Keberadaan Dewan Pakar DPN HKTI 2025-2030

oleh: Ir. Entang Sastraatmadja

MajmusSunda News, Kolom OPINI, Jawa Barat, Selasa (18/11/2025) – Artikel dalam Kolom OPINI berjudul “Keberadaan Dewan Pakar DPN HKTI 2025-2030” ini ditulis oleh: Ir. Entang Sastraatmadja, Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat dan Anggota Forum Dewan Pakar Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, Majelics Musyawarah Sunda (MMS).
     Dewan Pakar adalah sebuah badan atau kelompok yang terdiri dari individu-individu yang memiliki keahlian dan pengalaman di bidang tertentu. Mereka memberikan saran, nasihat, dan rekomendasi kepada organisasi atau lembaga yang membentuk dewan tersebut.
Ir. Entang Sastraatmadja, penulis – (Sumber: tabloidsinartani.com)
     Tujuan Dewan Pakar adalah:
– *lMemberikan saran ahli. Dewan Pakar memberikan saran dan rekomendasi berdasarkan keahlian dan pengalaman mereka.
– Meningkatkan kualitas keputusan. Dengan adanya saran dari ahli, organisasi dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan berkualitas.
– Mengantisipasi masalah. Dewan Pakar dapat membantu organisasi mengantisipasi masalah dan menemukan solusi.
     Dewan Pakar dapat dibentuk oleh berbagai organisasi, seperti perusahaan, lembaga pemerintah, atau organisasi non-profit. Anggota Dewan Pakar biasanya dipilih berdasarkan keahlian dan reputasi mereka di bidang tertentu.
     Beberapa cara agar Dewan Pakar bisa optimal dalam melaksanakan tugas utamanya :
– Definisi Tujuan yang Jelas. Pastikan tujuan dan lingkup kerja Dewan Pakar didefinisikan dengan jelas dan disepakati oleh semua pihak.
– Pemilihan Anggota yang Tepat. Pilih anggota Dewan Pakar yang memiliki keahlian dan pengalaman yang relevan dengan tujuan dan kebutuhan organisasi.
– Komunikasi yang Efektif. Pastikan komunikasi yang efektif antara anggota Dewan Pakar, manajemen, dan stakeholder lainnya.
– Sumber Daya yang Memadai. Pastikan Dewan Pakar memiliki sumber daya yang memadai, seperti waktu, anggaran, dan akses ke informasi yang relevan.
– Evaluasi dan Pemantauan. Lakukan evaluasi dan pemantauan secara teratur terhadap kinerja Dewan Pakar untuk memastikan bahwa mereka memenuhi tujuan dan kebutuhan organisasi.
– Kemerdekaan dan Objektivitas. Pastikan Dewan Pakar memiliki kemerdekaan dan objektivitas dalam memberikan saran dan rekomendasi.
– Kolaborasi dan Kerja Sama. Dorong kolaborasi dan kerja sama antara anggota Dewan Pakar dan stakeholder lainnya untuk memastikan bahwa saran dan rekomendasi yang diberikan relevan dan efektif.
     Dengan demikian, Dewan Pakar dapat menjalankan tugasnya secara optimal dan memberikan manfaat yang signifikan bagi organisasi. Lalu, apa yang diketahui dengan Dewan Pakar HKTI ? Dewan Pakar HKTI 2025-2030 adalah sebuah badan yang terdiri dari individu-individu ahli di bidang pertanian dan terkait lainnya, yang bertujuan memberikan saran dan rekomendasi kepada kepengurusan HKTI dalam pengambilan keputusan dan pengembangan organisasi.
      Berdasarkan informasi yang ada, susunan Pimpinan Dewan Pakar HKTI 2025-2030 adalah sebagai berikut :
– Ketua Dewan Pakar Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Jafar Hafsah
– Wakil Ketua Dewan Pakar Ir. Hj. Delima Hasri Azahari, MS., Ph.D.
– Sekretaris Dewan Pakar Ir. Nandra Djajantya Dwaputra

Anggota:
Dr. Ir. Ali Jamil, M.P., Ph.D.
Prof. Dr. Agus Pakpahan
Prof. Dr. Budi Mulyanto
Dr. Ririt Yuniar
Prof. Dr. Kaman Nainggolan
Dr. Jhony Sugiarto
Ir. Arif Pasha
Dr. Ir. Rukun Santoso, M.S
Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi.,
Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin,
Ir. Entang Sastraatmadja
Prof. Dr. Edi Slamet Irianto, SH.,
Ir. Krisman Pasaribu
KH. Fakhrurrozi Abdullah, M.S
Drs, H. Guntur Sasono,, M.S
Prof. Arsyad Muhammad
Dr. Daniel Johan, SE., M.M
Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri,
Dr. Drs. Andrianus Asia Sidot,
Dr. H. Abdul Kharis ALmasyhari,
Guntur Subagja

     Mencermati nama-nama yang ditetapkan sebagai Dewan Pakar DPN HKTI 2025-2030, sebetulnya bukan sosok baru dalam dunia pertanian dan perikanan. Sebut saja yang jadi pimpinannya adalah nama-nama yang sudah malang melintang di dunia pertanian. Mohammad Jafar Hafsjah dikenal sebagai birokrat yang tumbuh dan besar di Kementerian Pertanian RI yang kemudian bergeser menjadi politisi handal.
     Begitu pun dengan Delima Hasri. Dirinya cukup lama meniti karir di Kementerian Pertanian. Bung Nandra dikenal sebagai dosen di IPB University yang banyak menggekuti dunia peternakan. Selain itu di kalangan para anggotanya pun sangat banyak nama-nama beken yang selama ini sudah dikenal masyatakat, karena kepakaran dan kecintaannya terhadap kemajuan dunia pertanian dan petani.
     Bangsa ini tentu sudah sangat mengenal siapa Ali Jamil. Lalu Agus Pakpahan. Selanjutnya Budi Mulyanto. Ada Kaman Nainggolan. Kemudian Dedi Nursjamsi.  Ada Rokhmin Dahuri. Tak ketinggalan ada Ali Mochtar Ngabalin. Dan nama-nama lain yang kehadirannya dalam panggung politik pertanoan, tidak oerlu lagi diragukan keberadaannya.
     Keberadaan Dewan Pakar DPN HKTI untuk 5 tahun ke depan, kini telah dikukuhkan. Nama-nama beken telah tercantum dalam struktur kepengurusannya. Kita percaya, mereka akan memberikan kinerja terbaiknta bagi kemajuan dan perkembangan pertanian nasional. Mereka tentu akan berjuang keras untuk melakukan percepatan swasembada pangan seperti yang dicanangkan Presiden Prabowo.
     Mari kita tunggu kiprah terbaiknya.

***

Judul: Keberadaan Dewan Pakar DPN HKTI 2025-2030
Penulis: Ir. Entang Sastraatmadja
Editor: Jumari Haryadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *