Situ Lengkong Panjalu dan Curug Tujuh Cibolang Ciamis Utara, Wisata Alam Instragamable Sajikan Panorama Indah

Curug Tujuh Cibolang Panjalu Ciamis Utara, sudah tidak asing lagi. Keindahan wisata alam yang satu ini sudah menasional. Terbukti dengan banyaknya wisatawan yang berdatangan di akhir pekan dari luar Jawa Barat.

Situ Lengkong Pamjalu sempata dikunjungi Presiden Gusdur, karaena di tengahnya (nusa) ada makam leluhurnya (Foto:Instagram)

 

MajmusSunda News,Kabupaten Ciamis, Senin, (5/10/2026)-Kabupaten Ciamis kaya dengan tempat wisata alam, sungai dan gunungnya. Jika datang ke Ciamis utara jangan lupa datang ke Curug Cibolang dan Situ Lengkong Panjalu. Dua tempat wisata alam ini menyajikan panorama alam yang iindan dan instagramable.

Bagi yang suka healing datang ke Ciamis Utara sok pasti jangan sampai dilewatkan, keindahan alamnya yang mempesona dan elok dengan udara di sekelilingnya yang segar siap menyambut wisatawan

Situ Lengkong

Situ Lengkong Panjalu salah satu satu obyek wisata andalan di Ciamis, Jawa Barat, kerap dikunjungi wisatawan, tidak hanya datang dari Jawa Barat, ada juga yang datang Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan. Bahkan data dari mancanagara seperti wisatawan asal Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura.

Selain memiliki panorama yang indah, di tengah Situ Lengkong terdapat pulau dengan luas sekitar 8 h bernama Cagar Alam Nusa Gede.

Di tempat tersebut terdapat makam leluhur Panjalu. Bagi yang datang ke Situ Lengkong, tidak hanya menikmati alamnya yang indah dengan airnya yang sangat luas. Tapi ada tempat lokasi ziarah wisatawan bisa menyebrang menuju pulau kecil (Nusa Gede)). Konon katanya di di situ tempat disemayamkannya leluhur kerajaan Galuh.

Presiden Abdurahman Wahid yang akrab disapa Gusdur menyempatkan diri berziarah ke tempat tersebut

Sejak Gusdur data berziarah ke sana, hingga kini Situ Lengkong menjadi semakin harum dan terkenal. Juru kunci Nusa Gede Situ Lengkong, Abdul Azis mengatakan, air ‘zamzam’ di Situ Lengkong ini dipercaya dapat memberikan keberkahan.

Namun ini hanya perantara saja, karena seseorang harus tetap istiqomah dengan mencari rida yang Maha Kuasa.

Curug Tujuh Cibolang

Curug Tujuh Cibolang merupakan satu diantara banyak objek wisata alam di Kabupaten Ciamis yang menawarkan banyak keindahan.

Sesuai dengan namanya, curug ini terdiri tujuh lokasi air terjun yang tersebar dan letaknya tidak berjauhan. Bahkan curug 4 dan 5 letaknya berdampingan hanya terpisah kurang lebih 2 meter jaraknya. Pesona keindahan CUntuk bisa masuk ke objek wisata kita wajib membayar tiket. Harganya relatif murah, Rp 7.500 per orang. Itu sudah termasuk asuransi kecelakaan.

Dari gerbang ini penjelajahan dimulai. Ya, dari pintu masuk pengunjung tidak langsung melihat air terjun. Perlu penjelajahan dengan berjalan kaki sekitar 15 menit. Tapi jangan khawatir, sepanjang perjalanan itu kita akan disuguhi panorama alam yang indah.

Legenda Curug Tujuh Cibolang

Sumber air curug ini berasal air Cimantaja menurut Legenda bahwa Cimantaja yang berarti cai mata raja alias air mata raja. Konon dahulu kala ada seorang penguasa atau raja yang pada suatu waktu merasa sangat prihatin melihat keadaan di wilayahnya akibat kemarau panjang.

Air tidak ada dan tanah kering kerontang, sehingga rakyatnya dirundung sengsara berkepanjangan. Sang raja kemudian bertapa untuk memohon supaya diturunkan hujan agar keadaan negerinya pulih seperti sedia kala.

Namun usahanya itu tidak mendapat jawaban dari penguasa alam. Karena tak membuahkan hasil, hati sang raja merasa sedih dan kesedihannya itu membuat sang raja menangis. Saat itulah keajaiban terjadi, air mata raja yang terus turun perlahan-lahan berubah menjadi genangan air jernih dan semakin membesar sehingga membentuk aliran air yang akhirnya terpecah dan jatuh di tujuh buah tebing. Berkat air curug tersebut keadaan wilayah tersebut kembali sejahtera

Curang Cibolang Ciamis wisata alam mempesona dan instagramable (Foto:Instagram)

Curug Tujuh Cibolang Panjalu Ciamis Utara, sudah tidak asing lagi. Keindahan wisata alam yang satu ini sudah menasional. Terbukti dengan banyaknya wisatawan yang berdatangan di akhir pekan dari luar Jawa Barat.

Curug Tujuh Cibolang berada di dalam Kawasan Wana Wisata Curug Tujuh di RPH Panjalu BKPH Ciamis KPH Ciamis.

Luasnya sekitar 40 hektar dan dikelilingi Bukit Ciparang dan Cibolang di kaki Gunung Sawal. Kawasan ini terletak pada ketinggian antara 800-900 m dpl dengan suhu udara berkisar 17-18 C. Untuk menuju ke lokasi ini kita bergerak ke wilayah Ciamis Utara tepatnya di wilayah Kecamatan Panjalu.

Pengunjung dapat mengendarai kendaraan roda empat atau roda dua, untuk mencapai pintu masuk wisata. Jika hendak menggunakan transportasi umum, kita bisa menumpang angkutan umum tujuan Panjalu atau Kawali Ciamis. Dari tepi jalan raya, dilanjutkan dengan menumpang ojek menuju ke pintu masuk Curug Tujuh Cibolang Ciamis Utara.

Rentang penjelajahan jalan kaki dengan kontur menanjak ini tidak akan membosankan. Karena hijau pepohonan yang menyemburkan pasokan oksigen memberikan kesegaran alami khas pegunungan.

Energi yang dikeluarkan akibat berjalan kaki seketika akan terbayar setelah kita dihadapkan pada keindahan air terjun pertama.

Tujuh curug itu memang tidak berdampingan, kita harus mengitari bukit, menapaki jalan setapak mulai dari kaki ke puncak bukit dan kembali lagi. Setiap curug ini memiliki nama yaitu, Curug Satu, Curug Dua, Curug Tiga, Curug Cibolang, Curug Cimantaja, Curug Cileutik dan Curug Cibuluh. Ketujuh curug ini mengalirkan air ke sungai Cibolang dan Cimantaja.

Pengunjung bisa berendam di kubangan yang ada di kaki curug sembari menikmati sensasi berupa “pijatan” jatuhan air yang cukup segar. Keberadaan Curug ini tidak pernah surut sekalipun di musim kemarau. Malah berdasarkan hasil penelitian, air yang mengalir mengandung unsur belerang yang diyakini berkhasiat untuk penyembuhan beberapa penyakit.

Wana wisata ini juga bisa dijadikan tempat untuk camping. Sejumlah organisasi kemahasiswaan, kepecintalaman atau gerakan pramuka kerapkali menggunakan kawasan itu untuk melakukan kegiatan atau pendidikan dasar di alam bebas. Pengelola telah menyiapkan area berkemah atau camping ground. Fasilitas air bersih tersedia, sehingga layak dan aman untuk dijadikan tempat berkemah.

Bahkan di sekitar kawasan ini juga tersedia warung penjual makanan. Pengunjung bisa memesan makanan berat seperti nasi liwet dan lainnya. Makanya kawasan ini cocok bagi kegiatan perkemahan keluarga atau komunitas.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *