Buka Akses Lalu Lintas Masuk Kendaraan Roda Empat, Warga Legokkadu-Bojongkawung Gotongroyong Swadaya Bangun Jalan

Bagi warga Legokkadu Tasikmalaya mimpi mempunyai akses jalan yang bisa dilalui kendaraan roda empat adalah cita-cita tinggi yang harus menjadi kenyataan.

Karya (kanan) dan Suharman (kiri) warga Legokkadu, Bojongawung, Desa Cintawangi berupaya merobohkan pohon untuk memmbuka dan memperlebar akses jalan dari Legokkadu menuju jalan Bojongkawung-Cibatuireng, Ahad, (1/11/2026) (Agung Ilham Setiadi/majmussunda.id)

MajmusSunda News-Kabupaten Tasikmalaya, Ahad (2/11/2026)-Keinginan warga Legokkadu , (Bojongkawung), Desa Cintawangi, kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya punya akses transportasi jalan bisa masuk kendaraan roda belum bisa terwujud.

Puluhan warga Legokkadu gotongroyong (gotroy) membangun jalan dengan swadaya murni alias tidak bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya

Bagi warga Legokkadu Tasikmalaya mimpi mempunyai akses jalan yang bisa dilalui kendaraan roda empat adalah cita-cita tinggi yang harus menjadi kenyataan.

Puluhan tahun atau mungkin sudah ratusan tahun warga Legokkadu yang sejak zaman Belanda bercokol di Indonesia Legokkadu sempat menjadi tempat pengungsian warga saat itu.

Setiap hari Ahad warga Legokadu melakukan korehab (kerja bakti) membuka akses jalan sepanjang 450 Meter. Warga Legokkadu mengumpulkan puluhan kubik dari hasil mememcah batu alam yang di sekitar Kampung Legokkadu dengan alat seadanya

Karya dan Suharman warga Legokkadu penggerak pembangunan jalan swadya murni menuturkan pembanguna jalan sepanjang 450 Meter dilakukan ngeureuyeuh dengan dana rereongan oleh warga dilakukan setiap hari Ahad.

“Alhamdulillah berkat hasil gotongroyong dan kerjasama warga Legokkadu jalan sepanjang 450 Meter dengan lebar jalan 3 M, sedikit-demi sedikit alias ngureuyeuh hasil gotongroyong dengan swadaya murni kini sudah mulai terbuka,” kata Suharman.

Karya menambahkan warga Legokkadu sudah mengajukan ke Pemdes cintawangi agar masuh RAPBDes, namun baru sebatas pengajuan. Kendati begitu warga Legokkadu bertekad jalan yang bisa dilalui oleh kendaraan roda empat bisa terwujud.

“Insya Allah kami terus berupaya bersama warga terus melakukan korehab setiap hari Minggu warga Legokkadu gotongroyong membangun jalan,” kata Karya yang juga Ketua KPP Kawung Wangi Dusun Bojongkawung, Desa Cintawangi saat ngobrol di lokasi korehab, Minggu (1/11/2026)

Kepala Dusun Bojongkawung Iwa Kartiwa menambahkan sudah lama warga Legokkadu melakukan korehab gotongroyong merintis dan membuka akses jalan agar bisa bisa dilalui roda empat.

Jika jalan rampung kata Iwa setidak akan meningkatkan warga dalam meningkatkan pendapatan dan ekonomi masyarakat dan akses pendidkan.

“Hampir kebanyakan warga Legokkadu petani dan banyak menghasilkan hasil bumi juga pertanian. Jika saja akses jalan menuju Legokkadu bisa dilalui roda empat terwujud tentu saja warga Legokkadu akan mempermudah akses lalu lintas menjadi lancar,” kata Iwa

Pembangunan akses jalan Legokkadu sudah diajukan dalam Musrenbangdes pungkas Iwa. Namun karena minimnya keuangan dengan pengurangan Dana Desa (DD) dari Pemerintah Pusat jadi program jalan Legokkadu kena imbas.

“Kendati begitu mudah-mudahan tahun untuk anggaran tahun RAPDesa Cintawangi 2027 jalan Legokkadu bisa maasuk dan terealisasi,” harapnya.

Kepala Desa cintawangi Tohir S Sumarlin membenarkan anggara DD untuk tahun mengalami pengurangan, sehingga berdampak apada rencana pembanguna termasuk akses transportasi pembangunan jalan di Legokkadu.

“Mudah-mudah tahun 2027 pembagunan jalan untuk warga Legokkadu bisa masuk, sehingga paling tida bisa membantu meringankan warga untuk menyelesaikan jalan. Kenadi warga Legokkadu tetap semangat warga tetap menyala mereka setiap hari minggu melaksanakan korehar secara gotongroyong,” kata Tohir

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *