Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi: Buku Karya Halimah Munawir yang Dapat Memperkaya Khasanah Literasi Perjalanan Religi

Turut hadir pada acara tersebut adalah para penyair, sastrawan, budayawan, dan seniman yang sebagian dari mereka ikut parade baca puisi

Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi
Penyair dan Sastrawan Ahmadun Yosi Herfanda (kedua dari kiri) didampingi Putra Gara (kiri) dan Halimah Munawir (ketiga dari kiri), serta Rini Intama (moderator/paling kanan) - (Sumber: Arie/MMS)

MAJMUSSUNDA NEWS, Jakarta, Senin  (30/03/2026) – Buku berjudul “Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi” karya Halimah Munawir diharapkan dapat memperkaya khasanah literasi perjalanan religi di Indonesia, serta dapat mendorong lahirnya karya-karya sastra serupa yang berkualitas.

Demikian dikatakan oleh Ahmadun Yosi Herfanda, Penyair dan Sastrawan ketika tampil sebagai pembahas dalam acara bincang sastra  sekaligus soft launching buku berjudul “Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi” karya Halimah Munawir sekaligus acara Halal bi Halal  yang berlangsung di kawasan Kompleks Angkatan Laut (AL) Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin siang (30/3/2026).

Cover buku "Mesir Love Story Di Bawah Langit Para Nabi" karya Halimah Munawir.(Foto : Lasman)
Cover buku “Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi” karya Halimah Munawir – (Sumber: Lasman)

Pada kesempatan acara silaturahmi dengan sesama penyair, sastrawan, budayawan, dan seniman ibukota tersebut  hadir juga pembahas Putra Gara ─ penyunting buku tersebut ─ dengan moderator Rini Intama (Pegiat Literasi dan Pencinta Sastra),  serta MC Nuyang Jaimee ─ Penyair Perempuan Indonesia dari Komunitas Kampung Seni Jakarta.

Acara juga diselingi dengan parade baca puisi dari para penyair dan sastrawan seperti Nanang R Supriyatin, Riri Satria, Rissa Churria, Dyah Kencono Puspito Dewi, Kurnia Effendi, Putra Gara, Mita Katayo, dan masih banyak lagi.

“Dengan kehadiran buku ini Halimah Munawir dinilai telah berhasil menghadirkan perspektif baru dalam penulisan travel literature yang tidak hanya fokus pada destinasi, tetapi juga dalam perjalanan itu sendiri,” ucap Ahmadun Yosi Herfanda, mantan Redaktur Sastra Harian Umum Republika.

Menurut Ahmadun Yosi Herfanda, buku ini telah menginspirasi karena tidak hanya menggambarkan keindahan tempat, tetapi juga menghadirkan  perjalanan jiwa.Ada nilai religius, sejarah, dan cinta yang berpadu secara harmonis, “Sekaligus merasakan pengalaman personal penulisnya yang penuh makna,” kilahnya.

Pada pembukaan bincang sastra tersebut, Ahmadun Yosi Herfanda mengatakan lagi bahwa ia sangat mengapresiasi karya terbaru Halimah Munawir tersebut karena buku tersebut menurutnya bukan sekedar catatan perjalanan, tetapi juga menghasilkan kedalaman spritual dan nilai-nilai kemanusiaan yang kuat.

soft launching buku berjudul "Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi" karya Halimah Munawir
Kemeriahan suasana acara Halal Bi Halal Obor Sastra sekaligus soft launching buku berjudul “Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi” karya Halimah Munawir = (Sumber: Majmussunda News)
Asep Zaenal Mustofa
Direktur Utama PT Majmu Musti Sundaya, Asep Zaenal Mustofa (paling kanan) turut hadir dalam acara soft launching buku berjudul “Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi” karya Halimah Munawir – (Sumber: Majmussunda News)

“Halimah Munawir telah berhasil meramu kisah perjalanan di Mesir dengan sentuhan refleksi batin yang telah menyentuh pembaca. Bahkan, dalam buku tersebut pembaca diajak menyusuri jejak peradaban dan kisah para nabi yang menjadi bagian penting dari sejarah Mesir,” pungkas Ahmadun Yosi Herfanda.

Komentar lain datang dari Putra Gara sebagai Penyunting buku “Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi”. Ia mengatakan bahwa dirinya sebagai penyunting buku tersebut melihat buku ini punya energi yang jujir dan hangat.

“Bahkan Halimah Munawir telah mampu menghadirkan pengalaman spritual  yang terasa dekat,sehingga pembaca dengan dimensi religius dan emosional sekaligus,” kata Putra Gara.

Seorang peserta bincang sastra yang juga dikenal sebagai Penyair dan Sastrawan, Riri Satria sedang mengajukan pertanyaan kepada Halimah Munawir tentang.bagaimana proses kreatif penulisan buku yang di launching tersebut - (Sumber: Lasman)
Seorang peserta bincang sastra yang juga dikenal sebagai Penyair dan Sastrawan, Riri Satria sedang mengajukan pertanyaan kepada Halimah Munawir tentang.bagaimana proses kreatif penulisan buku yang di launching tersebut – (Sumber: Lasman)

Putra Gara menambahkan, menurutnya dalam proses penyuntingan buku tersebut dilakukan dengan menjaga kekuatan narasi personal penulis tanpa menghilangkan kedalaman pesan yang ingin disampaikan, “Buku ini memiliki keunikan karena memadukan  gaya tutur yang ringan dengan konten reflektif yang begitu kuat,” pungkasnya.

Halal Bi Halal Obor Sastra

Pada momen acara Halal Bi Halal Obor Sastra sekaligus ajang silaturahmi  para penyair, sastrawan, budayawan, dan seniman  diharapkan mampu semakin mempererat persahabatan, serta akan menjadi ruang untuk saling menginspirasi dalam berkarya, khususnya kesusasteraan di Indonesia.

Demikian dikatakan oleh Halimah Munawir, Ketua Umum Obor Sastra pada acara Halal Bi Halal sekaligus bincang sastra untuk soft launching buku berjudul “Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi” karya Halimah Munawir di kediamannya, Kompleks Angkatan Laut (AL) Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin siang (30/3/2026).

“Melalui moment Halal Bi Halal kami berharap hubungan antara penyair dan sastrawan  akan semakin erat,” ucap Halimah Munawir, “Komunitas Obor Sastra yang menggelar acara Halal bi Halal ini tidak hanya menjadi tradisi pasca Idul Fitri, tetapi juga ruang untuk memperkuat solidaritas dan kolaborasi di kalangan penyair dan sastrawan,” tambahnya.

Ribut Supriyatin
Penyair Nanang Ribut Supriyatin ikut pada acara parade baca puisi karya Halimah Munawir – (Sumber: Lasman)

Halimah Munawir juga mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan yang telah hadir memenuhi undangan di kediamannya tersebut.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman, teristimewa kepada senior saya Ahmadun Yosi Herfanda. Alhamdulilah, Mas Riri Satria yang tidak melihat jabatan untuk datang ke Duren Sawit. Bahkan juga terima kasih untuk sahabat-sahabat saya datang dari Garut dan Bandung. Bang Imam Ma’arif walaupun terlambat, tetap datang. Juga kepada Pak Ireng Halimun yang datang bersama isteri,” ujar Ketua Umum Obor Sastra tersebut dengan ramah.

Para peserta dan undangan acara Halal Bi Halal sekaligus bincang sastra untuk soft launching buku " Mesir Love Story, Di Bawah Langit Para Nabi" karya Halimah Munawir berfoto bersama usai acara tersebut yang berlangsung di Jln.Teluk Langsa IV, Kompleks Angkatan Laut, Duren Sawit, Jakarta Timur.(Foto : Lasman)
Foto bersama para peserta dan undangan acara Halal Bi Halal sekaligus bincang sastra untuk soft launching buku “Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi” karya Halimah Munawir – (Sumber: Lasman)

Suasana Halal Bi Halal terasa hangat dan penuh keakraban-meskipun sempat turun hujan deras di sekitar lokasi acara yang didahului dengan makan siang bersama. Bahkan  suasana tanya jawab dengan peserta dan undangan bincang sastra buku “Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi” banyak diajukan penuh antusias dan semangat, terutama kepada narasumber bincang sastra, seperti Ahmadun Yosi Herfanda (Penyair dan Sastrawan), Halimah Munawir (Penulis buku yang juga dikenal sebagai Penyair, Novelis, dan Sastrawan) serta Putra Gara (Penyair, Cerpenis, Pelukis, dan Pemimpin Umum wartatrans.com).

Pada kesempatan tersebut Halimah Munawir menceritakan proses kreatif menulis buku tersebut, terutama saat melakukan perjalanan ke Mesir beberapa waktu lalu.

Halimah Munawir
Halimah Munawir, Penyair, Novelis, dan Sastrawan sedang menceritakan proses kreatif menulis buku ‘Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi” – (Sumber: Lasman)

Turut hadir pada acara tersebut adalah para penyair, sastrawan, budayawan, dan seniman. Sebagian dari mereka ikut parade baca puisi, seperti Nanang Ribut Supriyatin, Kurnia Effendi, Riri Satria, Rissa Churia, Pulo Lasman Simanjuntak, Rini Intama (moderator), Nuyang Jaimee (MC), Mita Katayo, Romy Sastra, Erna Winarsih Wiyono, Dyah Kencono Pusputo Dewi, Octavianus Masheka, dan masih banyak lagi.

***

Judul: Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi: Buku Karya Halimah Munawir yang Dapat Memperkaya Khasanah Literasi Perjalanan Religi
Kontributor: Pulo Lasman Simanjuntak
Editor: Jumari Haryadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *