Poltekkes Kemenkes Bandung Wisuda 1.354 Orang, Siap Bersaing sebagai Tenaga Kesehatan Berkualitas di Dalam dan Luar Negeri

Direktur Poltekkes Kemenkes Bandung, Dr. Pramita Iriana, S.Kp., M.Biomed., memimpin langsung prosesi Wisuda Gelombang II Poltekkes Kemenkes RI Bandung.

MajmusSunda News – Bandung, Jumat (02/10/2026) – Direktur Poltekkes Kemenkes Bandung Dr. Pramita Iriana, S.Kp., M.Biomed., memimpin langsung prosesi Wisuda sebanyak 1.354 orang wisudawan pada hari Rabu, 30 September 2026, di Sasana Budaya Ganesha (SABUGA), Jl. Tamansari No. 73, Bandung.

Poltekkes
Wisudawan Gelombang II Poltekkes Kemenkes RI Bandung

Wisuda dihadiri dr. Yuli Farianti, M.Epid., Direktur Jenderal Sumber Daya (SDM) Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dan dr. Raden Vini Adiani Dewi, M.MRS., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, serta tamu undangan dari satuan kerja serta organisasi profesi kesehatan.

Poltekkes
Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan Kemenkes RI, dr. Yuli Arianti, M.Epid., saat memberikan sambutan pada Wisuda Poltekkes Kemenkes RI Bandung.

Hadir pula para direktur-direktur sebelumnya, yakni drg. Sri Artini, M.Pd. (2001–2010); Drs. Sutikno, M.Kes. (2010–2014); keluarga almarhum Ir. Osman Syarief, MKM (2014–2022); dan Dr. Pujiono, SKM., M.Kes. (2022–2025).

Prosesi Wisuda
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dr. Raden Vini Adiani Dewi, M.MRS., saat memberikan sambutan pada Wisuda Poltekkes Kemenkes RI Bandung.

Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Bandung, sebagai salah satu institusi pendidikan kesehatan di bawah naungan Kementerian Kesehatan, melaksanakan Wisuda Gelombang II pada tanggal 30 September 2026 ini, melaksanakan Prosesi Wisuda, Angkat Sumpah, pelantikan, dan Sumpah Profesi sebagai Tenaga Kesehatan yang dihadiri oleh Ketua Organisasi Profesi yang ada di Jawa Barat, Tahun Akademik 2025/2026.

Ketua Senat sekaligus Direktur Poltekkes Kemenkes RI Bandung Dr. Pramita Iriana, S.Kp., M.Biomed., memimpin langsung prosesi Wisuda, Angkat Sumpah Lulusan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Bandung dan Sumpah Profesi sebagai Tenaga Kesehatan.

Prosesi Wisuda
Doktor (Kesling) Elanda Fikri, Wakil Direktur I Poltekkes Kemenkes RI Bandung, menyampaikan laporan selaku Ketua Panitia Wisuda Poltekkes Kemenkes RI Bandung.

Pada Wisuda Gelombang II ini, sebanyak 1.354 orang wisudawan yang dilantik, terdiri dari 698 wisudawan prodi diploma tiga, 565 wisudawan prodi sarjana terapan, dan 91 wisudawan profesi. IPK tertinggi 4,00 diraih oleh prodi Profesi Bidan sebanyak 25 orang dan Prodi Profesi Ners sebanyak 21 orang. Kelulusan UKOM First Taker sebanyak 99,56%. Lulus dengan predikat cum laude dengan IPK >3,50 sebanyak 89,67%.

Sebelumnya, Dr. Elanda Fikri, S.K.M., M.Kes., Wakil Direktur I Poltekkes Kemenkes Bandung, dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini Poltekkes Kemenkes Bandung memiliki 20 Program Studi, terdiri dari 10 prodi Diploma Tiga, 7 prodi Sarjana Terapan, dan 3 prodi profesi, 19 dari 20 Program Studi terakreditasi Unggul dari LAMPTKes.

Poltekkes
Direktur Utama PT Majmu Musti Sundaya berpose bersama Ketua Organisasi Profesi Kesehatan usai acara Wisuda Poltekkes Kemenkes RI Bandung.

Lebih lanjut, Elanda Fikri menyampaikan bahwa dalam rangka menuju Word Class University, Poltekkes Kemenkes Bandung menyelenggarakan Kelas Internasional dengan negara tujuan: Jepang, Jerman, dan Timur Tengah;

Poltekkes Kemenkes Bandung pada semester Ganjil ini mendidik sebanyak 5.671 mahasiswa, terdiri dari 2.802 mahasiswa prodi diploma tiga, 2.699 mahasiswa prodi sarjana terapan, dan 170 mahasiswa prodi profesi. Seluruh mahasiswa berasal dari 34 provinsi.

Poltekkes Kemenkes Bandung
Direktur Utama PT Majmu Musti Sundaya menghadiri Wisuda Poltekkes Kemenkes RI Bandung sebagai tamu undangan sekaligus salah satu orang tua wisudawan.

Elanda Fikri menyampaikan serapan lulusan kurang <6 bulan setelah wisuda sebanyak 90,31%. Yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan sebanyak 78,46% dan bekerja di luar negeri sebanyak 38,82%, yaitu di Jerman, Jepang, Saudi Arabia, Singapore, Belanda, Kuwait, dan United States.

Elanda Fikri menyampaikan pula secara rinci prestasi yang telah diraih mahasiswa, dosen Poltekkes, sebagai institusi, sebagai berikut:

Prestasi Mahasiswa Kemenkes RI Poltekkes:

Pada Triwulan III Tahun 2026, prestasi mahasiswa Poltekkes Kemenkes Bandung meraih 221 prestasi dengan rincian 12 prestasi tingkat internasional, 201 prestasi tingkat nasional, 6 prestasi tingkat provinsi, dan 2 prestasi tingkat kabupaten/kota. Di antaranya meraih Juara Pencak Silat pada 4th International Indonesian Open Championship dengan raihan: 4 medali emas, 3 medali perak, dan 4 medali perunggu. Selain itu, juga meraih Star of D3 Gizi High Level Competition, Star of D4 Terapi Gigi High Level Competition, Gold Medal Delegate Competition pada lomba National Health Vocational Students Competition.

Direktur Poltekkes Kemenkes Bandung mengukuhkan lulusan Diploma Tiga, Sarjana Terapan, dan Profesi.

Prestasi Dosen Poltekkes Kemenkes RI Bandung

  1. Karya inovasi dosen Poltekkes Kemenkes Bandung yang menjadi percontohan tingkat nasional, yaitu produk Dimitrik (Disinfeksi Berbasis Elektrik), dan tahun 2026 ini bekerja sama dengan PT Mitra Multi Tekno Medika (PT. MMT) dalam Hilirisasi Produk Penelitian. Dan saat ini sudah dilakukan uji pilot di 2 RS Vertikal Kemenkes, yaitu RSUP Dr. Hasan Sadikin dan PMN RS Mata Cicendo.
  2. Dosen Poltekkes Bandung menghasilkan inovasi dan riset lebih dari 138 judul penelitian per tahun. Dampak nyata penelitian ini fokus pada penanganan penyakit dan pengelolaan lingkungan, di antaranya: a) Menghasilkan riset terapan teknologi sensor untuk deteksi dini dan edukasi gizi masyarakat demi menekan prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM); b) Model Inkola (Informasi, Komunikasi, dan Tatakelola): Membantu membangun self care orang tua dan meningkatkan kualitas hidup anak dengan DM tipe 1 di Kabupaten Bandung, KBB, dan Kota Cimahi; c) Aplikasi La Diabete: Alat deteksi dini risiko DM yang diimplementasikan di Puskesmas Garut dan Puskesmas Garuda Kota Bandung, berhasil meningkatkan self efficacy dan kestabilan gula darah pasien; d) Hilirisasi Industri Produk DIMITRIK yang merupakan alat Disinfeksi Berbasis Elektrik yang berfungsi membantu mengolah air limbah di fasilitas pelayanan kesehatan; e) Hilirisasi produk pangan fungsional berbasis bahan lokal ke pasar komersial bekerja sama dengan PHI (Padjajaran Herbal Indonesia), khususnya ATemp (Abon Tempe dan Jamur Tiram) sebagai asupan pemulihan pasien TBC dengan komplikasi diabetes, serta olahan tape ketan hitam (merek Dirosety) yang efektif menurunkan kolesterol dan mengontrol gula darah.
Capaian Poltekkes Kemenkes Bandung 2026

Prestasi/Keunggulan Institusi Poltekkes Kemenkes RI Bandung, antara lain: 1) Poltekkes Kemenkes Bandung sebagai Poltekkes dengan pendaftar terbanyak ke-2 dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Poltekkes Kemenkes di tingkat Nasional dengan jumlah pendaftar 16.925 orang; 2) memiliki Perpustakaan Terpadu yang telah memperoleh Akreditasi Unggul, selain itu di tahun 2026 ini Laboratorium Terpadu telah dilakukan Asesmen Lapangan untuk Akreditasi Laboratorium berdasarkan ISO 17025:2017; 3) memiliki Unit Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Kesehatan (UPK SDMK) dengan akreditasi A; 4) meraih pelayanan publik dengan nilai A, dan hasil penilaian kearsipan internal unit kerja di lingkungan Ditjen SDMK tahun 2026 meraih predikat Sangat Memuaskan; 5) memiliki 4 Lab Computer Based Test (CBT) yang tersebar di Kampus A (Bandung), B (Cimahi), C (Karawang), dan D (Bogor) dan memiliki Laboratorium Terpadu; 6) Prestasi di bidang Keuangan yaitu: Penghargaan atas penggunaan KKP tertinggi dan Penghargaan atas transaksi MCM tertinggi dari KPPN/Kemenkeu; 7) Humas Poltekkes Bandung meraih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 Kategori: Kanal Digital, Subkategori: Media Sosial, Judul/Media/Kanal: Instagram @polkesbandung dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026; 8) berkontribusi aktif dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan hingga wilayah 3T dengan menyukseskan program pemerataan nakes pemerintah, seperti Nusantara Sehat dan Padi Nakes; 9) dari total lebih dari 29.000 alumninya langsung terserap dan mengabdi di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah seperti rumah sakit dan puskesmas; 10) keberadaan basis sumber daya yang sangat besar dengan 5.671 mahasiswa aktif saat ini menempatkan Poltekkes Bandung sebagai penyedia kekuatan cadangan strategis yang siap dimobilisasi demi mendukung ketahanan kesehatan nasional kapan pun dibutuhkan; 11) Poltekkes Kemenkes Bandung dalam mendukung kebijakan transformasi kesehatan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi (menyiapkan tenaga kesehatan, mendukung layanan primer, penurunan penyakit katastropik, serta penelitian dan pengabdian masyarakat sesuai tema transformasi kesehatan).

Judul: Poltekkes Kemenkes Bandung Wisuda 1.354 Orang, Siap Bersaing sebagai Tenaga Kesehatan Berkualitas di Dalam dan Luar Negeri
Rangkuman: Asep Zaenal Mustofa
Editor: Parkah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *