HAMIDA Bandung Barat Silaturahmi dengan Ketua SEP, Bahas Pemberdayaan Ekonomi Pesantren

Himpunan Alumni Miftahul Huda (HAMIDA) Kabupaten Bandung Barat bersilaturahmi dengan Ketua Serikat Ekonomi Pesantren (SEP), Ustaz Ahmad Tazakka, pada Senin (16/12). Pertemuan ini bertujuan untuk mendiskusikan program pemberdayaan ekonomi pesantren di jaringan HAMIDA Kabupaten Bandung Barat.

Foto Bersama Himpunan Alumni Miftahul Huda (HAMIDA) Kabupaten Bandung Barat dengan Ketua Serikat Ekonomi Pesantren (SEP), Ustaz Ahmad Tazakka (Sumber: MajmusSundaNews)

MajmusSundaNews, Bandung Barat, (16/12/2024) – Himpunan Alumni Miftahul Huda (HAMIDA) Kabupaten Bandung Barat bersilaturahmi dengan Ketua Serikat Ekonomi Pesantren (SEP), Ustaz Ahmad Tazakka, pada Senin (16/12). Pertemuan ini bertujuan untuk mendiskusikan program pemberdayaan ekonomi pesantren di jaringan HAMIDA Kabupaten Bandung Barat.

SEP, yang telah menjadi wadah konsultasi dan kolaborasi bagi pondok pesantren, kali ini mendapatkan kunjungan dari HAMIDA, komunitas alumni pesantren terbesar di Jawa Barat. Dalam suasana penuh keakraban, Ketua SEP Ustaz Ahmad Tazakka menyambut hangat rombongan pengurus HAMIDA KBB.

“Pemberdayaan ekonomi adalah salah satu hal penting yang harus mulai dikelola secara serius di pondok pesantren, terutama jika merujuk pada amanah UU Pondok Pesantren terkait tugas pemberdayaan yang menjadi peran penting pesantren,” ujar Ustaz Ahmad Tazakka.

Foto Bersama Himpunan Alumni Miftahul Huda (HAMIDA) Kabupaten Bandung Barat dengan Ketua Serikat Ekonomi Pesantren (SEP), Ustaz Ahmad Tazakka (Sumber: MajmusSundaNews)

Dalam diskusi tersebut, Ketua Pengurus HAMIDA KBB, Ustaz Agus, menyampaikan bahwa pesantren saat ini sangat membutuhkan pendampingan dan arahan untuk mengembangkan ekonomi. “Kami berharap SEP dapat menjadi mitra yang mendampingi dan memberikan edukasi kepada pihak pesantren, terutama di komunitas HAMIDA KBB, agar tidak tertinggal,” ungkapnya.

Ustaz Ahmad Tazakka juga memaparkan pentingnya penguatan tiga pilar kemandirian pesantren, yaitu:

  1. Pilar Pendidikan melalui lembaga pendidikan yang profesional.
  2. Pilar Ekonomi melalui pembentukan koperasi yang dikelola secara profesional.
  3. Pilar Sosial melalui pembentukan LAZIS untuk mengelola dana umat.

“Ketiga pilar ini akan memperkuat positioning pesantren dalam mewujudkan kemandirian ekonomi,” tegas Ustaz Ahmad Tazakka.

Dalam penutup pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan pertemuan rutin guna membahas kerja sama lebih lanjut. Selain itu, akan dilakukan asesmen potensi dan kebutuhan pesantren di Kabupaten Bandung Barat untuk mendukung program pemberdayaan secara optimal.

***
Judul: HAMIDA Bandung Barat Silaturahmi dengan Ketua SEP, Bahas Pemberdayaan Ekonomi Pesantren
Jurnalis: Ahmad T

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *