumat (21/8). (Foto oleh: Dadan Triawan)*

MajmusSunda News – Jatinangor, Rabu (02/09/2026) – Universitas Padjadjaran menggelar pelatihan Unpad Skills Hub & Migrant Center Batch 1 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja masyarakat. Pelatihan yang merupakan kolaborasi Unpad dengan Kementerian Ketenagakerjaan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung tersebut diikuti 96 peserta. Pelaksanaan pelatihan ditinjau langsung oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, bersama Direktur Jenderal Pemberdayaan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Dr. M. Fachri, di Kampus Unpad Dipati Ukur, Bandung, Jumat (21/8).

“Ini adalah suatu pusat informasi, sertifikasi, pelatihan, dan juga job matching untuk bisa mengakses peluang kerja secara global. Dengan Kementerian P2MI, nantinya akan fokus pada peluang kerja di 100 negara di dunia. Ini sudah menjadi starting awal, tinggal melakukan upskilling untuk bisa bekerja secara internasional,” ujar Fachri dalam wawancara dengan Kanal Media Unpad.

Fachri mengapresiasi berdirinya Unpad Skills Hub & Migrant Center yang didukung ekosistem pendidikan Unpad yang lengkap untuk mendukung pengembangan kompetensi calon tenaga kerja. Namun, kompetensi tersebut perlu diselaraskan dengan standar internasional, sehingga nantinya kurikulum akan disesuaikan dengan standar kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja internasional.

Sementara itu, Rektor Unpad mengatakan bahwa Unpad berkomitmen membantu pemerintah dalam memberdayakan masyarakat agar lebih aktif mengakses peluang kerja, khususnya di luar negeri. Menurutnya, dukungan Kementerian P2MI tersebut akan terus dikembangkan sehingga program tidak berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut dalam bentuk penguatan keterampilan dan pengembangan kompetensi melalui ekosistem Unpad.

“Mudah-mudahan lebih banyak lagi masyarakat, khususnya di Jawa Barat, yang dapat mengakses Unpad dalam meningkatkan skill serta mendapatkan pekerjaan yang layak dan baik,” harap Rektor.

Unpad Skills Hub & Migrant Center dikembangkan sebagai pusat pelatihan kerja dan peningkatan kompetensi masyarakat yang menghubungkan sumber daya perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Pengembangan Unpad Skills Hub & Migrant Center ini menegaskan komitmen Unpad untuk menjadikan kampus sebagai ruang pembelajaran sepanjang hayat yang dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh mahasiswa, tetapi juga masyarakat luas.

Program ini diarahkan agar peserta tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga siap bekerja, meningkatkan produktivitas, maupun merintis usaha. Pada batch pertama, pelatihan yang diselenggarakan mencakup Barista dan Content Creator. Selain itu, juga tengah disiapkan skema pelatihan Bakery, Pemandu Wisata, Social Media Officer, Caregiver, English for Frontliner, serta Bahasa Jepang untuk Caregiver.

Kunjungan bersama KP2MI sekaligus memperkuat sinergi pengembangan Unpad Skills Hub & Migrant Center sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas calon pekerja, termasuk dalam mempersiapkan tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja internasional.

Turut hadir dalam peninjauan ini jajaran Unpad, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Zahrotur Rusyida Hinduan, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof. Mohamad Fahmi, serta Kepala Kantor Pendidikan Non Gelar dan Pengembangan Profesi Dina Sartika, Ph.D.

Narahubung:

Media Relations
Kantor Komunikasi Publik
Universitas Padjadjaran
Email: humas@unpad.ac.id

Judul: Unpad Skills Hub & Migrant Center Buka Akses Peluang Kerja ke 100 Negara
Jurnalis: Rls/Asep GP
Editor: Parkah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *