Bakal Dibuka Januari Pelamar Tanpa Keahlian SMK Go Global 2027, Berbeda dengan 2026 Berapa Kuotanya?

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin kriteria pelamar SMK Go Global 2027 tahun 2027 sengaja dibedakan dengan 2026.

Menteri P2MI, Mukhtarudin, Gelar Kick Off SMK Go Global. (Tangkap layar)

 

MajmusSunda-Jakarta, Selasa (8/9/2026)-Berbeda dengan pendaftaran 2026 untuk SMK Go Global 2027, pendaftaran akan diperluas bagi peserta tanpa keterampilan teknis.

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin kriteria pelamar SMK Go Global 2027 tahun 2027 sengaja dibedakan dengan 2026. Untuk tahun ini, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) sengaja membuka pendaftaran khusus mereka yang sudah memiliki keterampilan.

“Karena ini adalah program yang memberikan hasil cepat, kami memulai dengan peningkatan keterampilan. Oleh karena itu, kami tidak memulai dari nol,” kata Mukhtarudin.

Program akan dimulai bulan Januari dengan proses pelatihan dan sertifikasi yang memakan waktu hingga tujuh bulan.

“Dengan jangka waktu yang lebih panjang, pelatihan bahasa akan memakan waktu sekitar tiga bulan, pelatihan keterampilan teknis akan memakan waktu satu hingga dua bulan, dan sertifikasi akan memakan waktu sekitar satu hingga dua hari,” jelas Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin dikutip dari Antara Jumat (28/8/2026).

Target kuota program ini mencapai 500.000 tenaga kerja, terdiri atas 300.000 calon pekerja migran Indonesia (CPMI) lulusan SMK dan 200.000 umum. Adapun target tahun 2026 adalah 40.000 tenaga kerja dan 2027 140.000 tenaga kerja.

 

Mengenal Program SMK Go Global, Lulusannya Akan Dikirim ke Luar Negeri

SMK Go Global adalah program peningkatan kompetensi dan penyaluran tenaga kerja Indonesia ke luar negeri.

Para peserta akan mendapatkan pelatihan kompetensi teknis, sertifikasi, serta pelatihan bahasa sesuai standar negara tujuan masing-masing.

Peserta lulus pelatihan akan dikirimkan ke negara tujuan termasuk Jepang, Korea Selatan, Jerman, Australia, Malaysia, Singapura, kawasan Eropa, Turki, dan Taiwan.

Kriteria pelamar tahun 2027 sengaja dibedakan dengan 2026. Untuk tahun ini, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) sengaja membuka pendaftaran khusus mereka yang sudah memiliki keterampilan.

“Karena ini adalah program yang memberikan hasil cepat, kami memulai dengan peningkatan keterampilan. Oleh karena itu, kami tidak memulai dari nol,” imbuh Mukhtarudin.

SMK Go Global terbuka untuk lulusan SMK, SMA, S1, dan S2. Mereka akan diarahkan untuk mengisi berbagai sektor pekerjaan antara lain caregiver, welder, hospitality, nurse, truck driver, manufaktur, transportasi, pertanian, konstruksi, hingga sektor kelautan.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *