MajmusSunda News, Kolom OPINI, Rabu (24/06/2026) – Artikel dalam Kolom OPINI berjudul “Keterbatasan Modal, Evolusi Koperasi, dan Jalan Menuju Konglomerasi…
Prof. Dr. Ir. H. Agus Pakpahan, M.S.
Prof. Dr. Ir. H. Agus Pakpahan, M.S. adalah seorang pakar pertanian dan ilmu tanah yang telah berdedikasi selama puluhan tahun dalam pengembangan pertanian berkelanjutan di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Beliau menempuh pendidikan S1 di Institut Pertanian Bogor (IPB), kemudian melanjutkan S2 dan S3 di bidang Ilmu Tanah, juga di IPB, dengan fokus pada kesuburan tanah, konservasi lahan, dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Sebagai akademisi, ia telah mengajar dan membimbing banyak mahasiswa di perguruan tinggi, serta aktif dalam berbagai penelitian dan publikasi ilmiah. Ia dikenal sebagai tokoh yang mengintegrasikan ilmu pertanian modern dengan kearifan lokal, terutama dalam konteks pertanian masyarakat Sunda. Prof. Agus juga sering menjadi narasumber dalam forum nasional dan daerah terkait ketahanan pangan, perubahan iklim, dan pemberdayaan petani. Kontribusinya terus menginspirasi upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan petani di tanah air.
Melampaui Bunga: Keadilan Kuantum dalam Struktur Koperasi Terintegrasi Gotong Royong Kuantum sebagai Fondasi Ekonomi Tanpa Riba
MajmusSunda News, Kolom OPINI, Selasa (23/06/2026) – Artikel dalam Kolom OPINI berjudul “Melampaui Bunga: Keadilan Kuantum dalam Struktur Koperasi Terintegrasi…
Ketika Utang Menggerus Gotong Royong: Dampak Komposisi Modal terhadap Manfaat Integrasi Koperasi
MajmusSunda News, Kolom OPINI, Senin (22/06/2026) – Artikel dalam Kolom OPINI berjudul “Ketika Utang Menggerus Gotong Royong: Dampak Komposisi Modal…
Mengapa Perlu Dimulai dari Simpan-Pinjam dan Kemudian Membangun Ekosistem Koperasi? : Pelajaran dari CUKK tentang Integrasi Koperasi Keuangan dan Koperasi Sektor Riil
MajmusSunda News, Kolom OPINI, Minggu (21/06/2026) – Artikel dalam Kolom OPINI berjudul “Mengapa Perlu Dimulai dari Simpan-Pinjam dan Kemudian Membangun…
“Dari Pedalaman”: Mengapa Bukan Harvard, MIT, atau Rochdale? : Sebuah Renungan tentang Jatidiri Nusantara dalam Judul Koperasi Kuantum
MajmusSunda News, Kolom OPINI, Sabtu (20/06/2026) – Artikel dalam Kolom OPINI berjudul “”Dari Pedalaman”: Mengapa Bukan Harvard, MIT, atau Rochdale?…
Dari Metafora ke Metodologi: Menjawab Kritik terhadap Koperasi Kuantum
MajmusSunda News, Kolom OPINI, Jum’at (19/06/2026) – Artikel dalam Kolom OPINI berjudul “Dari Metafora ke Metodologi: Menjawab Kritik terhadap Koperasi…
Pasal 33, Ekonomi Neoklasik, New Institutional Economics, dan Koperasi Kuantum: Menemukan Instrumen Analisis bagi Sokoguru Ekonomi Indonesia
MajmusSunda News, Kolom OPINI, Kamis (18/06/2026) – Artikel dalam Kolom OPINI berjudul “Pasal 33, Ekonomi Neoklasik, New Institutional…
Dua Skenario Pengembangan KDMP: Konvensional vs. Koperasi Kuantum CUKK
MajmusSunda News, Kolom OPINI, Rabu (17/06/2026) – Artikel dalam Kolom OPINI berjudul “Dua Skenario Pengembangan KDMP: Konvensional vs. Koperasi Kuantum…
Dari Bailout ke Gotong Royong: Membaca Ulang Kebijakan Ekonomi Nasional dengan Lensa Koperasi Kuantum
MajmusSunda News, Selasa (16/06/2026) – Artikel berjudul “Dari Bailout ke Gotong Royong: Membaca Ulang Kebijakan Ekonomi Nasional dengan…
Lompatan Kuantum CUKK 1993–2026: Sebuah Analisis dengan Teori Koperasi Kuantum
MajmusSunda News, Kolom OPINI, Senin (15/06/2026) – Artikel dalam Kolom OPINI berjudul “Lompatan Kuantum CUKK 1993–2026: Sebuah Analisis dengan Teori…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
