Evi Lativah Akan Ngabeberes SDN 154 Citepus Bandung Jadi Lebih Baik Lagi

Evi Lativah
Evi Lativah, S.Pd., M.M., Kepala Sekolah SDN 154 Citepus Bandung

MajmusSunda News – Bandung, Rabu (17/06/2026) – Evi Lativah menegaskan bahwa hasil yang diraih dari sekolah bukan hanya prestasi akademis, nilai rapor, atau ranking, tapi karakter/tabiat juga tak kalah penting, bahkan harus tetap dijaga seumur hidup agar kita berperilaku baik di mana pun berada.

“Saya harapkan para siswa senantiasa menjaga karakter/tabiat, berperilaku yang baik di mana pun berada. Karakter itu paling utama. Sebab, tanpa karakter anak sekarang akan kehilangan arah. Prestasi itu bisa dikejar, tapi kalau pembentukan karakter yang baik susah diraih,” demikian dikatakan Kepala Sekolah SDN 154 Citepus, Evi Lativah, S.Pd., M.M. (50), usai acara “Graduation Day & Celebration Kelas 6 SDN 154 Citepus 2025/2026” yang digelar pada Rabu (10/6/2026) di pelataran sekolah, Jl. Citepus III/Astana Eyang RT 07/RW 10, Kel. Pajajaran, Kec. Cicendo, Kota Bandung, dengan tajuk “Melesat Maju Menuju Masa Depan”.

Selain kepala sekolah, hadir dalam kegiatan tersebut Rida Indriawaty, S.Pd., M.Si. (Pengawas Bina), serta jajaran guru, karyawan, dan para orang tua murid.

“Apalagi di zaman yang tidak baik-baik saja seperti sekarang, di tengah derasnya arus informasi global dan serba digital, demam medsos yang tidak bisa dicegah, karakter anak kian tersingkirkan,” lanjutnya.

Pada satu sisi, anak memang butuh media sosial (internet) untuk menambah pengetahuannya, tapi di sisi lain banyak unsur negatifnya, banyak tontonan yang akan merusak moral generasi muda, mengubah tabiat jadi tidak baik. Jadi, ini jelas membutuhkan bimbingan dan pendampingan serius orang tua.

Evi Lativah

“Jadi jangan senang dulu kalau melihat anak aranteng (asyik) bermain hape (gadget), sebab kita gak tahu apa yang mereka lihat, tonton, dan apa yang dikerjakannya. Apakah akan mencerdaskan atau menjerumuskan ke hal yang negatif,” kata Evi, serius.

Lingkungan dan keluarga juga sangat memengaruhi karakter anak. Kalau anak gaulnya dengan orang yang tidak baik, atau lingkungan sekitarnya kurang baik, tentu anak juga bakal bergajulan. Demikian juga kalau lingkungan keluarganya kurang harmonis, akan memengaruhi tabiatnya, karakternya.

“Jadi yang lebih utama, harus dididik secara baik di rumah oleh orang tuanya. Jangan sampai anak ditekan, dididik keras, tapi orang tuanya sendiri tidak menjadi contoh baik bagi anaknya,” tegas Bu Evi.

Evi Lativah

Jadi ibu kepala berharap para orang tua lebih serius lagi mendidik para putranya. Zaman sekarang, mau anak laki-laki atau perempuan sama-sama susah membentuk karakternya, harus benar-benar sabar dan paham. Contohnya ketika upacara bendera di hari Senin, anak-anak pada asyik ngobrol ketika pembina upacara ngasih wejangan, begitu juga ketika berdoa. Jadi anak perlu dididik kedisiplinan dari hal-hal kecil dulu agar jadi kebiasaan yang baik.

“Ya semoga aja putra-putri ibu semua jadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, dan sukses dunia-akhirat,” demikian harapan dan doa ibu kepala.

Menambah Sarana-Prasarana Sekolah, Ekskul & Kualitas Guru

Evi Lativah yang ditugaskan tanggal 1 April 2026 memimpin SDN 154 Citepus, akan berusaha menata sekolah yang dipimpinnya ke arah lebih baik lagi.

Program ke depannya lebih ke pembentukan karakter dan menambah, mengaktifkan kembali program ekstrakurikuler (ekskul) supaya siswa menjurus ke jalur prestasi dan menjadi peserta lomba-lomba/kejuaraan yang akan membawa nama harum sekolah. Selain itu, meningkatkan kompetensi guru-gurunya, menambah ilmu pengetahuannya yang relevan dengan zaman, ditambah meningkatkan disiplin guru dan siswa.

Selain itu, Evi yang puluhan tahun jadi guru di SD Cipto akan menambah dan mengembangkan sarana-prasarana sekolah. Ia prihatin melihat keadaan sekolah yang puluhan tahun pernah dikunjunginya tatkala mengawas Ebtanas, hingga sekarang tidak berubah sarana dan prasarananya. Hal itu ia buktikan sebagai gerakan awal dengan memperbaiki lantai halaman sekolah (dipelur). Itu juga hasil sumbangan (rereongan door to door ketika rapat) dari orang tua siswa kelas 6.

Evi Lativah

Oleh karena itu, lulusan PGSD UPI tahun 1999 ini berharap pihak Dinas Pendidikan Kota Bandung mendukung niatnya untuk menambah ruangan kelas yang baru dan merehab kelas yang sudah ada, sebab atapnya pada bocor dan kayu kusennya sudah keropos. Khawatir roboh menimpa siswa yang sedang belajar, seperti kejadian di sekolah lainnya.

“Kalau sarana-prasarana sekolah bagus dan kumplit, tentu para siswa, penerus bangsa ini, akan nyaman belajarnya. Kalau saya lihat sekarang, keadaannya memprihatinkan,” demikian kata kepala sekolah yang sebelumnya mengajar puluhan tahun di SDN 016 Dr. Cipto Pajajaran Bandung (Maret 2000–1 Maret 2023) dan tiga tahun memimpin SDN 123 Babakan Priangan Bandung (1 Maret 2023–2026).

Judul: Evi Lativah Akan Ngabeberes SDN 154 Citepus Bandung Jadi Lebih Baik Lagi
Jurnalis: AGP
Editor: Parkah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *