MajmusSunda News – Bandung, Senin (21/09/2026) – Tim mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Padjadjaran mengembangkan media filtrasi yang tidak hanya menangkap polutan, tetapi juga membantu mengurainya. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh masyarakat yang terus terpapar berbagai pencemar udara yang dapat berdampak pada kesehatan, termasuk gangguan pada sistem pernapasan.
Tim Bazos Catalyst terdiri atas Mutiara Timur Baginda sebagai ketua, bersama Kartika Siti Nurlaela, Amanda Kaila Eka Yuliyanti, Nayla Chayara Ramadhani, dan Kania Dwi Enda, di bawah bimbingan Prof. Dr. Diana Rakhmawaty Eddy, M.Si.
Melalui pendekatan piezofotokatalitik, tim memanfaatkan kombinasi energi cahaya dan rangsangan mekanik untuk mendorong proses degradasi polutan udara. Salah satu polutan yang menjadi fokus penelitian adalah benzena, senyawa yang dapat berasal dari emisi kendaraan dan aktivitas industri serta telah diklasifikasikan sebagai karsinogen bagi manusia.
“Kami melihat bahwa filter umumnya hanya menangkap polutan. Dari situ muncul pertanyaan, bagaimana kalau polutan yang sudah tertangkap juga bisa diuraikan?” ujar Mutiara.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, tim mengembangkan BAZOS, nanokomposit yang kemudian diaplikasikan pada Carbon Active Fabric (CAF) sebagai media filtrasi. Dengan memanfaatkan stimulus cahaya dan mekanik, media ini dirancang agar tidak hanya menjadi tempat polutan tertahan, tetapi juga dapat mendukung proses penguraiannya.
Pendekatan tersebut menunjukkan hasil awal yang menjanjikan. Dalam pengujian menggunakan benzena sebagai polutan model selama 45 menit, fotokatalisis konvensional mendegradasi sekitar 18 persen. Ketika dikombinasikan dengan rangsangan mekanik melalui pendekatan piezofotokatalitik, degradasi meningkat hingga sekitar 60 persen. Hasil tersebut menjadi dasar bagi tim untuk terus mengembangkan konsep filtrasi aktif sebagai alternatif pengolahan polutan VOC pada fase gas.
Penelitian bertajuk “Nanokomposit Hybrid ZnO/BaTiO3/Sr4Al14O25 Berbasis Piezofotokatalitik pada Media Filtrasi untuk Degradasi Aktif Gas VOCs” ini dilaksanakan melalui Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) 2026 yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Penelitian ini masih terus dikembangkan untuk mengoptimalkan kinerja material dan mengevaluasi kemampuannya dalam menguraikan polutan VOC pada fase gas. Perkembangan penelitian Bazos Catalyst dapat diikuti melalui Instagram dan TikTok @bazos_catalyst serta kanal YouTube Bazos Catalyst. (Rilis oleh Humas FMIPA Unpad/R02)
Narahubung:
Media Relations
Kantor Komunikasi Publik
Universitas Padjadjaran
Nomor Kanal Media Unpad: (081122301380)
Email: humas@unpad.ac.id
Judul: Mahasiswa FMIPA Unpad Kembangkan Filter Aktif untuk Mengurai Polutan Berbahaya
Jurnalis: Rls/Asep GP
Editor: Parkah












