Dukung Ketahanan Pangan, Dispertan Kabupaten Garut Tanam Singkong Seluas 30.000 untuk Bahan Bioetanol

Guna mendukung program ketahanan pangan energi nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo, Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut, Jawa Barat, memanfaatkan lahan marjinal untuk ditanami komoditas singkong sebagai bahan baku bioetanol

Kawasan pertanian di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. (ANTARA/Feri Purnama)

MajmusSunda News Kabupaten Garut, (7/10/2026)- Guna mendukung program ketahanan pangan energi nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo, Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut, Jawa Barat, memanfaatkan lahan marjinal untuk ditanami komoditas singkong sebagai bahan baku bioetanol

“Potensi penanaman ubi kayu atau singkong di Kabupaten Garut diperkirakan seluas 25.000 – 30.000 hektare terutama pada lahan-lahan marjinal yang belum dimanfaatkan secara maksimal,” kata Kepala Dispertan Kabupaten Garut, Ardhy Firdian di Garut, kepada wartawan Rabu, (7/10/2026)

Ia menuturkan pemerintah pusat sedang melakukan pengembangan bioetanol dari bahan baku salah satunya singkong dalam rangka menjaga ketahanan energi nasional.

 

Kabupaten Garut, tutur Ardhy, salah satu daerah yang didorong oleh pemerintah pusat untuk menyiapkan lahan yang siap ditanami komoditas singkong dan jagung.

“Kami masih mempersiapkan lokasi-lokasi yang potensial untuk dikembangkan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *