Unpad-Nuraa Center Diresmikan untuk Penguatan Ekonomi Perempuan

Unpad-Nuraa Center
Foto: Erman / Universitas Padjadjaran

MajmusSunda News – Jatinangor, Senin (16/03/2026) – Unpad-Nuraa Center dikembangkan melalui kerja sama antara Universitas Padjadjaran, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Nuraa Women’s Institute. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat pengembangan usaha perempuan melalui program Women Small and Medium Enterprises (SMEs) Unpad–Nuraa Center.

Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani di kantor Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta pada Kamis (12/3/2026).

Penandatanganan dilakukan oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan Bappenas Maliki, Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad Rizky Abdulah, serta Presiden Nuraa Women’s Institute Nurhayati Ali Assegaf.

Acara tersebut juga disaksikan oleh Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy, Wakil Menteri PPN/Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard, Rektor Universitas Padjadjaran Arief S. Kartasasmita, serta Direktur SDGs Center Unpad Zuzy Anna.

“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada Bappenas untuk ikut serta melahirkan entrepreneur baru yang lahir dari pendidikan dan pelatihan dengan wawasan global. Ini akan menjadi sejarah baru kebangkitan entrepreneur perempuan Indonesia,” ujar Menteri PPN/Bappenas.

Rektor Unpad menyampaikan bahwa pihaknya merasa terhormat dipercaya menjalin kolaborasi dengan Bappenas dan Nuraa Women’s Institute.

“Bappenas memiliki peran strategis sebagai arsitek pembangunan nasional yang merumuskan arah pembangunan. Unpad siap mendukung Bappenas dalam menjalankan misi tersebut. Kami menyambut amanah ini dengan komitmen untuk menjalankan program sebaik-baiknya,” ujarnya.

Unpad-Nuraa Center Dorong Pengembangan UMKM Perempuan

Presiden Nuraa Women’s Institute Nurhayati Ali Assegaf menjelaskan bahwa pelaku usaha perempuan masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses peningkatan kapasitas usaha, pemanfaatan teknologi digital, akses pembiayaan, hingga perluasan jaringan pasar.

Menurutnya, pemberdayaan ekonomi perempuan memerlukan pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan.

“Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem pemberdayaan yang lebih kuat,” ujarnya.

Karena itu, kerja sama antara Kementerian PPN/Bappenas, Universitas Padjadjaran, dan Nuraa Women’s Institute melalui pengembangan Women Small and Medium Enterprises (SMEs) Unpad-Nuraa Center dinilai sebagai langkah strategis.

Inisiatif ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai sumber daya dan keahlian untuk mendukung pengembangan kapasitas pelaku usaha perempuan.

“Semoga kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal yang baik dalam memperkuat pemberdayaan perempuan serta mendukung pembangunan ekonomi Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Nurhayati.

Narahubung:
Media Relations
Kantor Komunikasi Publik
Universitas Padjadjaran
Email. humas@unpad.ac.id

Judul: Unpad-Nuraa Center Diresmikan untuk Penguatan Ekonomi Perempuan
Jurnalis: AGP
Editor: Parkah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *