MajmusSunda News, Jakarta, 12/03/2026 – Penggiat Anti Narkoba Indonesia (PANI) menyampaikan keprihatinan mendalam atas temuan terbaru Kementerian Kesehatan RI mengenai kondisi kesehatan mental anak Indonesia. Dalam laporan tersebut, sekitar 700 ribu anak usia 7–17 tahun mengalami gangguan mental, dengan mayoritas mengalami kecemasan (anxiety) dan depresi.
Data skrining nasional menunjukkan:
- 363.326 anak (4,8%) menunjukkan gejala depresi
- 338.316 anak (4,4%) mengalami gejala kecemasan
Angka ini disebut hampir lima kali lebih tinggi dibandingkan kelompok usia dewasa dan lansia, sebuah kondisi yang menunjukkan adanya tekanan besar yang kini dihadapi generasi muda.
PANI menilai bahwa persoalan ini bukan sekadar isu kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan bangsa. Anak-anak yang mengalami gangguan mental berpotensi lebih rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, kecanduan gim, judi online, dan perilaku berisiko lainnya.
“Generasi muda kita sedang tidak baik-baik saja. Mereka menghadapi tekanan akademik, tekanan sosial, hingga paparan digital yang tidak terkontrol. Jika tidak ada pendampingan, mereka bisa terjebak pada pelarian-pelarian berbahaya, termasuk narkoba,” ujar pernyataan resmi PANI.
PANI mendorong pemerintah, sekolah, dan keluarga untuk meningkatkan perhatian terhadap kesehatan mental anak serta memperkuat edukasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).
“Lingkungan yang sehat, keluarga yang peduli, dan edukasi bahaya narkoba adalah kunci. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita semua,” tegas PANI.
Sebagai organisasi yang aktif dalam gerakan anti narkoba di Indonesia, PANI menegaskan komitmennya untuk terus melakukan sosialisasi, pendampingan, serta kampanye penyelamatan generasi muda dari berbagai bentuk ancaman modern.
“Menjaga anak hari ini adalah menjaga Indonesia esok hari.”
(Data dari kementrian kesehatan 2026)
#HumasPANI
#Dpppani
#Dpwpani
#Dpdpani
#semuaorang
*****
Judul: 700 Ribu Anak Indonesia Alami Gangguan Mental, PANI: Generasi Kita Sedang Tidak Baik-baik Saja
Sumber: Humas PANI












