Rakerkesnas IV Ikkesindo: Ikkesindo Siap Meningkatkan Peran untuk Mendukung Transformasi Kesehatan Berkelanjutan Menghadapi Tantangan Global

Liputan Khusus MajmusSunda News

Foto bersama para peserta Rakernas IV Ikkesindo di Bapelkes Kementerian RI Semarang - (Sumber: AZM)
Foto bersama para peserta Rakernas IV Ikkesindo di Bapelkes Kementerian RI Semarang - (Sumber: AZM)

MAJMUSSUNDA NEWS, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/06/2026) – Ikatan Konsultan Kesehatan Seluruh Indonesia (IKKESINDO) mengadakan Rapat Kerja Nasional IV (Rakernas IV), pada hari  Sabtu dan Minggu, 19-20 Juni 2026, bertempat di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kementerian Kesehatan RI Semarang, Jln. Pahlawan No. 1 Semarang.

Rakerkesnas IV ini, dilaksanakan secara luring dan daring yang diikuti, lebih dari 300 orang peserta, dari pengurus pusat maupun 16 pengurus wilayah.

Sambutan Ketua Umum IKKESINDO, Brigjen (Purn) Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS. - (Sumber: AZM)
Sambutan Ketua Umum IKKESINDO, Brigjen (Purn) Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS. – (Sumber: AZM)

Drs Sulistiono, S.K.M., M.Sc. selaku Ketua Panitia Rapat Kerja IV, menyampaikan bahwa pada acara hari ini, merupakan hari puncak dari rangkaian rakernas yang dilakukan sejak Bulan Mei 2026, sejak ditetapkan Keputusan Ketua Umum Ikatan Konsultan Kesehatan Indonesia Nomor. 058/SK/IKK/13.03/2026 tentang Penyelenggaraan dan Pembentukan Panitia Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Konsultan Kesehatan Indonesia (IKKESINDO) yang ditetapkan tanggal 13 Maret 2026.

Drs Sulistiono, SKM, M.Sc. selaku Ketua Panitia Rapat Kerja IV Ikkesindo sedang menyampaikan laporannya - (Sumber: AZM)
Drs Sulistiono, S.K.M., M.Sc. selaku Ketua Panitia Rapat Kerja IV Ikkesindo sedang menyampaikan laporannya – (Sumber: AZM)
Suasana Rakernas IV Ikkesindo - (Sumber: AZM)
Suasana Rakernas IV Ikkesindo – (Sumber: AZM)

Rangkaian Kegiatan rapat Kerja Nasional IV IKKESINDO  terdiri dari : 1) Pra Rakerkesnas yang telah dilaksanakan pada  tanggal 23 Mei 2026; 2) Rapat Kerja Nasional yang dilaksanakan tanggal 19 Juni 2026; 3) Inagurasi FCHMC yang akan diselenggarakan bersamaan dengan pembukaan Seminar Ilmiah Nasional pada tanggal 20 Juni 2026; dan 4) Kegiatan Ilmiah Nasional Tahun 2026.

Adapun Kegiatan Ilmiah yang dilaksanakan meliputi: 1) Seminar Ilmiah Nasional pada tanggal 20 Juni 2026; 2) Webinar Sunday Executive Forum 2026, Jakarta 14 Juni 2026 – Daring – dengan penanggung jawab Dr. drg. Pradnya Paramita MARS;

Pembacaan doa oleh Asep Zaenal Mustofa
Pembacaan doa oleh Asep Zaenal Mustofa – (Sumber: AZM)

3) Workshop: “Rapid Policy Brief Development for Health Policy in GRC Context”, Bapelkes Semarang, 18 Juni 2026 – Luring  dengan penanggung jawab Dr. Donald Pardede, MPPM; 4) Penyusunan Perencanaan SDM Kesehatan Berbasis Pendekatan Institusi, Semarang, Juni 2026  dengan penanggung jawab Dr Galih Endaradita M MARS Sp FM;

5) Workshop Feasibility Study, Jakarta, 27 – 28 Juni  2026  – Luring dengan penanggung jawab Dr. Putri Yoen Aulia, MARS; 6) STARKES sebagai Fondasi Tata Kelola Mutu Rumah Sakit, Semarang 29 Juni 2026 – daring/luring Dr. Daryo Soemitro SpBS

Pada Rakernas ini dilakukan pengesahan terkait dengan hasil pembahasan komisi-komisi yang telah dilakukan sebelum Rakernas ini dilakukan, yakni: 1) Komisi I: Tata Kelola Organisasi, memperkuat organizational agility melalui struktur yang efisien; 2) Komisi II: Evaluasi Kegiatan 2025 & Rencana Kerja 2026/2027, menjamin keberlanjutan program lintas tahun;

3) Komisi III: Sinergitas Pusat dan Wilayah serta Kemitraan, membangun stakeholder synergy yang luas; 4) Komisi IV: Keuangan & Pajak, memastikan transparansi dan ketahanan fiskal di tengah pengetatan anggaran kesehatan.

5) Komisi V: FCHMC, fokus pada pengembangan standar kualifikasi konsultan manajemen.; dan Komisi VI: LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi), krusial untuk memastikan praktisi kesehatan Indonesia memenuhi standar kompetensi global.

Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS. Selaku Ketua Umum IKKESINDO, menyampaikan ucapan kepada seluruh panitia atas terselenggaranya Rakernas ini dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir baik secara Luring maupun daring.

Supriantoro berpesan setelah penyampaian hasil sidang komisi ini agar dijadikan pedoman untuk kemajuan organisasi Ikkesindo ini.

“Selanjutnya perlu penguatan di berbagai bidang, peningkatan sinergi pusat dan daerah dan meningkatkan kemitraan, untuk kemajuan Ikkesindo. Untuk anggaran kita mengutamakan akuntabel dan transparansi,” ujar Suriantoro.

Selanjutnya Supriantoro menyampaikan, untuk selalu memelihara kompentensi Konsultan kesehatan dengan meningkatan peran LSP dan penguatan Asesor Kompetensi, dan pada hari kedua Rakernas ini akan dilakukan pengukuhan para Fellow Certified Health Management Consultant (FCHMC).

“Penting untuk dicatat bahwa inagurasi ini bukanlah pelantikan pengurus organisasi, melainkan pengukuhan gelar profesional bagi para pakar manajemen kesehatan yang telah memenuhi standar kompetensi tertinggi,” ujar Supriantoro.

Sementara itu drg. Naydial Roesdal, MScPH FICD selaku Ketua Komite FCHMC dalam memandu pembacaan ikrar, memberikan bobot moral pada prosesi ini. Ikrar tersebut bukan sekadar janji, melainkan kontrak profesional untuk menjaga integritas manajemen kesehatan di Indonesia.

Prof. dr. Ascobat Gani, MPH., Dr.PH. Guru Besar Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia yang juga  selaku Pembina Ikkesindo menyampaikan bahwa Sistem kesehatan Indonesia saat ini sedang berada di titik nadir yang menentukan.

Prof. dr. Ascobat Gani, MPH., Dr.PH. Guru Besar Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia sedang menyampaikan paparannya - (Sumber: AZM)
Prof. dr. Ascobat Gani, MPH., Dr.PH. Guru Besar Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia sedang menyampaikan paparannya – (Sumber: AZM)
uasana Rakernas IV Ikkesindo - (Sumber: AZM)
uasana Rakernas IV Ikkesindo – (Sumber: AZM)

Di satu sisi, pemerintah tengah memacu agenda “6 Pilar Transformasi Kesehatan”—mulai dari layanan primer hingga ketahanan kesehatan. Namun, data objektif dari Riskesdas 2013, 2018, hingga SKI 2023 menunjukkan realitas yang pahit: indikator kesehatan nasional kita cenderung stagnan selama satu dekade terakhir.

“Kita sedang terjebak dalam ‘turbulensi lingkungan strategis’ di mana beban penyakit lama belum tuntas, sementara ancaman baru terus bermunculan,” ujar Ascobat Gani.

Prof. Ascobat Gani (kanan) bersama Asep Zaenal Mustofa, Humas Rakernas IV Ikkesindo (kiri) - (Sumber: AZM)
Prof. Ascobat Gani (kanan) bersama Asep Zaenal Mustofa, Humas Rakernas IV Ikkesindo (kiri) – (Sumber: AZM)

Menjurut Ascobat Gani momentum Rakernas Ikkesindo ini sangat penting, karena saat terjadinya tantangan turbulensi lingkungan strategis nasional/global, untuk itu diharapkan pada Rakernas ini: 1) peserta kaya dengan pengetahuan  dan pengalaman; 2) diskusi dan sharing pengalaman; dan 3) pikiran yang diperdepatkan akan menghasilkan konsep dan gagasan yang memperkaya  rencana kerja ke depan.

***

Judul: Rakerkesnas IV Ikkesindo: Ikkesindo Siap Meningkatkan Peran untuk Mendukung Transformasi Kesehatan Berkelanjutan Menghadapi Tantangan Global
Jurnalis: Asep Zaenal Mustofa (AZM)
Editor: Jumari Haryadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *