MajmusSunda News – Bandung, Senin (03/08/2026) – Bertempat di Aula Sekolah Kartika XIX/2 KPAD Gegerkalong, pada Minggu, 2 Agustus 2026, diadakan kegiatan Penguatan Organisasi DHC BPK 45. Acara dimulai pukul 10.00 WIB dan dibuka oleh Ketua DHC BPK 45, Bapak Nana Suhana, S.E., M.M. Kegiatan dalam rangka penguatan organisasi ini dilaksanakan oleh Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Kota Bandung yang sekretariatnya berada di Jalan Aceh No. 4 dengan Sekretaris Harian Bapak Aceu Jatnika Wijaparaja.
Kegiatan bertema “Penguatan Organisasi Dewan Harian Ranting Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Kota Bandung” ini bertujuan menjalin silaturahmi antara pengurus dan anggota DHC BPK 45 serta DHD BPK 45 untuk saling memberikan semangat juang dalam menjaga perjuangan para pejuang dan menanamkan semangat kejuangan kepada pengurus, anggota, serta masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat rasa nasionalisme dan cinta tanah air bagi generasi muda melalui kegiatan wawasan kebangsaan, seperti penyuluhan, apel, dan bakti sosial.
Dalam kegiatan Penguatan Organisasi DHC BPK 45 tersebut hadir pengurus daerah Bidang Pembudayaan Nilai-Nilai Kejuangan Bangsa Indonesia, yaitu Bapak H. Medi Mahendra, A.P., S.Sos., M.Si. selaku Ketua Bidang, serta Ibu Sri dan Tubagus Adhi selaku anggota.

Dalam kegiatan tersebut, Bapak H. Medi Mahendra, A.P., S.Sos., M.Si. selaku narasumber memberikan semangat untuk tetap berjuang dalam membela negara dengan tetap menjadikan Pancasila sebagai dasar negara. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus diaplikasikan dalam berbagai bidang kehidupan, baik dalam kehidupan beragama, membina dan memperkuat persatuan serta hubungan antarsesama, hingga mewujudkan kesejahteraan rakyat agar tercapai keadilan. Nilai-nilai kejuangan harus terus disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap perjuangan para pejuang pendahulu bangsa, imbuhnya.
Kepemimpinan hari ini, menurut H. Medi Mahendra, A.P., S.Sos., M.Si., belum sesuai dengan harapan rakyat. Pemimpin saat ini dinilainya sudah tidak berhikmat. Esensi berbangsa tidak lagi mengikuti nilai-nilai Pancasila. Konsep berbangsa saat ini dinilai tidak sesuai dengan harapan bangsa yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat, yaitu:
“Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.”

Konsepsi dalam memilih pemimpin yang tidak sesuai dengan sila keempat telah merusak demokrasi di Indonesia. Memilih pemimpin, menurutnya, tidak cukup tanpa melihat jejak perjalanan seseorang serta latar belakang pendidikan sebagai salah satu syarat penting.
Beliau juga berbicara mengenai dunia pendidikan yang kondisinya sangat memprihatinkan. Hak untuk memperoleh pendidikan dinilai semakin sulit. Sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, menjadi kewajiban pemerintah untuk mewujudkan pendidikan yang baik. Tidak boleh ada anak-anak bangsa Indonesia yang tidak mendapatkan pendidikan karena generasi muda merupakan penerus perjuangan bangsa.
Dalam penyampaian materinya, H. Medi Mahendra mengajak seluruh peserta kegiatan organisasi DHC BPK 45 dan Dewan Harian Ranting agar tetap setia kepada Pancasila sebagai dasar negara dan fondasi kehidupan berbangsa serta bersama-sama berdoa demi kebaikan bangsa Indonesia.
Di penghujung acara, Ketua DHC BPK 45, Bapak Nana Suhana, S.E., M.M., memberikan penghargaan berupa sertifikat kepada H. Medi Mahendra, A.P., S.Sos., M.Si. sebagai narasumber.
Minggu, 2 Agustus 2026
Radite, 11 S Pon, Posyandu, 1963 Caka Sunda

Judul: Penguatan Organisasi Dewan Ranting Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Kota Bandung
Penulis: Ambu Rita Laraswati (Ketua Yayasan Sunda13 Buhun, Budayawati, Seniman, Spiritualis, Redaktur Majalah Jakarta, Dewan Redaksi MajmusSunda, Dewan Redaksi Mahkota News)
Editor: Parkah












