MAJMUSSUNDA NEWS, Jakarta, Senin (20/07/2026) – Ketua Umum PP ADINKES, Dr. Moh. Subuh, MPPM, membuka kegiatan Pelatihan Manajemen Puskesmas Angkatan 6. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jakarta pada Senin, 20 Juli 2026.
Pada kesempatan tersebut Direktur ADINKES Training Center, Asep Zaenal Mustofa, S.K.M., M.Epid., menyampaikan bahwa pelatihan Manajemen Puskesmas Angkatan 6 ini diikuti oleh 28 orang peserta, terdiri dari: 21 orang dari Puskesmas; 5 orang dari Dinas Kesehatan; 1 orang dari Laboratorium Kesehatan, Pengujian dan Kalibrasi Cianjur, serta; 1 orang dari widyaiswara Upelkes Jawa Barat.
Pelatihan dilaksanakan mulai 20-30 Juli 2026 yang diselenggarakan secara daring dan dikoordinassikan langsung dari Kantor ADINKES Traning Center, ITS Tower Lt 9 Unit 15 & Lt 12 Unit 9, Nifarro Park, Jln. K.H. Guru Amin Kav. 18, Pejaten Timur, Jakarta Selatan.

Asep menyampaikan bahwa setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu melakukan manajemen dan pelayanan kesehatan dengan pendekatan ILP di Puskesmas. Setelah mengikuti pelatihan ini, secara khusus para peserta mampu:
1) Melakukan Kepemimpinan; 2) Melakukan Manajemen Data Puskesmas dan Keluarga Sehat; 3) Melakukan Tata Kelola Keuangan di Puskesmas; 4) Melakukan Manajemen Sumber Daya; 5) Melakukan Manajemen Upaya Kesehatan Masyarakat; 6) Melakukan Manajemen Pemberdayaan Masyarakat; 7) Menjelaskan Manajemen Mutu, dan; 8) Melakukan Manajemen Puskesmas.
Menurut Asep, pembelajaran jarak jauh ini juga mendukung peserta untuk lebih aktif mencari informasi secara mandiri, “Setelah mengikuti pelatihan, peserta berperan sebagai penanggung jawab Manajemen Puskesmas di wilayah kerjanya masing-masing. Dalam melakukan perannya, peserta memiliki fungsi mengintegrasikan Layanan Primer (ILP).”
Ketua Umum PP ADINKES, Dr. Moh. Subuh, MPPM dalam sambutannya menyampaikan beberapa pesan penting untuk peserta pelatihan. Menurutnya, Puskesmas merupakan unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggung jawab terhadap pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya.

“Puskesmas mempunyai tugas melaksanakan kebijakan kesehatan, menyelenggarakan pelayanan kesehatan primer dan mengoordinasikan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan/atau patiatif dengan mengutamakan promotif dan preventif untuk mewujudkan wilayah kerja yang sehat dengan masyarakat yang berperilaku hidup sehat, mudah mengakses pelayanan kesehatan bermutu, hidup dalam lingkungan sehat dan memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya, baik individu, keluarga, kelompok, maupun masyarakat,” ungkap Subuh.
Subuh berharap para peserta yang mengikuti pelatihan ini yang bekerja di Puskesmas dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat, melaksanakan tata kelola pelayanan kesehatan primer di Puskesmas yang terintegrasi melalui sistem klaster, yaitu:
1) Manajemen Puskesmas; 2) Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak; 3) Pelayanan Kesehatan Usia Dewasa dan Lansia; 4) Penanggulangan Penyakit Menular dan Kesehatan Lingkungan, dan; 5) Buku 5: Lintas Klaster.
“Dengan Pelatihan hari ini adalah ikhtiar moral sekaligus profesional. Kita hadir bukan hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi untuk membawa perubahan nyata dalam pelayanan Kesehatan primer,” ujar Subuh.
Selanjutnya Ketua Umum PP ADINKES tersebut mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pelatihan ini sebagai momentum perubahan.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pelatihan ini sebagai momentum perubahan: dari sekadar prosedur menjadi budaya kerja, dari sekadar kewajiban menjadi panggilan hati.” pungkas Subuh.
***
Judul: Ketua Umum PP ADINKES Buka Pelatihan Manajemen Puskesmas Angkatan 6
Jurnalis: Asep Zaenal Mustofa (AZM)
Editor: Jumari Haryadi












