MajmusSunda News, Kabupaten Tasikmalaya, (26/9/2026)-Kepala SMAN 1 Karangnunggal Dr Lely Qodar menuturkan terpilih menjadi Ketua OSIS dan Ketua MPK serta anggota pengurusnya di SMAN 1 Karangnunggal (Smanka) berjumlah 76, tentu saja melalui seleksi yang ketat dan ada persyaratan yang harus dipenuhi.
Dari jumlah siswa SMAN 1 Karangnunggal 1600 siswa, hanya 76 saja yang terpilih dan bisa dilantik. Perjalanan atau proses seleksi kata Lely, harus melalui tahapan, sesuai dengan juklak dan juknis yang sudah ada dan cukup ketat. Mulai dari persyaratan masa kampanye dan pencoblosan, layaknya pemilihan presiden.
Hal ini dilakukan karena mereka kelak kata Lely disiapkan untuk menjadi calon-calon pemimpin masa depan.
“Jadi yang sekarang dilatik di depan orangtuanya atau walinya masing-masing siswa piliha calon pemimpin masa depan,”kata Lely.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua OSIS dan Ketua MPK masa bakti 2025/2026 (demesioner) yang telah bekerja selama satu tahun.
“Terima kasih semuanya atas dedikasinya untuk SMAN 1 Karangnunggal, semoga kelak kalian semuanya menjadi pemimpin yang amanah an berhasil meraih cita-cita yang diinginkannya,” katanya

Ke depan harap Lely, yang terpilih menjadi pengurus OSIS di SMAN 1 Karangnunggal ada yang menjadi pemimpin paling tidak menjadi Kepala Desa atau Bupati.
Hal senada disampaikan Pembina OSIS SMAN 1 Karangnunggal Dedi. Ia menuturkan Ketua OSIS dan Ketua MPK dan seluruh anggota pengurus OSIS SMAN 1 Karangnunggal periode 2026/2027 bisa mengemban amanah dan menjalankan tugas dengan sungguh dan penuh rasa tanggungjawab.
“Selamat bekerja kepada pengurus OSIS yang baru dan terima kasih kepada pengurus OSIS demisioner atas dedikasinya selama menjalankan tugas selama satu satu tahun,” kata Dedi
Berbeda dengan pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) kepengurusan OSIS di SMAN 1 Karangnunggal dengan SMA di tempat lain, suasana pelantikan dan sertijab serasa digelar seperti di ruang gedung DPR, Sabtu, (26/9/2026).

Agenda pelantikan dan sertijab kepengurusan OSIS di SMAN 1 Karangnunggal sudah menjadi tradisi dan agenda tahunan dilaksanakan seperti layaknya miniatur pelantikan Ketua DPR.
Pelantikan Ketua OSIS baru terpilih periode 2026//2027 Raza Galih Al Aziz dan Ketua Majelis Permusyarawatan Kelas (MPK) Jepri Akmal Fauzan, serta 46 anggota kepengurusan OSIS juga 30 anggota MPK, selain disaksikan oleh Kepala SMAN 1 Karangnungga Dr Lely Qodar dan, Pembina OSIS, Wakasek Kesiswaan dan Wakasek Humas, juga Ketua OSIS dan anggota kepengurusan (demisioner) periode 2025/2026, disaksikan juga oleh orangtua atau wali yang diundang pihak sekolah.
Ada kebanggaan bagi orangtua bisa menyaksikan anak-anaknya terpilih menjadi pengurus OSIS SMAN 1 Karangnunggal masa bakti 2026/2027.
Ketua OSIS SMAN 1 Karangnunggal demisioner Robi Irsadulibad menuturkan sukses untuk Ketua OSIS dan Ketua MPK masa bakti 2026/2027. Ia berharap kepengurusan OSIS yang baru bisa menjalankan amanah ke depan lebih baik lagi.

“Ucapan terima kasih kepada Kepala SMAN 1 Krangnunggal, seluruh guru dan pengurus OSIS masa bakti 2025/2026, terimakasih atas bimbingannya dan bantuannya sehingga progres OSIS 2025/2026 berjalan dengan baik,” kata Robi disela sertijab
Ketua OSIS terpilih Raza Galih Al Aziz menegaskan siap melaksanakan tugas dan amanah yang dibebankan menjadi Ketua OSIS SMAN 1 Karangnunggal masa bakti 2026/2027.
Dalam pidato pertamanya Raza mengajak kepada seluruh pengurus OSIS masa bakti 2026/2027 untuk selalu bekerja sama dan sama kerja untuk lebih meningkatkan kinerja bagi kemajuan SMAN 1 Karangnunggal
Raza menegaskan menjadi pemimpin itu mempunyai tanggungjawab yang besar dan berat. Iapun mensitir sosok seorang pemimpin besar dalam sejarah Islam Umar bin Abdul Aziz.
“Dan saya perlu jelaskan, beliau bukan Umar bin Khattab Radhiyallahu ‘Anhu Umar bin Abdul Aziz hidup jauh setelah Rasulullah SAW dan merupakan khalifah dari Bani Umayyah, yang memimpin sekitar tahun 99 Hijriah atau sekitar tahun 717 Maseh,” tutur Raza di depan pengurus OSIS yang baru dan demisioneri.
Dalam sebuah riwayat, ketika Umar bin Abdul Aziz mengetahui bahwa dirinya akan menerima kepemimpinan, beliau mengucapkan: “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.”

Mengapa?. Karena beliau tidak melihat kepemimpinan sebagai kesempatan untuk berada di atas orang lain. Beliau melihatnya sebagai suatu amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
“Bagi kita yang hari ini baru saja dilantik,mungkin jabatan ini terlihat sebagai sesuatu yang membanggakan. Tetapi mulai hari ini, saya ingin belajar melihatnya dari sisi yang berbeda.
Jabatan bukan hanya tentang kehormatan. Jabatan adalah amanah. Dan amanah berarti ada sesuatu yang harus kita jaga,” tegasnya .
Ada kepercayaan yang harus kita pertanggungjawabkan imbuhnya, ada keputusan yang harus kita pikirkan. Ada orang-orang yang harus kita dengarkan. Dan ada Allah SWT yang pada akhirnya akan meminta pertanggungjawaban kita.
Ai Dini Andriani S.M ibunda Raza Galih Al Aziz saat mendampingi anaknya mengaku sangat bangga anaknya terpilih menjadi Ketua OSIS SMAN 1 Karangnunggal
“Sangat bangga semoga Raza bisa menjalankan tugas dan amanah dengan baik membawa SMAN 1 Karangnunggal lebih maju lagi,” harap Dini












