Penerapan Teknik Councelling, dalam Meningkatkan Kompetensi Pegawai di Perusahaan/Korporasi

Oleh : Ernawan S Koesoemaatmadja (Guru Toge)

MajmusSunda News, Senin (27/07/2026) – Artikel Berjudul “Penerapan Teknik Councelling, dalam Meningkatkan Kompetensi Pegawai di Perusahaan/Korporasi” ini ditulis Oleh : Ernawan S Koesoemaatmadja/Pensiunan Guru Toge. Penulis merupakan Pinisepuh Pamangku Sunda/ Majelis Musyawarah Sunda, di dunia Industri (Textile,Bank, Perkebunan) pernah menjadi GM.Finance, GM.HRD, dan Direktur HRD di Rumah Sakit. Di dunia Pendidikan pernah menjadi Wakil Rektor bid.Kemahasiswaan &Alumni, Wakil Rektor bid.Sumberdaya dan Legal.

Mentoring, Coaching maupun Councelling sangat dibutuhkan agar Sumberdaya Insani mampu mengimbangi tantangan Perusahaan, terkait lingkungan perusahaan, hubungan.perusahaan, Visi dan tata nilai, komunikasi, perilaku Hukum, tanggung jawab sosial serta strategic planning, seperti halnya : Komunikasi motif sosial dalam mentoring *(David Mc.Clleland )* terkait Perilaku ( behaviour atau ketulusan ), Harapan atau memberi dan menerima jalinan komunikasi, dalam kriteria 3 Komponen Karyawan : Hasrat berkuasa tinggi ( *Need for Power*), Persahabatan Tinggi *(Need for Affiliation )*, serta Ciri karyawan Profesionalisme *( Need for Achievement )*.

Ilustrasi – (Sumber: Koleksi Pribadi)

Secara general mampu mengembangkan dan memanfaatkan Potensinya dalam kesesuaian pada sasaran, strategi organisasi secara terpadu, untuk membangun dan memelihara lingkungan kerja bagi karyawan kondusif, bagi keunggulan kinerja serta pertumbuhan pribadi yang berdasar pada *Explicit Knowledge*, pengetahuan yang terdokumentasi, disimpan dalam database, knowledge base, dokumen dll. maupun hal yang suka terlupakan, yakni *Tacit Knowledge*, pengetahuan yang disimpan dalam kepala masing masing Karyawan/ Sumberdaya Insani, seperti gagasan, Idea, Experience dsb.

Aspek aspek tersebut, untuk memudahkan saran bagi pelaksanaan Training & Development, pengembangan karier, membangun pengetahuan, ketrampilan serta kapabilitas Pegawai. Faktor yang bisa mempengaruhi kesejahteraan, kepuasan dan motivasi karyawan, termasuk penyelesaian masalah, dan keluhan yang efektive, juga faktor keamanan, persiapan karyawan menghadapi perubahan System, Teknologi & Manajemen Organisasi, lingkungan dan kondisi kerja, Empowerment oleh Manajemen, berbagi informasi Manajemen, team Building, Service dan Benefit, komunikasi, keamanan kerja, kompensasi dan kesempatan terpadu.

Tiga (3) arah Teknik Konseling, diantaranya : Eksplorasi, Eksploitasi dan Menciptakan pengetahuan baru, untuk bisa menentukan Menempatkan Orang yang tepat, pada tugas atau jabatan yang tepat serta pada saat yang tepat. ( the Right People, the Right Place, the Right Things ). Mencakup pengendalian diri, semangat dan ketekunan, kemampuan dan memotivasi diri, empaty, serta kecakapan sosial. Memiliki hubungan yang dekat dan hangat, disiplin diri ,*Altruisme*, belas kasih, bijaksana dalam hubungan antar manusia.

Dasar utama adalah kemampuan mengenali perasaan diri sendiri, perasaan orang lain, kemampuan kelola emosi dengan baik, secara efektive menerapkan daya serta kepekaan emosi sebagai sumber energy , informasi, koneksi dan pengaruh yang manusiawi. Membuka hati, Etika, Estetika dan Logika karyawan, inti raihan Councelling dalam mengidentifikasikan dan mengelola proses organisasi, untuk penciptaan nilai, pencapaian sukses maupun pertumbuhan organisasi. Kepuasan pelanggan , kinerja keuangan, hasil Sumberdaya Insani, kinerja operasional, Leadership serta tanggung jawab Sosial , untuk kinerja yang unggul *( Performance Excellence )*, serta menjawab tantangan Strategis *( Strategic Challenges )*.

=====00000=====

***

Judul: Penerapan Teknik Councelling, dalam Meningkatkan Kompetensi Pegawai di Perusahaan/Korporasi
Penulis: Ernawan S Koesoemaatmadja
Editor: Raka Alvaro Triputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *