IKA Unpad Gelar Seminar “Seminar Kebebasan Finansial melalui Entrepreneur dan Bisnis”

Berdayakan Masyarakat Indonesia melalui Entrepreneur dan Bisnis dengan ASN dan Purna Bakti Alumni sebagai Pondasi Utama

IKA Unpad gelar seminar
(Foto: AGP)

MajmusSunda News – Bandung, Jumat (30/01/2026) – IKA Unpad Gelar Seminar sebagai wujud komitmen Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD) dalam memberdayakan masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan melalui kewirausahaan produktif. ASN dan para purna bakti alumni UNPAD menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kemandirian finansial.

Salah satu wujud nyata dari komitmen ini adalah “Seminar Kebebasan Finansial melalui Entrepreneur dan Bisnis” yang digelar pada Sabtu (24/1) di Aula Unpad, Graha Sanusi Hardjadinata, Universitas Padjadjaran, Jalan Dipatiukur No. 35, Kota Bandung. Seminar ini menghadirkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Menteri Koperasi, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Wali Kota Bandung, serta Ketua Dewan Pembina IKA UNPAD. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UNPAD yang diwakili Direktur Kemitraan dan Kerja Sama Alumni, Tomy Perdana.

IKA Unpad gelar seminar
Menteri Koperasi, Dr. Ferry J. Juliantono, memaparkan materi dalam “Seminar Kebebasan Finansial melalui Entrepreneur dan Bisnis” di Aula Unpad, Bandung (Foto: AGP).

IKA Unpad Gelar Seminar Kebebasan Finansial

Acara dimulai dengan laporan Ketua Steering Committee, Rena Latsmi Puri. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini diprakarsai oleh Center for Strategic and Analysis IKA UNPAD, salah satu badan di bawah kepengurusan IKA UNPAD. Menurut Rena, seminar ini bertujuan membuka wawasan bagi pensiunan ASN dan karyawan menjelang pensiun, membantu mereka menghadapi potensi penurunan penghasilan, sekaligus memberi inspirasi melalui entrepreneurship dan bisnis sebagai jalan menuju kebebasan finansial.

Sesi pembukaan menghadirkan sambutan Ketua Dewan Penasihat IKA UNPAD, Omay K. Wiratmadja, dilanjutkan dengan sambutan Wali Kota Bandung, H. Muhammad Farhan, S.E., yang menekankan pentingnya literasi keuangan bagi kelompok kelas menengah, termasuk ASN. Menurutnya, tanpa pemahaman dan perencanaan keuangan yang matang, masa pensiun berpotensi menimbulkan kerentanan finansial.

IKA Unpad gelar seminar
Menteri PANRB, Rini Widyantini, menjadi pembicara kunci dalam “Seminar Kebebasan Finansial melalui Entrepreneur dan Bisnis” IKA UNPAD (Foto: AGP).

Keynote speech atau pembicara kunci disampaikan oleh Menteri PANRB, Rini Widyantini, S.H., MPM, yang menegaskan pentingnya persiapan masa purna bakti sejak dini agar ASN tetap produktif dan berdaya guna bagi masyarakat. Selanjutnya, Ketua Dewan Pembina IKA UNPAD, Dr. (HC) Ir. Burhanuddin Abdullah, M.A., menekankan bahwa kewirausahaan menjadi faktor kunci pertumbuhan ekonomi nasional dan perlunya jutaan entrepreneur baru untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Diskusi panel pertama menghadirkan tokoh pemerintahan, sektor keuangan, dan pengusaha. Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, M.Si., IPU, menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong perluasan kewirausahaan melalui program Tenaga Kerja Mandiri dan Talent Innovation Hub untuk mendukung pengembangan usaha, peningkatan kapasitas talenta, serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri.

IKA Unpad gelar seminar
Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, hadir dalam “Seminar Kebebasan Finansial melalui Entrepreneur dan Bisnis” di Graha Sanusi Hardjadinata, Unpad (Foto: AGP).

Turut hadir Ronny Venir (BNI), Tribuna Phitera Djaja (PT Taspen), Ir. Ellyus Achiruddin, MMA (Preskom PT Triputra Utama Selaras), Agus B. Yanuar (CEO PT Samuel Aset Manajemen), serta Dr. Irfan Aulia Syaiful, M.Psi. (Ketua IKA Psikologi UNPAD) yang membahas akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), program pendampingan wirausaha, strategi membangun usaha berkelanjutan, serta kesiapan mental dalam menghadapi risiko bisnis.

Sesi kedua menampilkan Menteri Koperasi sekaligus Ketua Umum IKA UNPAD, Dr. Ferry J. Juliantono, S.E., Ak., M.Si., yang menyoroti peran koperasi sebagai wadah ekonomi inklusif bagi pensiunan dan calon wirausaha. Ia memperkenalkan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai instrumen penguatan ekonomi berbasis komunitas yang dapat diakses ASN dan masyarakat.

Para pejabat berada di tengah peserta seminar yang membludak (Foto: AGP).

Acara dilanjutkan dengan kegiatan business matching bersama perwakilan perbankan dan layanan kesehatan, yakni Bank Mandiri Taspen, Bank BJB, Parahita, dan Dental Rakyat, guna memberikan informasi permodalan, pendampingan usaha, serta peluang investasi di sektor kesehatan masyarakat.

Seminar ini dihadiri oleh 485 peserta luring dan ratusan peserta daring dari berbagai wilayah Indonesia yang terdiri atas ASN menjelang purna bakti, pensiunan ASN, serta masyarakat umum. Acara ditutup oleh Wakil Ketua Umum IKA UNPAD, Tumarize Rine, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilanjutkan dengan program “Mentoring for New Entrepreneur” selama enam bulan untuk mendampingi calon pengusaha baru dalam mengembangkan bisnis.

Melalui rangkaian kegiatan ini, IKA UNPAD berharap dapat berkontribusi nyata dalam mempersiapkan ASN dan masyarakat memasuki masa purna bakti secara mandiri, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem kewirausahaan yang kuat di Indonesia.

Judul: IKA Unpad Gelar Seminar “Seminar Kebebasan Finansial melalui Entrepreneur dan Bisnis”
Jurnalis: AGP
Editor: Parkah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *