Perilaku Abnormal, Tidak Terkontrol Keluarga & Lingkungan, Mengganggu Integrasi Personality Manusia

Oleh : Ernawan S Koesoemaatmadja (Guru Toge)

MajmusSunda News, Rabu (22/07/2026) – Artikel Berjudul “Perilaku Abnormal, Tidak Terkontrol Keluarga & Lingkungan, Mengganggu Integrasi Personality Manusia” ini ditulis Oleh : Ernawan S Koesoemaatmadja/Pensiunan Guru Toge. Penulis merupakan Pinisepuh Pamangku Sunda/ Majelis Musyawarah Sunda, di dunia Industri (Textile,Bank, Perkebunan) pernah menjadi GM.Finance, GM.HRD, dan Direktur HRD di Rumah Sakit. Di dunia Pendidikan pernah menjadi Wakil Rektor bid.Kemahasiswaan &Alumni, Wakil Rektor bid.Sumberdaya dan Legal.

*Personality Integration* ini, melingkupi keseluruhan kerjasama yang harmonis, antara pelbagai elemen sistem dalam diri Manusia/ Sumberdaya Insani ( SDI ), maupun antara Sistem dengan Lingkungan . Dari sisi *Psikologis*, bahwa seseorang akan mengalami suatu tingkat Integrasi Kepribadian yang efective, apabila terdapat koordinasi antara Fikiran, Perasaan serta Tindakan, juga bila Individu tersebut terbebas dari *Inner Conflict* atau Conflict bathin yang mengganggu. Juga kalau tidak terbuka, maka tidak mempunyai Integrasi Personal yang baik, seperti *Misalnya*: dilingkungan *Keluarga yang beragama kuat*, diajak ke Pesta hura hura, ikut atau menolak, kalau Ikut bagaimana ? Takut harus minum minuman yang diharamkan Agama.

Ilustasi – (Sumber: Ernawan S Koesoemaatmadja (Guru Toge))

Bila tidak dapat mengatasinya, maka dari pengalaman ini tidak dapat mentransfernya, tetapi apabila Individu/ SDI tersebut mampu menyelaraskan diri secara *Adequat* terhadap lingkungan. *( Well Ajusted Person )*, maka Integration Personalitu dianggap aman, ditinjau dari kematangan dan pertumbuhan pribadi, dibalik ketentuan ataupun kemajuan kelompoknya. *( Group Well Being and Progress)*.

Selama Individu / Sumberdaya Insani tersebut tidak mempunyai *Kelainan*, diantaranya : Kelainan yang didasari oleh pelbagai penyebab *Psychogen*, kelainan kepribadian yang disebabkan oleh Situasi/ kondisi , ataupun kelainan karena *Psychoneurosa*, yang merupakan kelompok besar dan menekan, yang mempunyai gejala yang berbeda satu sama lain *( free floating anxiety, Psychopath/ kelainan karakter, kelainan Viceral Disorder, serta Psycho fisiologis yang autonom termasuk Psychose fungsional.)*.

Kesemuanya tersebut, bila Individu/ SDI kurang teguh dalam pendirian keyakinan, atau keteguhan terhadap *AGAMA* yang diyakini, bisa menjadi kelainan faktor Psychogen, yaitu kelainan kepribadian yang disebabkan oleh Situasi, mengarah kepada reaksi yang traumatis terhadap dinamika Sosial, reaksi terhadap *Catastrophe*, maupun terhadap Stress situasional yang khusus, ataupun *Hypersensitive*, serta mobilisasi emosi yang terus menerus , sehingga menimbulkan kelelahan Fisik & Mental pada dirinya.

Hal itu merupakan kelainan yang didasari oleh sebab sebab Psychogen , diantaranya : Kelainan Kepribadian yang disebabkan oleh situasi, Kelainan karena Psychoneurosa, Kelainan Viceral disorder dan Psycho Fisiologi, Psychose fungsional, selanjutnya adalah *Kelainan Karakter atau Kelainan Kepribadian* adanya kerusakan perkembangan seseorang Individu, secara Sosial tidak diinginkan, tingkah laku yang menetap untuk sebagian besar hidupnya, *Misalnya*: Alkohol, Delinguensi, *Penyimpangan Sexual/ LGBT.*( merupakan perkembangan yang Pathologis didalam Kepribadian Individu ), yang biasanya dimulai pada hubungan antara Orang Tua dan Anak yang salah, menyebabkan seseorang itu menjadi Immature, dan adanya *Distorsi* dalam struktur kepribadian Individu, adanya perasaan tidak adequad, kurang ada toleransi terhadap Stress lingkungan, melihat dirinya sbg seseorang yang tidak adequat, mereka tahu dan merasa punya Kepribadian egosentris, dan adanya hubungan Interpersonal yang terganggu, secara cronis menyadari dirinya, bahwa *dia “Sakit”*.

Pola penyimpangan Sexuil, atau juga Personality disorder ( lebih karakter disorder ), tingkal laku sexuil yang menyimpang sering terjadi pada *Psychose* ataupun kelainan mental yang lain, disini maksudnya adalah terutama yang mempunyai tingkah laku Sexuil yang menyimpang, yang tumbuh dari Perkembangan Sexuil yang *Salah*. Kita hanya teropong satu jenis saja yaitu Homo Sexual / LGBT yang sedang marak, penyimpangan lain tidak kita kupas.
=====00000=====

DATA PENULIS/PERACIK.
===================
A.SAAT DI INDUSTRI.
.Kabag.Produksi, Manager GA & Personalia, Manager Training & Development, General Manager HRD, General Manager Finance & Accounting, Direktur HRD & Adm.
B.TUGAS DI PENDIDIKAN.
. Guru SPG/SGA, Guru di 6 PTS, PTN, SESPIM POLRI. dll.
. Wakil Rektor Bid.Kemahasiswaan & Alumni.
. Wakil Rektor Bid.Kepegawaian, Keuangan dan Hukum/Legal.
C. NON KAMPUS.
. Guru/ Instruktur beberapa BUMD, BUMN, Lembaga Negara.dll.
. Konsultan beberapa Rumah Sakit . ( Surabaya, Malang, Blitar, Banjar.dll ).

—– 00000 —–

***

Judul: Perilaku Abnormal, Tidak Terkontrol Keluarga & Lingkungan, Mengganggu Integrasi Personality Manusia
Penulis: Ernawan S Koesoemaatmadja
Editor: Raka Alvaro Triputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *