MajmusSunda News-Senin, (21/9/2026)- Wilayah Priangan Timur banyak kuliner unik yang khas menarik untuk dicicipi salah satunya Burayot dari Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kabupaten Garut hanya dikenal dengan dodol khasnya yang manis dan legit.
Namun ada juga camilan unik dan dan takkalah legit dengan dodol orang Garut menyebutnya Burayot. Dibuat dari bahan campuran tepung beras dan gula aren yang asli, Burayot dengan warna cokelat yang khas.
Burayot biasa dijadikan camilan saat buka puasa atau takjil dan Lebaran atau untuk oleh-oleh dan camilan untuk di perjalanan dimakan bersama keluarga. Tidak sulit untuk menemukan makanan unik dan legit Burayot di Garut, hampir di semua tempat dapat kita temukan makanan khas.
Bentuknya unik legit dan rasanya enak. Simak beberpa keunikan camilan khas Garut Burayot di bawah ini
1.Burayot dibuat dari bahan pilihan
Burayot terbuat dari tepung beras dan gula aren. Berwarna kecokelatan, burayot khas Garut punya bentuk unik, seperti tetesan air. Tekstur empuk terasa di bagian dalam, tapi garing di luar. Rasa manis dan gurih sangat terasa dalam kudapan Garut ini. Sebab, bahan yang membuat burayot tak boleh sembarangan.
Penggunaan gula aren adalah hal wajib, tidak bisa diganti gula merah karena cita rasanya akan berbeda. Selain itu, burayot asli Garut biasanya menggunakan beras wangi yang ditumbuk hingga menjadi tepung.
2. Cara memasak yang unik menjadi daya tarik
Bentuk burayot yang unik tidak terlepas dari cara memasaknya. Beda dari yang lain, saat mengangkat burayot dari wajan ternyata menggunakan sumpit bambu besar. Hal ini menjadi ciri khas burayot.
Burayot yang sudah matang akan diangkat dan ditiriskan. Cara meniriskannya pun unik, dibiarkan bergelantungan di ujung sumpit. Gak heran kalau bentuk burayot sangat menarik.
3. Burayot mudah dibuat sendiri di rumah
Bahan membuat burayot cukup murah dan ekonomis, yaitu tepung beras, gula aren, santan, garam dan minyak goreng. Selain itu, cara membuat burayot juga sangat mudah bisa dibuat sendiri di rumah. Sebelum digoreng, adonan burayot dibuat bulatan di tangan, lalu dipipihkan. Kemudian, burayot digoreng di dalam minyak. Setelah matang, burayot yang lembek diangkat dengan sumpit bambu panjang khas Garut.
4. Keunikan namanya tak lepas dari bentuknya
Awalnya, burayot berasal dari tiga kecamatan di Garut, yatu Leles, Kadungora, dan Wanaraja. Burayot dikenal sebagai camilan saat Ramadan dan hari raya Idul Fitri atau Lebaran. Burayot disajikan kepada tamu yang berkunjung ke rumah saat itu. Semakin lama, popularitas burayot kian meningkat. Sekarang burayot banyak diminati masyarakat Garut dan sekitarnya. Sangat mudah menemukan jajanan manis dan unik ini di pinggir jalan.
Bahkan, burayot kini dikemas dan dijual sebagai oleh-oleh lokal yang wajib dicicipi saat melancong ke Garut.
5. Menjadi camilan sekaligus oleh-oleh favorit
Di Garut, burayot terkenal sebagai menu takjil saat bulan puasa. Namun, di hari biasa burayot banyak dinikmati sebagai camilan atau kudapan teman minum Burayot sudah ada sejak dulu, tapi hingga kini masih eksis dan menjadi favorit












