MajmuSunda News, Jumat, (16/10/2026)-Nabi Yusuf AS usai menerangkan tabir mimpi di depan Raja Mesir, lalu Nabi Yusuf melakukan langkah-langkah yang harus dipersiapkeun menghadapi 7 tahun paceklik.
Setelah menjelaskan langkah yang harus dilakukan selama tujuh tahun masa subur, Nabi Yusuf AS memperingatkan bahwa masa sulit akan datang sesudahnya.
Allah SWT berfirman dalam Surah Yusuf ayat 48:
ثُمَّ يَأْتِي مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ سَبْعٌ شِدَادٌ يَأْكُلْنَ مَا قَدَّمْتُمْ لَهُنَّ إِلَّا قَلِيلًا مِمَّا تُحْصِنُونَ
Artinya: “Kemudian setelah itu akan datang tujuh (tahun) yang sangat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya, kecuali sedikit dari apa (bibit gandum) yang kamu simpan.” (QS Yusuf: 48).
Ayat tersebut menjelaskan bahwa masa paceklik akan berlangsung selama tujuh tahun dan menghabiskan sebagian besar persediaan yang telah dikumpulkan sebelumnya. Karena itulah, persiapan pada masa subur menjadi sangat penting.
Nabi Yusuf AS juga menyampaikan kabar bahwa setelah masa paceklik berlalu, akan datang tahun ketika masyarakat kembali memperoleh pertolongan dan hasil pertanian.
Allah SWT berfirman dalam Surah Yusuf ayat 49:
ثُمَّ يَأْتِي مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ عَامٌ فِيهِ يُغَاثُ النَّاسُ وَفِيهِ يَعْصِرُونَ
Artinya: “Setelah itu akan datang tahun, di mana manusia diberi hujan (dengan cukup) dan pada masa itu mereka memeras (anggur).” (QS Yusuf: 49).
Nabi Yusuf AS mengatakan kepada sang raja bahwa setelah masa paceklik akan datang tahun yang penuh dengan kebahagiaan. Tahun saat manusia mendapatkan karunia dengan banyaknya tanaman yang tumbuh dan melimpahnya air serta tumbuhan anggur-anggur yang mereka tanam.












