MajmusSunda News – Jatinangor, Selasa (13/10/2026) – Universitas Padjadjaran meresmikan Unpad Skills Hub & Migrant Center melalui penandatanganan prasasti oleh Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Republik Indonesia, Drs. Mukhtarudin, di Bale Rumawat, Kampus Unpad Dipati Ukur, pada Jumat (9/10). Peresmian ini menjadi langkah Unpad dalam mendukung peningkatan kompetensi dan kesiapan calon pekerja migran Indonesia untuk bersaing di pasar kerja internasional.
“Dari hulu ke hilir, Unpad bisa melakukan mulai dari pelatihan, penempatan, hingga setelah penempatan. Purna pekerja migran pun bisa dilatih kembali untuk menjadi entrepreneur-entrepreneur muda,” ujar Menteri P2MI dalam sambutannya.
Unpad Skills Hub & Migrant Center merupakan pusat pelatihan yang terbuka untuk umum, khususnya bagi masyarakat yang ingin mempersiapkan diri untuk bekerja di luar negeri. Fasilitas ini berfokus pada peningkatan keterampilan dan kompetensi calon pekerja migran agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional.
Mukhtarudin menyampaikan apresiasi kepada Unpad yang telah menjadi mitra strategis KP2MI dalam menyiapkan calon pekerja migran Indonesia yang terampil, profesional, berdaya saing global, dan terlindungi. Ia menjelaskan bahwa biaya pelatihan calon pekerja migran yang mencapai sekitar Rp25 juta ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga peserta dapat mengikuti pelatihan secara gratis.
“Harapan saya, Unpad Skills Hub & Migrant Center dapat menjadi pusat layanan one-stop service yang menjembatani dunia pendidikan dengan dunia kerja internasional melalui penguatan informasi terkait kompetensi, pelatihan sertifikasi, penguasaan bahasa asing, hingga pendampingan karier,” ungkap Mukhtarudin.
Sementara itu, Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, menyampaikan bahwa pengembangan Unpad Skills Hub & Migrant Center sejalan dengan visi Unpad untuk menjadi perguruan tinggi yang lebih inklusif. Melalui fasilitas ini, Unpad berupaya memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan dan pelatihan berkualitas tanpa harus terdaftar sebagai mahasiswa Unpad.
“Ini menjadi peluang besar bagi kita semua untuk menyambungkan pelatihan di universitas dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga pada akhirnya dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat dan universitas,” jelas Rektor.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Zahrotur Rusyida Hinduan, Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad, Prof. Rizky Abdulah, jajaran pimpinan Unpad, jajaran pimpinan KP2MI, serta jajaran pimpinan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Ke depan, Unpad juga tengah menyiapkan pengembangan fasilitas pelatihan baru di Jalan Dago, Bandung, yang dilengkapi dengan penginapan, gedung berkapasitas lebih besar, dan laboratorium yang lebih canggih. Fasilitas ini diharapkan dapat memperluas cakupan pelatihan, termasuk bagi tenaga perawat dan tenaga kerja lain yang dibutuhkan di pasar kerja internasional.
Informasi lebih lanjut mengenai program dan jadwal pelatihan Unpad Skills Hub & Migrant Center dapat diakses melalui akun Instagram resmi @unpadskillshub_migrantcenter. (R01)
Narahubung:
Media Relations
Kantor Komunikasi Publik
Universitas Padjadjaran
Nomor Kanal Media Unpad: (081122301380)
Email: humas@unpad.ac.id
Judul: Unpad dan KP2MI Resmikan Skills Hub & Migrant Center, Perluas Akses Pelatihan Calon Pekerja Migran
Jurnalis: Rls/Asep GP
Editor: Parkah












