PIT IDAI 2025 Bahas Isu Lingkungan dan Kesehatan Anak di Malang

PIT IDAI 2025
Kiri-Kanan: Ketua Panitia PIT Ke-13 IKA Dr Syamsul Arief, Sp.A(K), MARS, Ketua PP IDAI DR Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp Kardio(K), Ketua IDAI Jawa Timur Prof DR Dr Ahmad Suryawan, SpA, Subs TKPS(K), Sekretaris Umum IDAI DR Dr Hikari Ambara Sjakti, SpA, Subs HemaOnko(K) (Kredit Foto: IDAI)

MajmusSunda News – Malang, Selasa (14/10/2025) – PIT IDAI 2025 atau Pertemuan Ilmiah Tahunan Ilmu Kesehatan Anak ke-13 yang diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) berlangsung pada 12–14 Oktober 2025 di Kota Malang, Jawa Timur. Kegiatan ilmiah terbesar di bidang pediatri ini mengusung tema “Eco-friendly Pediatric Science for Ensuring the Sustainability of Future Generation”, yang menyoroti tantangan kesehatan anak di tengah perubahan lingkungan global.

Acara diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia, termasuk dokter spesialis anak, konsultan, residen, dokter umum, serta praktisi kesehatan. PIT IDAI 2025 menekankan pentingnya integrasi antara kemajuan ilmu kedokteran dan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI, Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K), Subsp Kardio(K), mengatakan, “Banyak masalah kesehatan anak yang berkaitan erat dengan faktor lingkungan, seperti polusi udara dan pencemaran air. Melalui konferensi ‘Go Green’ ini, kami berkomitmen menerapkan praktik ramah lingkungan, memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), serta mencari solusi berkelanjutan demi kesehatan generasi mendatang.”

PIT IDAI 2025 menghadirkan kurasi ilmiah dari 14 Unit Kerja Koordinasi (UKK) dan 9 Satuan Tugas (Satgas) IDAI. Bidang yang dibahas meliputi Alergi Imunologi, Kardiologi, Endokrinologi, Gastroenterologi, Respirologi, Neonatologi, Nutrisi, Hematologi Onkologi, Neurologi, dan lainnya. Satgas IDAI juga aktif membahas isu strategis seperti Imunisasi, ASI, Stunting, HIV, Perlindungan Anak, serta Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim.

Rangkaian kegiatan terdiri atas Pre-Congress Workshops yang mengulas topik seperti Primary Immunodeficiency, Tuberculosis Drug-Resistant, Stunting, dan Puberty Disorders; Simposium Ilmiah Utama yang menyoroti dampak perubahan iklim dan polusi udara; serta Excellent Research Awards (ERA) dan Travel Scholarship Awards (TSA) sebagai bentuk dukungan terhadap riset pediatri di Indonesia.

Ketua Panitia, Dr. Syamsul Arief, Sp.A(K), MARS, menuturkan, “Kami berharap pertemuan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi klinis peserta, tetapi juga menumbuhkan kesadaran untuk menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang sehat bagi anak-anak Indonesia.”

Mengusung semangat ‘Go Green Congress’, PIT IDAI 2025 mengutamakan efisiensi energi dan pengurangan sampah plastik. Teknologi digital diterapkan melalui e-certificate terakreditasi Kemenkes RI dan sistem Face Recognition berbasis aplikasi “Access by KAI” untuk kemudahan peserta.

Dengan semangat inovatif dan kolaboratif, PIT IDAI 2025 menjadi momentum penting bagi komunitas pediatri Indonesia untuk memperkuat jejaring keilmuan, memperbarui wawasan global, dan memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan generasi masa depan.

Judul: PIT IDAI 2025 Bahas Isu Lingkungan dan Kesehatan Anak di Malang
Jurnalis: Asep GP
Editor: Parkah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *