Kongres Kebudayaan Memanggil Putra Nusantara Merajut Kembali Peradaban Nusantara

Oleh: Ambu Rita Laraswati

Kongres Kebudayaan

MajmusSunda News – Malang, Rabu (12/08/2026) – Bertempat di Pendopo Agung Alun-alun Kota Malang, Jalan Merdeka Timur No. 3, Klojen, Jawa Timur, pada Sabtu, 8 Agustus 2026, diadakan Kongres Kebudayaan Nusantara yang berupa kegiatan sarasehan kebudayaan dan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Kongres Kebudayaan dihadiri para pemangku adat, pini sepuh, keraton, tokoh kebudayaan, cendekiawan, dan seluruh elemen bangsa penjaga warisan Nusantara. Kongres tersebut merupakan momen bersejarah untuk menguatkan kembali akar jati diri dan akar budaya Nusantara. Sebuah sarasehan kebudayaan yang diadakan oleh Himpunan Penghayat Kepercayaan dan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Asosiasi Yuris Advokasi Hak Asasi Manusia Jawa Timur.

Sebuah panggilan jiwa memanggil anak bangsa yang peduli pada nilai-nilai kebudayaan tradisional berkumpul dalam spirit kebangkitan dan persatuan. Kondisi bangsa yang perlu untuk dikembalikan nilai kebudayaan untuk menjaga bangsa dan persatuan bangsa.

Kongres Kebudayaan Nusantara dengan tema “Menggali Jejak-Jejak Peradaban Kebudayaan Nusantara Sebagai Fondasi Nilai dan Kearifan Membangun Generasi Bangsa yang Berbudi Pekerti Luhur Menemukan Akar Jati Diri Bangsa dan Memajukan Kebudayaan Nasional di Tengah Peradaban Dunia”. Tema ini merupakan gerbang awal menggali jejak kejayaan peradaban Nusantara yang saat ini anak bangsa perlu untuk mengenal jati diri bangsa.

Acara dibuka dengan pembacaan “Santi Puji” sebagai bentuk doa keselamatan dan tolak bala dan penampilan seni tari dari komunitas dan sanggar tari yang ada di Malang. Acara kongres dilanjutkan dengan sambutan dari ketua pelaksana, yaitu Agung Rizkhi Saifudin A.T., S.H., dilanjut sambutan dari ketua perhimpunan penghayat terhadap Tuhan Yang Maha Esa, yaitu Ir. Hadi Prajoko, S.H., M.H.

Kongres Kebudayaan

Dalam acara kongres digadang-gadang Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon akan datang, tetapi kenyataan tidak dapat hadir. Acara dilanjut dengan tampilannya beberapa narasumber yang menyampaikan makalahnya untuk disampaikan kepada peserta kongres.

Kongres Kebudayaan Nusantara yang memiliki tema Menggali Jejak Peradaban Kebudayaan Nusantara sebagai Fondasi Nilai dan Kearifan Membangun Generasi Bangsa yang Berbudi Luhur. Beberapa peserta kongres, komisi yang sudah dibentuk, dapat memberikan pendapat untuk dijadikan pokok-pokok pikiran yang bisa dimusyawarahkan dan menjadi kepuasan bersama untuk menghasilkan keputusan hasil kongres dari setiap divisi tidak tercapai.

Kongres Kebudayaan Nusantara menjadi ajang silaturahmi antara para budayawan, seniman, dan komunitas, padepokan dari beberapa wilayah yang ada di Indonesia. Setidaknya kongres kebudayaan dapat dijadikan pemantik untuk proses kepedulian pemerintah dan masyarakat kepada budaya leluhur.

Harapan besar kongres ini tidak hanya sekali dilaksanakan dan hasil kongres kebudayaan yang diadakan di Kota Malang dapat juga dilakukan di wilayah lainnya. Kongres pemantik di Malang harus menghasilkan kesepakatan yang benar-benar dapat mengumpulkan aspirasi dan ide tentang kebudayaan Nusantara yang lahir dari setiap pribadi rakyat sebagai praktisi langsung yang terjun dalam masyarakat.

Patikrama

Judul: Kongres Kebudayaan Memanggil Putra Nusantara Merajut Kembali Peradaban Nusantara

Penulis: Ambu Rita Laraswati (Ketua Yayasan Sunda13 Buhun, Budayawati, Seniman, Spiritualis, Redaktur Majalah Jakarta, Dewan Redaksi MajmusSunda, Dewan Redaksi Mahkota News)

Editor: Parkah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *