MajmusSunda News, Bandung, 13 Desember 2025 — Paguyuban Asep Dunia (PAD) mengunjungi Pondok Qur’an Hiswah di Bogor yang sebelumnya mengalami musibah kebakaran. Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan berupa donasi dan 100 eksemplar Al-Qur’an sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral.
Rombongan tiba pukul 10.00 WIB di Villa Bilabong, lokasi penampungan sementara para santri dan santriwati. Mereka datang bersama Muwaqaf, di antaranya D. Shidarto, H. Suwandi, Doddy Djatmiko, Siswanto, Ahmad Pasa, Shodiq dari Masjid Baittur Ruhiyah Margawangi, serta Sudarto dan Sugeng dari Masjid Al Huda Santosa Asih.

Rombongan dari Bandung dipimpin oleh H. Asep Hidayat, Asep Abot beserta istri, dan Asep AZM. Mereka disambut oleh Asep ZU, Ketua DPW Paguyuban Asep Dunia Wilayah Pakuan Padjajaran (meliputi Bogor Raya, Depok, Sukabumi, dan Cianjur), serta Asep Kaca, Ketua Asep Mobil Motor Club Indonesia (AMMCI).

Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Ustadz Asep Supriyatna selaku pengasuh Pondok Qur’an Hiswah, didampingi para pengurus pondok serta para santri dan santriwati.
Pondok untuk Santri Dhuafa
Pondok Qur’an Hiswah merupakan lembaga pendidikan nonformal yang menampung santri dari keluarga kurang mampu. Pondok ini menyelenggarakan pendidikan Al-Qur’an secara gratis sebagai wujud komitmen membina generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.

Namun, pada Selasa malam, 29 Oktober 2025, pukul 23.30 WIB, pondok dilanda musibah kebakaran. Api pertama kali terlihat di salah satu sudut kamar asrama akibat korsleting listrik. Nyala api dengan cepat membesar, merambat ke kasur dan menjalar ke seluruh bangunan asrama yang sebagian besar terbuat dari kayu.
Saat kebakaran terjadi, sebagian santri tengah tertidur. Mereka terbangun akibat teriakan panik dari santri yang berada di titik awal api. Beberapa santri bahkan terpaksa melompat dari jendela lantai atas, yang berjarak sekitar tiga meter dari tanah, untuk menyelamatkan diri. Beruntung, seluruh santri dinyatakan selamat.

Warga sekitar dan santri yang lain segera membantu mengevakuasi para penghuni asrama ke tempat aman sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 23.45 WIB dan langsung berupaya memadamkan api. Namun karena material bangunan yang mudah terbakar, proses pemadaman memakan waktu hingga pukul 04.00 WIB pada Rabu dini hari.
Kerugian Material Capai Ratusan Juta Rupiah
Akibat kebakaran tersebut, seluruh bangunan asrama hangus terbakar beserta isinya, termasuk perlengkapan belajar (Al-Qur’an, buku, alat tulis), pakaian santri, mebel, peralatan elektronik, dan fasilitas pendukung lainnya. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.


Musibah ini juga mengakibatkan terhentinya sementara kegiatan belajar-mengajar. Pondok kini membutuhkan rehabilitasi mendesak agar para santri dapat kembali belajar dalam lingkungan yang aman dan nyaman.
Penggalangan Dana untuk Rehabilitasi

Sebagai respons atas musibah tersebut, Pondok Qur’an Hiswah membuka penggalangan dana. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk empat kebutuhan utama, yaitu:
1. Pembangunan kembali asrama yang layak huni, aman, dan memenuhi standar kesehatan;
2. Pengadaan perlengkapan belajar, termasuk Al-Qur’an, buku pelajaran, dan alat tulis;
3. Pemenuhan kebutuhan primer santri, seperti pakaian, makanan, minuman, dan perlengkapan sehari-hari; serta
4. Peningkatan fasilitas pendukung, seperti meja, kursi, lemari, dan peralatan lain yang menunjang proses belajar mengajar.
Rencana Anggaran Biaya (RAB) lengkap untuk rehabilitasi jangka panjang sedang disusun dan akan dilampirkan sebagai panduan transparansi penggunaan dana.
Galeri

*****
Judul: Paguyuban Asep Dunia Berikan Donasi dan 100 Al-Qur’an untuk Pondok Qur’an Hiswah Bogor yang Terdampak Kebakaran
Jurnalis: Asep AZM
Editor: A. Noor










