Panton Crematon Anthropos – Dalam Kelola Organisasi di Dunia Kerja Maupun Masyarakat

Oleh : Ernawan S Koesoemaatmadja (Guru Toge)

MajmusSunda News, Selasa (01/09/2026) – Artikel Berjudul “Panton Crematon Anthropos – Dalam Kelola Organisasi di Dunia Kerja Maupun Masyarakat” ini ditulis Oleh : Ernawan S Koesoemaatmadja/Pensiunan Guru Toge. Penulis merupakan Pinisepuh Pamangku Sunda/ Majelis Musyawarah Sunda, di dunia Industri (Textile,Bank, Perkebunan) pernah menjadi GM.Finance, GM.HRD, dan Direktur HRD di Rumah Sakit. Di dunia Pendidikan pernah menjadi Wakil Rektor bid.Kemahasiswaan &Alumni, Wakil Rektor bid.Sumberdaya dan Legal.

Kehidupan adalah perpadian antara rangkaian Nikmat dan Anugerah yang kita terima dari ALLOOH.SWT. Tuhan Semesta Alam, yang ALLOOH.SWT. berikan kepada kita. Oleh karenanya, nikmat dan anugerah yang diberikan kepada Manusia , terlebih dalam hal terkait Dunia kerja ataupun kelola masyarakat, parameter keberhasilan dari dua aspek diatas , terpola bahwa Manusia adalah ukuran dari segala sesuatu serta beririsan dengan Hukum Heidegger yakni Geis In.Welt, bahwa manusia ada di Dunia tapi juga hakekatnya mengotori Dunia.

Perlunya pemahaman makna *Kerja*, sebagai suatu kegiatan *Ekonomi* atau juga sebagai kegiatan *Holistik*, yang memberi peluang bagi orang orang untuk berkiprah, sesuai dengan tata nilai. Individualnya, dan mendapatkan posisi yang dicita citakannya ditengah masyarakat. Hal terkait dengan Hubungan Kerja, sebagai suatu Ikatan atau Kontrak Ekonomik yang diatur hukum, atau juga sebagai suatu Ikatan Sosial, yang dilandasi rasa saling percaya, yang berdampak pada *Pekerjaan* sebagai Konsekwensi dari suatu ikatan ekonomik yang legal, atau sebagai perwujudan dari Komitmen orang pada Organisasi, dan masyarakat luas, dengan landasan *Disiplin*, sebagai prasyarat bagi dinamika kerja yang Produktif atau sebaliknya, kerja efisien dan efektiv dijalankan dengan komitmen yang tinggi, justru akan menghasilkan disiplin di tempat tersebut.

Sehingga mampu mengembangkan dan memanfaatkan potensinya dalam kesesuaian pada sasaran, strategi Organisasi secara terpadu, untuk membangun dan memelihara lingkungan kerja bagi Sumberdaya Insani kondusif, bagi keunggulan kinerja serta pertumbuhan pribadi. Didukung oleh dinamika Training & Development , pengembangan karir, membangun pengetahuan, ketrampilan serta kapabilitas karyawan selaku Sumberdaya Manusia (SDM ) yang telah menjadi Sumberdaya Insani ( SDI ), berdampak pada faktor yang bisa mempengaruhi kesejahteraan, kepuasan dan motivasi , termasuk penyelesaian masalah, maupun keluhan yang efektif, faktor keamanan, persiapan karyawan menghadapi perubahan Teknologi & Manajemen serta Organisasi, lingkungan dan kondisi kerja, Empowerment oleh Manajemen , berbagi informasi Manajemen, team Building, service dan benefit, komunikasi , keamanan kerja, kompensasi dan kesempatan terpadu.

Hal itu, akan mengidentifikasikan dan mengelola proses Organisasi, untuk penciptaan nilai, pencapaian sukses maupun pertumbuhan lembaga / organisasi, terkait kepuasan 3 ( Tiga ) strata Konsumen, yakni : Konsumen langsung *( Immediate Customer )*, Konsumen Antara *( Intermediate Customer )* dan Konsumen akhir *( Ultimate Customer )*., kinerja keuangan, hasil Sumberdaya Insani, Kinerja Operasional, Leadership serta tanggung jawab sosial, untuk kinerja yang umggul *( Performance Excellent )*, dalam menjawab tantangan Strategis. ( Strategic Challenges ), dilandasi oleh LOT/ Level Of Thinking, berupa kemampuan Individu dalam memproses fikiran ( Mind ) dalam penyampaian komunikasi, berdasarkan *belief system* yang tertanam dalam diri seseorang ( tidak ditentukan oleh Academic Level , Status sosial, maupun kapasitas Psikologis ), lebih berdasar pada Core Belief, yang merupakan keyakinan inti yang dibangun dari nilai nilai ( Value ) lingkungan kehidupan, yang terbentuk melalui Interaksi seseorang dengan Orang Tua, lingkungan secara absolut , dimana Personality berevolusi, karena faktor eksistensial, adaptational, replication, abstractional manusia, membangun model berfikir, terkait komunikasi, untuk menghadapi dan mengatasi faktor faktor komunikasi.

Dimulai dengan membuat *Komitmen*, untuk menjadi Champion bagi *Perubahan* dan meyakinkan yang lainnya untuk menjadi mitra champion. Menjadi seorang *Champion*, harus memiliki Courage, mempunyai nyali atau keberanian untuk mengambil Resiko, juga Confidence atau mempunyai kepercayaan diri untuk bicara akan yang benar, Commitment- mempunyai komitmen apa yang mereka lakukan adalah benar, dan ini akan membuat perbedaan
Nilai Prudence, yakni berhati hati dalam memberikan kebijakan dan keputusan, difikirkan secara matang *( dibeuweung – diutahkeun )*, berlanjut Perseverance, yaitu Keteguhan hati untuk terus melangkah dijalan yang sama berulang kali, dengan titik point *Bonum Supponendum Et Malun Probandum.*

=====00000=====

***

Judul: Panton Crematon Anthropos – Dalam Kelola Organisasi di Dunia Kerja Maupun Masyarakat
Penulis: Ernawan S Koesoemaatmadja
Editor: Raka Alvaro Triputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *