MajmusSunda News, Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (18/12/2024) – Artikel dalam Rubrik “Khasanah” yang berjudul “Tips Menghafal Al-Qur’an Ala Ustadzah Nabilah Abdul Rahim Bayan Juri Hafidz Qur’an Indonesia” ini ditulis oleh: Dewi Sekar Uni, penulis muda yang berasal dari Ngawi Jawa Timur.
Dalam podcast yang ditayangkan di youtube channel Pondok IT pada tanggal 9 Agustus 2024. Podcast ini membahas tentang cerita ustadzah saat dahulu menghafal Al-Qur’an dan berbagai tips-tips yang bermanfaat agar kita mudah dalam menghafal Al-Qur’an.
Berikut ini merupakan tips-tips menghafal Al-Qur’an yang disampaikan Ustadzah Nabilah Abdul Rahim Bayan. Yang pertama, luruskan niat dalam menghafal Al-Qur’an. Karena jika salah niat nanti bisa melenceng. Misalkan jika kita ingin menghafal Al-Qur’an hanya untuk biar dikenal hafidz atau hafidzoh maka itu sangatlah keliru. Namun jika itu hanya sebatas motivasi maka boleh-boleh saja. Agar kita tetap istiqomah dan semangat dalam menghafal Al-Qur’an.

Yang kedua, jauhkan diri dari segala bentuk dosa. Dosa yang sering kita anggap remeh yaitu menjaga pandangan. Seperti memandang lawan jenis walaupun sebentar dengan alasan cuci mata meskipun tidak melihat sosoknya secara nyata itu sangat bahaya. Apalagi melihatnya dengan ada musik-musiknya yang bergenre cinta-cintaan itu sangat mempengaruhi hafalan.
Ibnu Mas’ud pernah berkata bahwa Al-Qur’an itu tidak akan menyatu dengan hati yang sering mendengar musik dan lagu-lagu itu akan mempengaruhi hafalan. Begitupun dengan nasyid-nasyid yang ada musiknya. Bukannya tidak boleh namun porsinya yang harus diukur. Jika porsi mendengar musik lebih banyak daripada kita mendengarkan ayat-ayat Al-Qur’an maka otomatis yang keluar dari mulut kita itu bukan ayat-ayat Al-Qur’an. Namun jika porsi mendengarkan Al-Qur’annya lebih banyak maka yang keluar dari mulut kita yaitu adalah ayat-ayat Al-Qur’an. Sebab orang-orang yang beriman itu ketika dia sedang santai, sedang bahagia ataupun marah dan sedih sekalipun yang keluar dari mulutnya itu adalah ayat-ayat Al-Qur’an.
Yang ketiga, agendakan waktu khusus untuk Al-Qur’an. Luangkan waktu khusus untuk menghafal Al-Qur’an seperti saat waktu tahajud atau saat waktu menjelang sholat subuh.
Yang keempat, harus ada patner muroja’ah. Karena untuk bersama dengan Al-Qur’an kita perlu teman untuk menghafal, jangan sendiri maka kalau kita sendiri akan banyak godaannya dan rasa malasnya.
Itulah beberapa tips dari ustadzah Nabilah yang bisa kita terapkan ketika kita ingin bersungguh-sungguh dalam menghafal Al-Qur’an. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
***
Judul: Tips Menghafal Al-Qur’an Ala Ustadzah Nabilah Abdul Rahim Bayan Juri Hafidz Qur’an Indonesia
Penulis: Dewi Sekar Uni
Editor: Dewi Sekar Uni












