STRUKTUR KALENDER HIJRIAH

Penulis: Tb. Hadi Sutiksna

STRUKTUR KALENDER HIJRIAH

MajmusSunda News, Bandung, 16/01/2025 – Satu siklus (lunasi) kalender hijriah dimulai saat sinodis bulan, yaitu matahari – bulan – bumi pada posisi segaris bujur astronomi dan berakhir pada posisi yang sama lagi dengan durasi waktu 29 hari 12 jam 44 menit 3 detik atau 29.530589 hari.

Untuk disusun menjadi kalender administrasi/urfi’ semuanya harus bilangan bulat karena tidak mungkin ada bilangan pecahan. Maka diperoleh:
29.530858 hari x 12 bulan x 30 tahun = 10.631 hari

Harga 10631 hari (durasi hari dalam 30 tahun) ini didistribusikan menjadi kalender administrasi sbb:
19 th pendek = 19 x 354 hari = 6726 hari
11th panjang = 11 x 355 hari= 3905 hari.

Durasi hari pada Kalender Administratif disusun tetap sbb:
Muharram 30 hari
Syafar : 29 hr
Rb. Awal 30 h
Rb. Akhir.
Jmd Awal 30
Jmd Akhir 29
Rojab 30
Syaban 29
Romadhon 30
Syawal 29
Dzulqoidah 30
Dzulhijah 29/30

Maka, pada kalender hijriah, dalam 30 tahun terdapat 11 kali kabisat, yaitu kalender yang berdurasi 355 hari/tahun Dan ditempatkan pada Bulan Dzulhijah.

Kalender Observasi:
Kalender Observasi dibuat dengan metoda Hisab hakiki/Hisab Observasi, yaitu menentukan Awal bulan berdasarkan posisi harian bulan Dan Matahari actual.

Hisab hakiki dilakukan dengan berbagai metoda matematik kontemporer untuk mengetahui kapan Hilal Ada Di atas ufuk setelah matahari terbenam sebagai pertanda bahwa awal bulan Hijriah telah tiba.

Beberapa metoda Hisab kontemporer:
1. Ephemeris
2. Nautical Almanak
3. Brown
4. Jean Meuz
5. Dll

Semua metoda hasilnya relatif saling mendekati.

Durasi harian tiap bulan pada kalender Hijriah Observasi tergantung posisi Hilal hasil observasi.

Kalau Bulan Muharram berdurasi 30 hari, misalnya, maka Bulan syafar Belum tentu 29 Hari, tetapi bisa terjadi 30 hari lagi. Urutan durasi hari pada tiap bulan bergantung pada hasil Observasi. Meski begitu, durasi setahun tetap 12 bulan Yang total jumlah harinya 354/355 Hari.

Wallaahu a’lam

 

****

Judul: STRUKTUR KALENDER HIJRIAH

Penulis: Tb. Hadi Sutiksna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *