Asia Africa Festival 2026: Before the First Word – The Journey to the Stage

Setiap perjalanan menuju panggung sesungguhnya dimulai jauh sebelum kata pertama diucapkan.

Asia Africa Festival 2026

MajmusSunda News – Bandung, Senin (13/07/2026) – Asia Africa Festival 2026 menjadi perjalanan yang saya rekam menuju panggung Opening Ceremony Asia Africa Festival 2026 di Gedung Merdeka, Bandung, ketika saya mendapat kehormatan menyampaikan Special Address dalam forum yang dihadiri para menteri, duta besar, serta perwakilan negara-negara Asia dan Afrika.

Bagi saya, perjalanan ini bukan sekadar menuju sebuah panggung. Ini adalah pengingat bahwa inklusi berarti memastikan setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi, memimpin, dan ikut membentuk masa depan bersama.

Hari ini, saya melangkah ke panggung bukan hanya membawa cerita sebagai seorang difabel, tetapi juga membawa perspektif yang lahir dari pengalaman hidup, perspektif yang saya percaya perlu menjadi bagian dari percakapan dan kebijakan publik untuk membangun masa depan Asia–Afrika yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Tujuh puluh satu tahun yang lalu, Gedung Merdeka menjadi saksi lahirnya Bandung Spirit, sebuah semangat solidaritas yang menginspirasi dunia untuk membangun masa depan bersama.

Hari ini, semangat itu tetap relevan. Di tengah krisis iklim, ketimpangan sosial, dan pesatnya transformasi teknologi, kita diingatkan bahwa tidak ada satu negara, satu sektor, atau satu komunitas yang mampu menjawab tantangan abad ke-21 sendirian. Masa depan hanya dapat dibangun melalui kolaborasi yang melibatkan semua pihak tanpa meninggalkan siapa pun.

Naskah lengkap pidato Connected Asia–Africa Futures: Renewing the Bandung Spirit Through People-to-People Solidarity dapat diakses di Progressive Insights: https://tinyurl.com/9xmy9v55.

#AsiaAfricaFestival2026 #BandungSpirit #GreenSpirit #PeopleToPeople #ClimateAction #SocialInclusion #InclusiveDevelopment #SustainableCities #NoOneLeftBehind

Farhan Helmy

Judul: Asia Africa Festival 2026: Before the First Word – The Journey to the Stage
Penulis: Farhan Helmy, President DILANS Indonesia
Editor: Parkah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *