Gelandang Persib Optimistis Indonesia Bisa Kalahkan Thailand, Dedi: Mematahkan Mitos  Runner-Up

Dedi menilai penampilan solid Indonesia di laga sebelumnya menghadapi Bangladesh sebagai modal penting untuk tampil percaya diri di partai final.

Pesepak bola Persib Bandung Dedi Kusnandar (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persita Tangerang Irsyad Maulana (kiri) saat pertandingan Liga 1 2023/2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (15/4/2024). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

 

MajmusSunda News, Jakarta, (4/10/2026)- Gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar optimistis timnas Garuda Indonesia bisa mengalahkan  timnas Thailand pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026)).

 

Dikutip dari laman resmi Persib, Sabtu (3/10/2026), Dedi menilai penampilan solid Indonesia di laga sebelumnya menghadapi Bangladesh sebagai modal penting untuk tampil percaya diri di partai final.

 

Pada babak penyisihan grup, Indonesia berhasil lolos dramatis ke partai final setelah mengemas kemenangan 9-2 atas Bangladesh sehingga menempati posisi pertama Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, unggul produktivitas gol dari Malaysia di tempat kedua.

 

Ia  menilai bahwa seluruh pencinta sepak bola nasional patut bersyukur dan optimistis menatap duel krusial yang mempertemukan Indonesia dengan Thailand.

 

Dedi juga mendoakan Tim Nasional Indonesia meraih hasil maksimal di final FIFA ASEAN Cup 2026 dan momentum melaju ke partai puncak ini dinilainya sebagai kesempatan emas bagi Skuad Garuda untuk mengukir sejarah baru sekaligus memutus mitos lama yang melekat pada sepak bola tanah air.

 

“Pasti ini kabar bagus buat persepakbolaan Indonesia. Apalagi kita tahu Timnas sering disebut ‘raja runner-up’. Ini kesempatan Indonesia untuk membuktikan bahwa Indonesia bisa membuat sejarah dan menjadi nomor satu di ASEAN,” kata Dedi.

 

Pemain asal Jatinangor itu menambahkan perjalanan Indonesia sejauh ini memberikan sinyal positif dan diharapkan dapat dituntaskan melalui kemenangan kontra Thailand.

 

“Ya pastinya, melihat komposisi pemain dan melihat pertandingan terakhir melawan Bangladesh, kita harus optimistis. Ini kesempatan untuk mematahkan mitos sebagai runner-up dan saatnya menjadi yang nomor satu di ASEAN,” kata Dedi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *