Diplomasi Budaya Indonesia-Mesir: Rumah Budaya HMA Jadi Jembatan Persahabatan

Rumah Budaya HMA

MajmusSunda News, Bogor, 18/02/2026 – Diplomasi melalui jalur sastra dan budaya terbukti menjadi sarana indah untuk membangun keharmonisan antarbangsa. Semangat ini terlihat jelas saat Pinisepuh Majelis Musyawarah sekaligus Pemilik Rumah Budaya HMA, Halimah Munawir, menerima kunjungan istimewa dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan Mesir, Abdul Mutaiali, MA, M.I.P., Ph.D.

Pertemuan yang berlangsung di Rumah Budaya HMA, Kabupaten Bogor, Puncak, pada Senin (16/2/2026) ini membahas potensi kolaborasi seni budaya untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Mesir.

Dalam sambutannya, Halimah Munawir menyoroti rekam jejak Mesir sebagai negara yang banyak melahirkan sastrawan berkualitas internasional. Ia menyebutkan nama Naguib Mahfouz, sastrawan Mesir peraih hadiah Nobel pada tahun 1988 atas narasi sastranya yang mendalam. Selain sastra, Mesir juga dikenal dengan Cairo Opera House (Gedung Opera Kairo) di Zamalek yang didirikan pada tahun 1988. Pusat seni pertunjukan kelas dunia tersebut menjadi bukti keseriusan Mesir dalam menampilkan opera, balet, dan musik Arab.

“Melihat pencapaian tersebut, sangat penting adanya kolaborasi antara penggiat seni budaya untuk tetap terjaganya harmoni hubungan Indonesia – Mesir. Hubungan ini sesungguhnya telah dibangun sejak masa pemerintahan Presiden pertama RI, Ir. Soekarno,” ujar Halimah.

Halimah berharap sosialisasi yang dilakukan oleh Abdul Mutaiali di Rumah Budaya HMA ini dapat memicu perhatian pemerintah untuk lebih menggalakan “titian muhibah” atau jembatan persahabatan dalam bidang seni budaya. Menurutnya, interaksi ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya saling bersilaturahim untuk mempererat persahabatan serta mempromosikan kekayaan seni budaya kedua negara.

Sebagai seorang pinisepuh Sunda dan penggiat sastra budaya, Halimah menekankan bahwa dukungan terhadap penggiat seni lokal saja tidak cukup. Ia memiliki visi besar agar budaya Sunda dapat dikenal secara global.

“Rasanya sangat perlu bukan hanya mendukung penggiat seni budaya yang ada, melainkan kita juga memiliki keinginan dan ikhtiar agar Sunda Mendunia melalui seni budaya,” tegasnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terciptanya program pertukaran budaya yang lebih konkret antara komunitas seni di Bogor khususnya, dan Mesir pada umumnya, demi terwujudnya diplomasi budaya yang berkelanjutan.

 

*****

Judul: Diplomasi Budaya Indonesia-Mesir: Rumah Budaya HMA Jadi Jembatan Persahabatan

Jurnalis: Asep Zaenal Mustofa/HMA

Editor: A.N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *