MajmusSunda News – Bandung, Sabtu (15/08/2026) – Bertempat di Gedung Yayasan Pusat Kebudayaan, Jalan Naripan No. 7–9, Braga, Kota Bandung, Senin 10 Agustus 2026, pukul 09.00 WIB, dibuka Pameran Lukisan Art Project ke-2 tahun 2026 dengan judul “Embracing The Journey” dengan tema “Merayakan Seni, Mengaspirasi Kehidupan”.

Penyelenggara pameran lukis adalah Komunitas Lingkaran Seni sebagai ketua komunitas dan sekaligus ketua penyelenggara, yaitu Bunda Moya Kamaruddin. Beliau menyampaikan dalam sambutan bahwa pameran ini diikuti oleh para seniman yang tergabung dalam komunitas Lingkaran Seni, peserta kurang lebih 36 seniman lukis. Moya menyampaikan rasa syukur yang sebesar-besarnya karena pameran lukisan “Embracing The Journey” dapat terselenggara dengan baik atas dukungan serta kerja sama yang baik antara beberapa pihak, para sahabat, teman seniman, dan para pendukung sponsor acara pameran lukisan ini.

Pameran lukisan “Embracing The Journey” dibuka oleh mantan Gubernur Jawa Barat, Bapak Riduan Kamil. Beliau sangat mengapresiasi para seniman lukis yang ada di Kota Bandung. Riduan Kamil memukul gong sebanyak tiga kali sebagai tanda pameran lukisan “Embracing The Journey” resmi dibuka dan dalam pidato Riduan Kamil menyampaikan bahwa seni lukis adalah nilai seni yang merupakan hasil inspirasi manusia yang patut dihargai.

Pada kesempatan pameran lukisan “Embracing The Journey”, sebagai kurator Dr. Agus Cahyana, S.Sn., M.Sn., dalam sambutan Agus menyampaikan bahwa pameran lukisan “Embracing The Journey” menempatkan seni lukis tidak hanya untuk dipahami sebagai perpindahan, tetapi sebagai proses mengalami, mengingat, menerima, dan menafsirkan kembali kehidupan. Agus juga menyampaikan peserta seniman lukis yang mengikuti pameran pun sangat variatif dengan ciri khas yang berbeda. Pada pameran lukisan “Embracing The Journey” merupakan kelanjutan dari Unity Bandung Art Project 1 tahun 2024 dan pameran lukisan yang ke-2 ini lebih beragam.
Agus menyampaikan seniman lukis yang bergabung dalam pameran lukisan “Embracing The Journey” adalah 36 peserta seniman lukis, di antaranya Agus Junawan, Ar Soedarto, Asgun, Bambang Harsito, Charsilla, Dadang MA, Dede Prima, DJ. Rachmansyah, Dona MR, Epot, Erwin Budiharto, Farcat, Garuda Wahyu, Gunadiman Haris, Hakim Nur, Hasan Pratama, Heriana, Iyan Rusiana, Lilik Subekti, Mahzyanta, Moya Kamaruddin, Mugi Pangestu, Nadia Iskandar, Nanda Buana, Mdru Multi Lestari, Pega Gunawan, Riszky Rach, R. Sigit Wicaksono, Supritna, Tedy Osman, Uite Sexo, Yanti Sekarjati, Yudhi Ruhayandi, Yusuf Mr, Zaim Rais.

Pameran “Embracing The Journey” lebih beragam, tetapi dapat menghasilkan makna, yaitu suatu kesadaran bersama bahwa karya seni perlu memiliki artistik, daya komunikasi, dan daya hidup yang memungkinkannya terus diapresiasi melampaui ruang dan waktu pameran. Karya-karya dalam pameran memperlihatkan bahasa visual yang luas, realisme, figurasi, deformasi, ekspresionisme, stilisasi, dekoratif, abstraksi, dan kaligrafi. Keragaman tersebut terlihat satu wajah seni lukis kontemporer dalam ekologi seni rupa seniman Bandung.

Ketua penyelenggara Bunda Moya Kamaruddin menyampaikan juga bahwa pameran lukisan “Embracing The Journey” dimulai dari tanggal 10 sampai tanggal 24 Agustus 2026. Diharapkan pameran lukisan yang digelar di Gedung Yayasan Pusat Kebudayaan Kota Bandung ini dapat menjadi tempat wisata seni bagi masyarakat dan sebagai ajang edukasi seni rupa.
Bandung, 14 Agustus 2026.
Sukra, 8k Kliwon, Posya, 1963 Caka Sunda

Judul: Komunitas Lingkaran Seni Menggelar Pameran Lukisan “Embracing The Journey” Braga
Penulis: Ambu Rita Laraswati (Ketua Yayasan Sunda13 Buhun, Budayawati, Seniman, Spiritualis, Redaktur Majalah Jakarta, Dewan Redaksi MajmusSunda, Dewan Redaksi Mahkota News)
Editor: Parkah












