MajmusSunda News, Bandung, 7/2/2026 – Ambisi balas dendam PERSIB Bandung terwujud sempurna. Bermain di hadapan 29.000 lebih Bobotoh yang memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (7/2/2026), Maung Bandung mengalahkan Malut United 2-0 pada pekan ke-20 Super League 2025/26. Kemenangan ini tidak hanya membalas kekalahan sebelumnya, tetapi juga mempertahankan rekor 100 persen poin kandang sepanjang musim.
Dua gol kemenangan PERSIB lahir dari tendangan penalti Thom Haye pada menit ke-36 dan sontekan cerdas Saddil Ramdani di pengujung laga (menit 87). Hasil ini mengukuhkan PERSIB di puncak klasemen sementara dengan koleksi 47 poin dari 20 pertandingan (15 menang, 2 imbang, 3 kalah).
Tanpa kehadiran Marc Klok dan Ramon “Tanque” De Andrade Souza yang masih dalam pemulihan cedera, pelatih Bojan Hodak menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Teja Paku Alam sebagai penjaga gawang, lini belakang Julio Cesar–Patricio Matricardi–Frans Putros–Federico Barba, serta duet gelandang Eliano Reinjders dan Thom Haye yang menjadi poros serangan.
Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal. Malut United memberikan perlawanan berarti, namun PERSIB lebih dulu unggul setelah wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran di kotak terlarang. Haye dengan tenang menunaikan tugasnya, membawa Maung Bandung memimpin 1-0 hingga turun minum.
Babak kedua berlangsung dramatis. Pada menit 52, Julio Cesar terpaksa ditarik keluar setelah mengalami cedera akibat benturan keras dengan David da Silva. PERSIB sempat bermain dengan 10 pemain sebelum Hodak melakukan tiga pergantian sekaligus: Alfeandra Dewangga masuk menggantikan Julio Cesar, didampingi Luciano Guaycochea dan Rosembergne “Berguinho” Da Silva yang menggantikan Adam Alis dan Beckham Putra Nugraha.
Meski kehilangan pemain kunci, PERSIB tak kehilangan kendali. Serangan demi serangan dilancarkan, termasuk peluang emas tandukan Uilliam Barros pada menit 68 yang masih melebar. Malut United sempat memberikan ancaman melalui Frets Butuan (menit 74) dan kemelut di depan gawang Teja akibat sundulan Gustavo Franca (menit 77), namun lini pertahanan PERSIB yang solid—diperkuat Dewangga—mampu memadamkan semua ancaman.
Puncaknya terjadi pada menit 87. Saddil Ramdani, yang baru masuk menggantikan Haye dua menit sebelumnya, langsung memberikan dampak instan. Memanfaatkan umpan silang Berguinho, winger asal Indonesia itu menyambar bola dengan sentuhan pertama yang menggetarkan jala gawang Malut United. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi setelah enam menit tambahan.
Konsistensi Jadi Kunci Kemenangan
Pengamat sepak bola Albert yang menyaksikan laga ini mencatat bahwa kemenangan PERSIB merupakan buah dari konsistensi di semua lini. “29.000 lebih penonton menjadi saksi betapa kokohnya lini pertahanan PERSIB, ditambah lini tengah yang kompak dan disiplin,” ujarnya. Ia juga menyoroti keberhasilan PERSIB “mengunci” David da Silva sehingga Ciro Alves kesulitan berkembang, sekaligus minimnya variasi taktik dari pelatih Malut United. “Skor 2-0 cukup adil untuk kedua tim,” tambahnya.
Dengan kemenangan ini, PERSIB tidak hanya menjaga asa juara, tetapi juga kembali membuktikan bahwa GBLA tetap menjadi benteng tak terkalahkan bagi Sang Maung di kandang sendiri. Bagi Bobotoh, malam itu menjadi perayaan sempurna: dendam terbalas, puncak klasemen dipertahankan, dan konsistensi tim tetap terjaga di tengah badai cedera.
*****
Judul: PERSIB Tuntaskan Dendam, Kokoh di Puncak Klasemen Usai Tekuk Malut United 2-0
Penulis: A.N.
Sumber: Persib.co.id












