Pakar Ekonomi UNPAD, Resmi Dilantik Sebagai Rektor Universitas Ekuitas Indonesia

Prof. Dr. R. Arief Helmi, S.E., M.P.

rektor
Prof. Dr. R. Arief Helmi, S,.E., M.P. Pakar Ekonomi dari Unpad, resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Ekuitas Indonesia masa bakti 2026-2030, Selasa (20/1/2026) di Aula Kampus Jalan PHH Mustofa No.31 Bandung. (Foto: Istimewa)

Rektor Universitas Ekuitas Indonesia Prof. Dr. R. Arief Helmi, S.E., M.P. berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi unggul.

MAJMUSSUNDANEWS.ID, KOTA BANDUNG – Prof. Dr. R. Arief Helmi, S.E., M.P. resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Ekuitas Indonesia periode 2026-2030 menggantikan Prof. Mokhamad Anwar, S.E., M.Si., Ph.D. yang telah tuntas menunaikan masa baktinya. Pelantikan berlangsung di Aula Kampus Universitas Ekuitas Indonesia, Jalan PHH Mustofa No.31  Kota Bandung, Selasa (20/1/2026).

Saat acara pelantikan, Prof Arief mengungkapkan soal peningkatan perekonomian di wilayah Jawa Barat lewat Rebana yang harus dioptimalkan. Salah satunya yaitu penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal Unggul untuk menyambut investasi yang masuk di wilayah tersebut.

asepruslan
Acara Pelantikan Prof. Dr. R. Arief Helmi, S,.E., M.P. sebagai Rektor Universitas Ekuitas Indonesia masa bakti 2026-2030, Selasa (20/1/2026) di Aula Kampus Jalan PHH Mustofa No.31 Bandung. (Foto: Istimewa)

Prof Arief juga menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencanangkan wilayah yang Rebana mencakup tujuh daerah yaitu Cirebon, Indramayu, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Subang, dan Kota Cirebon. Dimana daerah-daerah tersebut dikhususkan untuk pusat industri masa depan Jawa Barat.

“Jadi kehadiran kami diharapkan berdampak bagi Jawa Barat terutama dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), baik itu yang khusus di bidang perbankan maupun secara umum,” ungkap Prof Arief, Selasa (20/1/2026).

Dijelaskan oleh Prof Arief, kawasan Rebana saat ini merupakan upaya pemerintah untuk menarik para investor datang ke Jawa Barat. Meski begitu, kawasan tersebut masih dalam pengembangan dan itu dirasakannya memerlukan SDM yang kompeten.

“Kawasan Rebana di daerah Subang dan Purwakarta memerlukan sumber daya manusia yang unggul. Yang memiliki kemampuan dan kompetensi. Itu jadi tantangan tapi kami tidak takut menghadapinya karena kami sudah punya pengalaman dalam bidang ekonomi dan kebudayaan juga,” ujar Prof Arief.

asepruslan
Acara pelantikan Prof. Dr. R. Arief Helmi, S,.E., M.P. sebagai Rektor Universitas Ekuitas Indonesia masa bakti 2026-2030, Selasa (20/1/2026) di Aula Kampus Jalan PHH Mustofa No.31 Bandung. (Foto: Istimewa)

Kata Prof Arief, Universitas Ekuitas Indonesia, juga turut membuka peluang dan ikut beradaptasi untuk menciptakan SDM yang unggul dengan dibukanya Fakultas Informatika.

Hal itu juga, dihadirkan karena kebutuhan di era digitalisasi yang sangat dibutuhkan.

“Jadi tidak ada sekarang perusahaan yang kelewat digital. Perusahaan yang mungkin masih terlambat dengan informasi itu ya sudah tidak punya masa depan. Dan inilah tepat keputusan dari yayasan atau pembina BJB, sejak November 2025 memunculkan Fakultas baru dan ini sangat relevan,” ucapnya.

“Dalam memimpin Universitas Ekuitas Indonesia ke depan, kami akan turut memperbanyak riset dengan tidak hanya mengandalkan pembiayaan dari internal. Karena saat ini sudah banyak lembaga menawarkan kerja sama riset dan pembiayaan,” pungkasnya.

Universitas Ekuitas Indonesia merupakan pengembangan dari lembaga sebelumnya, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ekuitas, di bawah naungan Yayasan Kesejahteraan Pegawai (YKP) bank bjb yang mulai beroperasi sejak 2001.

Pada Agustus 2025 lalu, STIE Ekuitas mendapat izin bertransformasi menjadi Universitas Ekuitas Indonesia dari Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi.

Jika semula hanya mengampu Fakultas Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akutansi, pengembangan dilakukan dengan membuka satu fakultas baru, yakni Fakultas Informatika dan Komputer. Fakultas baru ini membuka 4 jurusan, yakni S1 Sistem Informasi, S1 Data Science, S1 Informatika, dan S1 Bisnis Digital.

“Pembukaan Fakultas Informatika dan Komputer pada November 2025 lalu itu sangat strategis. Saat ini, tidak ada perusahaan yang bergerak tanpa informasi dan digitalisasi,” ucapnya.

asepruslan
Prof. Dr. R. Arief Helmi, S.E., M.P. (Rektor), Dr. Muhammad Rozahi Istambul, S.Kom, M.T., (Wakil Rektor I), Dr. Drs. Cecep Taufiqurrochman, S.E., M.M., Ak. (Wakil Rektor II) (Foto: Istimewa)

Dalam memimpin Universitas Ekuitas Indonesia ke depan akan turut memperbanyak riset dengan tidak hanya mengandalkan dari pembiayaan internal. Menurutnya, saat ini sudah banyak lembaga menawarkan kerja sama riset dan pembiayaan.

“Kementerian juga banyak peluang, ada LPDP juga. Saya akan mendorong kolega-kolega dosen di sini untuk memanfaatkan berbagai peluang riset tersebut,” ucapnya

Pakar ekonomi dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) itu akan bekerja didampingi dua Wakil Rektor, yakni Dr. Muhammad Rozahi Istambul, S.Kom, M.T., sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik, dan Dr. Drs. Cecep Taufiqurrochman, S.E., M.M., Ak. sebagai Wakil Rektor II Bidang Pengembangan dan Administrasi.

Pimpinan dan Redaksi Majmussundanews.id mengucapkan: Selamat dan sukses untuk Prof. Dr. R. Arief Helmi, S.E., M.P., atas pelantikannya sebagai Rektor Universitas Ekuitas Indonesia Periode 2026-2030. Semoga sukses selalu dalam menjalankan tugas mulia ini dan membawa banyak prestasi gemilang bagi Universitas Ekuitas Indonesia.

***

Judul: Pakar Ekonomi UNPAD, Resmi Dilantik Sebagai Rektor Universitas Ekuitas Indonesia
Jurnalis: Asep Ruslan
Editor: Asep Ruslan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *