Dokter Desa Jawa Barat Dilepas Rektor dan Kadinkes Jabar untuk Pemerataan Layanan Kesehatan

dokter desa Jawa Barat
Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasamita (Kiri) dan Kadinkes Jabar dr. R. Vini Adiani Dewi (kanan) Saat Melepas Keberangkatan Penugasan Khusus Tenaga Dokter, Program Dokter Desa Provinsi Jabar di Bale Sawala Kampus Unpad Jatinangor (Foto Jalasenastri Saprala)

MajmusSunda News – Jatinangor, Selasa (14/10/2025) – Dokter desa Jawa Barat resmi diberangkatkan dalam Program Dokter Desa Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 Tahap 2. Sebanyak 16 dokter, 14 di antaranya lulusan Universitas Padjadjaran (Unpad), akan bertugas di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya mendukung pemerataan layanan kesehatan di wilayah Jawa Barat.

Para dokter tersebut akan ditempatkan di 16 desa yang tersebar di 10 kabupaten, yakni Sukabumi, Majalengka, Indramayu, Sumedang, Garut, Subang, Bandung Barat, Kuningan, Tasikmalaya, dan Pangandaran. Pelepasan peserta program dilaksanakan di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, pada Selasa, 7 Oktober 2025.

“Hal ini sejalan dengan visi kami tentang bagaimana Unpad berkontribusi bagi Jawa Barat. Dalam statuta juga tertulis bahwa Unpad didirikan untuk mendukung berbagai program pengembangan masyarakat di Jawa Barat,” ujar Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, dalam sambutannya.

Penempatan para dokter desa Jawa Barat diharapkan dapat membantu meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di daerah-daerah yang masih membutuhkan tenaga medis. Program ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi Unpad dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat Jawa Barat.

Sebelumnya, pada tahap pertama tanggal 1 September 2025, telah diberangkatkan 21 dokter desa, 18 di antaranya lulusan Unpad.

“Kami berharap para lulusan ini senantiasa menjaga nama baik almamater serta menjalankan profesinya dengan integritas, memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi masyarakat, dan menjadi agen transformasi yang membanggakan dalam mewujudkan masyarakat yang lebih baik,” harap Rektor Unpad.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Wakil Dekan Bidang Pembelajaran, Kemahasiswaan, dan Riset Fakultas Kedokteran Unpad, Dr. Ruswana Anwar, dr., Sp.OG., Subsp.FER., M.Kes., beserta jajaran Dinas Kesehatan dari kabupaten terkait. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan sejumlah universitas lain yang turut mengirimkan lulusannya untuk berpartisipasi dalam Program Dokter Desa Jawa Barat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dr. R. Vini Adiani Dewi, menyampaikan apresiasi kepada para peserta program yang akan bertugas di berbagai desa. Ia meyakini bahwa dokter desa Jawa Barat yang dilepas kali ini merupakan tenaga medis yang luar biasa dan tepat untuk berperan dalam pembangunan kesehatan di wilayahnya masing-masing.

dr. Vini menekankan bahwa para dokter desa akan menjadi mitra pemerintah daerah, desa, dan berbagai organisasi masyarakat dalam mendorong pembangunan desa, khususnya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Mari kita mulai dengan niat yang tulus untuk berkontribusi. Kalian tidak hanya ditugaskan di wilayah atau desa tertentu, tetapi juga harus mampu membantu desa tersebut keluar dari berbagai permasalahan kesehatan,” papar dr. Vini.

Partisipasi para dokter lulusan Unpad dalam program ini mencerminkan peran aktif universitas dalam mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bidang kesehatan. Melalui kolaborasi ini, Unpad memperkuat kontribusinya dalam pembangunan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Judul: Dokter Desa Jawa Barat Dilepas Rektor dan Kadinkes Jabar untuk Pemerataan Layanan Kesehatan
Jurnalis: Asep GP
Editor: Parkah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *